Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pembaruan Harga BBM Pertamina 28 April 2026 di Gorontalo, Pertalite Tetap Rp10.000/L

    2 Mei 2026

    Dorong Energi Hijau, Uniska Kediri Hadirkan SPKLU

    2 Mei 2026

    Kesenjangan Pembiayaan UMKM Rp2.400 Triliun, Akses Modal Tentukan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 2 Mei 2026
    Trending
    • Pembaruan Harga BBM Pertamina 28 April 2026 di Gorontalo, Pertalite Tetap Rp10.000/L
    • Dorong Energi Hijau, Uniska Kediri Hadirkan SPKLU
    • Kesenjangan Pembiayaan UMKM Rp2.400 Triliun, Akses Modal Tentukan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
    • Dua Pelaku Pengeroyokan TNI di Depok Ditangkap, Satu DPO Masih Diburu Polisi
    • Arbain Bukan Rukun Haji, Jemaah Diminta Hemat Tenaga untuk Wukuf
    • Spring Bed Pilihan Terbaik untuk Kesehatan di Indonesia
    • Fahmi Bo Jual Acar Buntut Sapi, Modalnya Dari Hadiah Raffi Ahmad
    • Seni Hidupkan Hutan Kota di Art Jakarta Gardens 2026
    • Perang Iran vs Amerika: Blokade AS di Selat Hormuz Dibobol, Iran Tetap Ekspor Minyak
    • Serius Hadirkan Layar 13,2 Inci 144Hz, OPPO Pad 5 Pro Prioritaskan Segmen Premium
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Wisata»MarketHub Asia 2026: HBX Group Buka Peluang Baru Pariwisata

    MarketHub Asia 2026: HBX Group Buka Peluang Baru Pariwisata

    adm_imradm_imr8 Februari 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perjalanan di Asia-Pasifik Memasuki Fase Baru



    Industri perjalanan di kawasan Asia-Pasifik (APAC) tidak hanya pulih dari dampak pandemi, tetapi kini tengah memasuki fase yang lebih menentukan. Hal ini terungkap dalam acara MarketHub Asia oleh HBX Group yang diselenggarakan di Hilton Bali pada 4-5 Februari. Dalam acara tersebut, HBX Group menjelaskan bagaimana pertumbuhan industri perjalanan kini didorong oleh permintaan yang kuat, adopsi teknologi yang semakin cepat, serta model distribusi yang terus berkembang.

    Di hadapan para mitra dari ekosistem perjalanan MEAPAC (Middle East, Asia Pacific), pimpinan HBX Group menekankan bahwa tantangan saat ini bukan lagi tentang pemulihan, melainkan tentang eksekusi—bagaimana mengubah permintaan yang tinggi menjadi pertumbuhan berkelanjutan melalui distribusi yang lebih cerdas, kolaborasi yang lebih solid, dan personalisasi berbasis teknologi.

    “Permintaan travel di APAC bukan sekadar kembali—ia berkembang dengan sangat cepat,” ujar David Amsellem, Chief Distribution Officer HBX Group. “Tantangannya adalah bagaimana kita membuka momentum ini dengan cara yang menjaga pilihan konsumen, menciptakan nilai, dan memungkinkan mitra tumbuh secara profitabel di pasar yang semakin kompleks.”

    Tema “Unlocked” yang diusung MarketHub tahun ini mencerminkan urgensi tersebut. Menurut HBX Group, membuka potensi penuh APAC membutuhkan kombinasi teknologi yang tepat, kemitraan yang kuat, serta kondisi pasar yang mendukung—dan semuanya harus dilakukan sekarang, selagi momentum masih terjaga.

    Pertumbuhan APAC Didukung Data



    Optimisme tersebut diperkuat oleh paparan Michael Shoory, Head of APAC Tourism Analysis di Oxford Economics. Berdasarkan proyeksi terbaru, volume perjalanan inbound global diperkirakan tumbuh lebih dari 60% hingga 2035, dengan Asia-Pasifik menjadi salah satu kawasan dengan pertumbuhan tercepat.

    Sekitar 80% pertumbuhan inbound travel ke APAC dalam satu dekade ke depan akan didorong oleh perjalanan intra-kawasan. Hal ini menegaskan pentingnya konektivitas regional dan model distribusi yang efisien. Di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, konsumen tetap memprioritaskan perjalanan—sebuah indikator kuat akan resiliensi sektor ini.

