Kesuksesan dan Energi: Kebiasaan yang Harus Dihentikan
Kesuksesan tidak hanya tergantung pada seberapa keras seseorang bekerja, tetapi juga pada kemampuan untuk menjaga energi agar tetap konsisten. Terkadang, cara terbaik untuk meningkatkan energi adalah dengan menghilangkan kebiasaan tertentu yang justru menguras tenaga.
Jika Anda merasa selalu kekurangan energi meskipun berusaha sukses, mungkin ada enam kebiasaan yang perlu Anda hentikan. Berikut ini beberapa di antaranya:
Menekan tombol tunda
Kita semua pernah melakukannya, menyalakan alarm pagi-pagi sekali dengan niat baik, hanya untuk menekan tombol tunda berulang kali. Rasanya menit-menit tidur tambahan itu seharusnya membantu, tetapi kenyataannya justru sebaliknya. Saat Anda kembali tertidur setelah alarm berbunyi, tubuh Anda memulai siklus tidur baru yang tidak akan sempat diselesaikan. Hal ini dapat membuat Anda merasa lesu dan bahkan lebih lelah daripada jika Anda langsung bangun. Alih-alih menunda alarm, cobalah mengatur alarm untuk segera bangun dari tempat tidur.Melewatkan sarapan
Melewatkan sarapan mungkin terlihat seperti cara untuk menghemat waktu dan tetap fokus di pagi hari. Nyatanya, menjelang tengah hari, Anda akan kelelahan karena energi rendah, pikiran kabur, dan kesulitan berkonsentrasi. Faktanya, tubuh membutuhkan bahan bakar untuk berfungsi dengan baik. Tanpa itu, Anda kehabisan energi.Terus-menerus menatap ponsel di malam hari
Menggulir layar ponsel sebelum tidur mungkin terasa seperti cara untuk bersantai, tetapi sebenarnya itu adalah salah satu hal terburuk. Cahaya biru dari layar mengganggu produksi melatonin, hormon yang memberi sinyal kepada tubuh Anda bahwa sudah waktunya untuk tidur. Tanpa melatonin yang cukup, akan lebih sulit untuk tertidur dan tetap tidur.Mengonsumsi terlalu banyak kafein
Kafein mungkin terasa seperti solusi untuk kekurangan energi, tetapi terlalu banyak mengonsumsinya justru dapat memperburuk keadaan. Ketika Anda bergantung pada kopi atau minuman energi untuk tetap waspada, Anda memaksa tubuh masuk ke dalam siklus naik turunnya energi. Kafein memblokir adenosin, zat kimia yang membuat Anda merasa lelah. Tetapi begitu efek kafein hilang, semua adenosin yang menumpuk akan langsung masuk, membuat Anda merasa lebih lelah daripada sebelumnya.Tidak menggerakkan tubuh
Mudah untuk berpikir bahwa melewatkan olahraga menghemat energi, tetapi kenyataannya, semakin sedikit Anda bergerak, semakin lelah Anda merasa. Gerakan teratur membantu meningkatkan sirkulasi, mengantarkan oksigen ke sel-sel, dan meningkatkan endorfin. Anda tidak perlu olahraga berat untuk merasakan manfaatnya. Bahkan jalan kaki singkat dapat membangunkan tubuh dan menjernihkan pikiran Anda.Mengabaikan jadwal tidur
Tidak peduli berapa banyak kiat produktivitas yang Anda coba, tidak ada yang dapat menggantikan tidur berkualitas. Tidur dan bangun pada waktu yang tidak konsisten membingungkan jam internal tubuh Anda sehingga lebih sulit tertidur dan bangun dengan perasaan segar. Jika Anda terus-menerus merasa lelah, mulailah dengan memperbaiki jadwal tidur Anda.







