Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jokowi Berkeliling Indonesia, Pengamat Sebut Ambisi dan Agenda Selamatkan PSI

    18 Mei 2026

    Persebaya Surabaya Kehilangan Pemain, Tavares Target 3 Poin Lawan Semen Padang

    18 Mei 2026

    Tips memulai bisnis event organizer untuk hasil maksimal

    18 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 18 Mei 2026
    Trending
    • Jokowi Berkeliling Indonesia, Pengamat Sebut Ambisi dan Agenda Selamatkan PSI
    • Persebaya Surabaya Kehilangan Pemain, Tavares Target 3 Poin Lawan Semen Padang
    • Tips memulai bisnis event organizer untuk hasil maksimal
    • Lima Penagih Utang Ditangkap Polda Babel Usai Tarik 247 Mobil Debitur
    • Tidak Shalat Jumat? Ancaman Cambuk atau Penjara! Daftar Khatib dan Imam Jumat Aceh Barat 15 Mei 2026
    • Epidemiolog UGM: Wabah Hantavirus Terkait Tikus
    • 8 Kumpulan Ngidam Ibu Hamil Paling Unik dan Nyata
    • Kunci Jawaban IPAS Kelas 5 SD/MI Kurikulum Merdeka Halaman 131
    • Rekomendasi Wisata Wonogiri: Pantai Gading Purba, Tempat Tersembunyi untuk Kesehatan dan Kuliner
    • Artis kecewa Nadiem Makarim didakwa 18 tahun, Jerome Polin takut jadi menteri
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kesehatan»Mengapa Kehamilan Kedua Lebih Rentan Sebabkan Stres? Ini Temuan Penelitian

    Mengapa Kehamilan Kedua Lebih Rentan Sebabkan Stres? Ini Temuan Penelitian

    adm_imradm_imr21 Maret 20265 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kecemasan dan Stres pada Kehamilan Kedua

    Kecemasan dan stres sering menjadi tantangan yang dihadapi oleh calon ibu selama masa kehamilan. Meski seorang ibu telah menjalani kehamilan dan persalinan sebelumnya, hal ini tidak menjamin bahwa kehamilan berikutnya akan terasa lebih mudah. Faktor-faktor seperti perubahan dinamika keluarga, trauma dari pengalaman persalinan pertama, serta tekanan psikologis dapat memengaruhi tingkat stres selama kehamilan kedua.

    Studi Menemukan Tingkat Stres Cukup Tinggi pada Kehamilan Kedua



    Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal BMC Pregnancy and Childbirth menunjukkan bahwa perempuan yang sedang hamil anak kedua memiliki tingkat tekanan psikologis yang cukup tinggi. Dari 400 peserta penelitian, lebih dari 84 persen dilaporkan mengalami kecemasan pada tingkat sedang. Sementara itu, lebih dari 90 persen peserta melaporkan mengalami stres dengan tingkat sedang hingga tinggi. Peneliti juga menyoroti konsep low psychological capital, yaitu kondisi di mana seseorang memiliki sumber daya psikologis positif yang rendah, seperti kurangnya rasa percaya diri, harapan, optimisme, dan kemampuan untuk bangkit dari kesulitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 71 persen peserta memiliki tingkat psychological capital yang rendah, yang secara signifikan berkaitan dengan meningkatnya risiko kecemasan dan stres selama kehamilan.

    Mengapa Kehamilan Kedua Lebih Rentan Memicu Stres?



    Selain faktor psikologis, perubahan dinamika keluarga juga dapat meningkatkan tekanan selama kehamilan kedua. Sebuah survei yang dilakukan oleh National Library of Medicine mencoba memahami kondisi psikologis perempuan yang sedang menjalani kehamilan kedua. Penelitian tersebut melibatkan 162 ibu hamil anak kedua yang sebelumnya memiliki kondisi kesehatan mental yang baik serta tidak memiliki riwayat komplikasi kehamilan atau gangguan kognitif. Para peserta diminta menilai emosi negatif yang mereka rasakan menggunakan Self-Rating Anxiety Scale (SAS) dan Self-Rating Depression Scale (SDS). Hasilnya menunjukkan bahwa tingkat kecemasan dan depresi pada kehamilan kedua cenderung lebih tinggi dibandingkan pada kehamilan pertama. Salah satu alasannya karena Mama kini harus membagi waktu dan energi antara kehamilan serta mengurus anak yang sudah ada di rumah.