    Dari Pertumbuhan ke Implementasi Nyata



    Pada level distribusi, Andrew Boocock, Wholesale Director MEAPAC HBX Group, menyoroti peran kawasan ini sebagai penggerak arus perjalanan global, didukung investasi berkelanjutan di infrastruktur, konektivitas, dan kapabilitas digital di negara-negara seperti China, India, Indonesia, Korea Selatan, dan Vietnam.

    Ia juga menyebut karakteristik khas MEAPAC yang identik dengan pemesanan last-minute. Menurutnya, strategi harga yang lebih cerdas, fitur rebooking, dan dukungan pascapemesanan dapat membantu pelaku industri menekan pembatalan, menjaga margin, dan meningkatkan efisiensi operasional.

    Dari sisi ritel dan luxury, Stefano Zeni, Retail Sales Director MEAPAC HBX Group, menekankan bahwa teknologi kini membentuk ulang seluruh booking funnel, termasuk untuk produk perjalanan premium. Distribusi ritel bergerak ke model berbasis API, sementara segmen luxury mengandalkan kombinasi teknologi canggih dan sentuhan manusia.

    Data yang ia tampilkan menunjukkan, meski 81% wisatawan masih menjadikan harga sebagai faktor utama memilih destinasi, lebih dari separuh (53%) menilai pengalaman luxury tetap penting, terutama di kalangan berpendapatan tinggi dan pasar seperti China. Tren ini menegaskan bangkitnya konsep accessible luxury.

    Kemitraan Hotel hingga Teknologi Skala Besar

    Perubahan juga terjadi dalam kemitraan hotel. Xabier Zabala, Chief Sourcing and Commercial Services HBX Group, menyebut industri bergerak dari model transaksional menuju kolaborasi yang lebih strategis dan bernilai tambah.

    “Ke depan, kontrak hotel B2B akan ditentukan oleh segmentasi yang lebih cerdas, kolaborasi yang lebih erat, dan proposisi nilai yang jauh melampaui sekadar menjual kamar,” ujarnya.

    Di sisi teknologi, Daniel Nordholm, Chief Information Officer HBX Group, mengungkapkan bahwa dalam setahun terakhir HBX Group telah meluncurkan lebih dari 7.000 pembaruan produk—rata-rata satu pembaruan setiap 75 menit—dengan ketersediaan platform yang nyaris tanpa henti. Teknologi HBX kini memproses sekitar 8 miliar pencarian per hari, didukung sistem keamanan yang menganalisis puluhan miliar sinyal secara real time.

    AI telah terintegrasi ke berbagai fungsi inti, mulai dari layanan pelanggan, optimasi harga, hingga personalisasi. Pendekatannya dirancang untuk menyederhanakan integrasi, memungkinkan mitra berinovasi lebih cepat tanpa kehilangan kendali atas merek dan relasi dengan pelanggan.

    MarketHub Asia kembali menjadi ruang diskusi strategis tentang masa depan industri perjalanan di APAC—dari dinamika pasar hingga teknologi dan kolaborasi. Insight yang dibagikan di panggung hanyalah sebagian dari percakapan yang berlangsung, saat HBX Group dan para mitranya mencari cara mengubah momentum pertumbuhan APAC menjadi nilai jangka panjang yang berkelanjutan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    5 Penginapan Menawan di Selo Boyolali Jawa Tengah dengan Pemandangan Alam Indah, Termasuk Azana Essence

    By adm_imr2 Mei 20261 Views

    5 penginapan indah di Selo Boyolali untuk staycation akhir pekan

    By adm_imr2 Mei 20261 Views

    Destinasi Liburan Unik di Eropa 2026, Jauh dari Keramaian

    By adm_imr2 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pembaruan Harga BBM Pertamina 28 April 2026 di Gorontalo, Pertalite Tetap Rp10.000/L

    2 Mei 2026

    Dorong Energi Hijau, Uniska Kediri Hadirkan SPKLU

    2 Mei 2026

    Kesenjangan Pembiayaan UMKM Rp2.400 Triliun, Akses Modal Tentukan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

    2 Mei 2026

    Dua Pelaku Pengeroyokan TNI di Depok Ditangkap, Satu DPO Masih Diburu Polisi

    2 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?