    Trauma dari Pengalaman Persalinan Pertama Bisa Muncul Kembali



    Faktor lain yang sering memicu stres pada kehamilan kedua adalah pengalaman persalinan pertama yang kurang menyenangkan atau bahkan traumatis. Beberapa alasan yang dapat memicu ketakutan pada kehamilan berikutnya antara lain:

    Preeklamsia atau komplikasi kehamilan

    Robekan vagina dan proses pemulihan yang sulit

    Diastasis recti yang parah atau pemisahan otot perut

    Pemberian epidural atau anestesi yang tidak tepat

    Proses persalinan yang sangat panjang dan menyakitkan

    Komunikasi yang kurang baik dengan tenaga kesehatan

    Kekhawatiran terhadap kesehatan bayi, terutama jika bayi pertama lahir prematur

    Hilangnya rasa martabat saat proses persalinan akibat perawatan yang kurang baik atau perlakuan tidak menyenangkan

    * Perubahan negatif dalam hubungan dengan pasangan setelah melahirkan.

    Tips Mengurangi Rasa Cemas dan Stres Saat Hamil Anak Kedua



    Meski kehamilan kedua bisa terasa lebih menantang, Mama tetap bisa mengelola stres dengan beberapa cara sederhana. Berikut beberapa cara yang bisa membantu:

    1. Jangan ragu meminta bantuan

    Jika Mama merasakan keluhan seperti mual yang lebih sering, nyeri panggul, atau ketidaknyamanan lain selama kehamilan kedua, sebaiknya jangan langsung menganggapnya sebagai hal yang normal. Setiap pengalaman kehamilan bisa berbeda. Karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional.

    1. Usahakan mendapatkan istirahat yang cukup

      Berbeda dengan kehamilan pertama, Mama mungkin harus tetap aktif mengurus anak yang sudah ada di rumah. Hal ini bisa membuat waktu istirahat menjadi lebih terbatas. Karena itu, cobalah meminta bantuan pasangan, keluarga, atau pengasuh untuk membantu mengurus anak sementara waktu.

    2. Menerima perubahan tubuh dengan lebih positif

      Pada kehamilan kedua, perubahan tubuh biasanya terlihat lebih cepat. Hal ini juga sering disertai kenaikan berat badan atau munculnya stretch marks. Meski terkadang membuat tidak percaya diri, penting untuk mengingat bahwa tubuh Mama sedang melakukan hal luar biasa, yaitu menciptakan dan merawat kehidupan baru.

    3. Konsumsi vitamin prenatal secara rutin

      Asam folat merupakan salah satu nutrisi penting selama kehamilan. Nutrisi ini diketahui dapat membantu melindungi tubuh dari perubahan suasana hati yang sering terjadi selama masa kehamilan serta berpotensi menurunkan risiko depresi setelah melahirkan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Epidemiolog UGM: Wabah Hantavirus Terkait Tikus

    By adm_imr18 Mei 20261 Views

    Smartwatch Tidak Selalu Akurat: Sains Ungkap 6 Cara Perangkat Ini Menipu Kita

    By adm_imr17 Mei 20261 Views

    Naskah Khutbah Jumat 15 Mei 2026: Jagalah Hati dari Kekacauan

    By adm_imr17 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jokowi Berkeliling Indonesia, Pengamat Sebut Ambisi dan Agenda Selamatkan PSI

    18 Mei 2026

    Persebaya Surabaya Kehilangan Pemain, Tavares Target 3 Poin Lawan Semen Padang

    18 Mei 2026

    Tips memulai bisnis event organizer untuk hasil maksimal

    18 Mei 2026

    Lima Penagih Utang Ditangkap Polda Babel Usai Tarik 247 Mobil Debitur

    18 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?