Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Koordinasi dan Sosialisasi UU KUHAP 2025 di Sumut

    7 Juni 2026

    Delis Julkarson Hehi Dorong Pengembangan Sawit dan Penerapan Biodiesel B50

    7 Juni 2026

    Belanja Pegawai Mojokerto Jadi Sorotan, Pemkab Aman, Pemkot Masih 43 Persen

    7 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 7 Juni 2026
    Trending
    • Koordinasi dan Sosialisasi UU KUHAP 2025 di Sumut
    • Delis Julkarson Hehi Dorong Pengembangan Sawit dan Penerapan Biodiesel B50
    • Belanja Pegawai Mojokerto Jadi Sorotan, Pemkab Aman, Pemkot Masih 43 Persen
    • Hari Terakhir, INTP Siapkan Dividen Rp46.800/Lot
    • Berkas Lengkap, Roy Suryo dan Dokter Tifa Siap Jalani Persidangan Kasus Ijazah Jokowi
    • Dua Ciri Haji Mabrur, Musyrif Diny: Tinggalkan Keburukan dan Perbanyak Kebaikan
    • Perbedaan Dampak Lari di Aspal dan Treadmill pada Tubuh
    • Mengapa Parfum Lokal Jadi Favorit
    • Keluhan tagihan listrik melonjak, PLN angkat bicara
    • Percepatan Transformasi Kerajaan Arab Saudi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kuliner»Mengapa Parfum Lokal Jadi Favorit

    Mengapa Parfum Lokal Jadi Favorit

    adm_imradm_imr7 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Minat masyarakat terhadap parfum lokal semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini terlihat dari ramainya pengunjung pameran parfum lokal dan peningkatan penjualan wewangian buatan dalam negeri di platform digital. Tidak hanya konsumen Indonesia, tetapi juga negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura mulai tertarik dengan produk-produk lokal.

    Henry Suhardja, direktur Followme Fragrance, mengatakan bahwa minat terhadap parfum lokal mengalami perubahan signifikan sejak pandemi Covid-19. Sebelumnya, parfum lokal sering dianggap sebagai tiruan dari wewangian Eropa. Namun, selama masa pandemi, ketika perdagangan global terganggu dan impor produk parfum terhambat, masyarakat mulai mencoba produk lokal. Banyak orang yang biasanya membeli parfum berharga Rp 2 hingga Rp 3 juta kini mencoba produk lokal yang harganya hanya Rp 200 ribu. “Ternyata, wanginya tidak kalah. Inilah titik baliknya, brand lokal pun mulai percaya diri untuk berkarya,” ujar Henry saat ditemui di pameran Jagat Aroma, Jakarta Selatan, Jumat, 29 Mei 2026.

    Kepercayaan konsumen terhadap produk lokal ini memicu munculnya banyak merek wewangian baru sejak 2021 hingga sekarang. Generasi Z dan generasi Alfa kini juga mulai menyukai parfum. Mereka tidak hanya menggunakan, tetapi juga belajar tentang jenis aroma dan tipe wewangian. Hal ini didukung oleh tersedianya bahan baku wewangian yang berasal dari tumbuhan asli Indonesia.

    Enrico, Sales Manager brand Bali Surfer’s Perfume, mengatakan demam terhadap produk lokal sejak pandemi tidak hanya terjadi pada parfum. Setelah pandemi, kondisi yang sama terjadi pada produk gaya hidup seperti kaus, celana, dan sepatu. “Masyarakat lebih menghargai produk lokal, termasuk parfum,” kata Rico saat ditemui di event Jagat Aroma, Jumat.

    Event khusus parfum kini sering diselenggarakan di berbagai kota besar. “Dan enggak tahu mengapa, produsennya bertambah terus. Kami sudah beberapa kali ikut event-event seperti ini, ada saja yang baru,” ujar dia.

    Kemunculan merek-merek baru ini, menurut Rico, juga dipengaruhi oleh keinginan masyarakat memiliki brand sendiri. “Jiwa entrepreneurship-nya keluar,” katanya.

    Menurut data Compas.co.id, 10 brand parfum terlaris kuartal 1 2026 di Shopee didominasi produk lokal. Contohnya adalah Mykonos (5,27 persen), Octarine (3,90 persen), Scarlett (3,87 persen), HMNS (3,40 persen), Saff & Co. (2,51 persen), Macbrame (1,23 persen), Fres & Natural (1,16 persen), dan Morris (1,08 persen). Dua lainnya adalah produk dari Dubai, yakni Afnan (2,03 persen) dan Ahmed Al Maghribi (1,25 persen).

    Kualitas Meningkat

    Faktor lain yang membuat minat masyarakat terhadap wewangian lokal begitu tinggi adalah kualitasnya. Nugroho Adi, Operation Manager The People Pleasure (TPP), penyelenggara pameran parfum lokal Jagat Aroma, mengatakan bahwa wewangian buatan dalam negeri sekarang bisa bersaing dengan brand-brand luar. “Kualitasnya selalu naik dengan harga yang lebih affordable.”

    Meningkatnya kualitas wewangian ini didukung oleh fragrance house global, seperti Givaudan, yang memiliki pengalaman ratusan tahun di industri wewangian. Menurut Nugroho, Givaudan yang menyediakan bibit parfum untuk banyak merek global itu membuka penjualan di Indonesia sebagai yang terbesar di Asia Tenggara. Selain itu, perfumer atau tenaga ahli meracik parfum di Indonesia juga semakin banyak.

    Selain itu, strategi pemasaran yang dekat dengan budaya populer anak muda juga ikut mendorong popularitas parfum lokal. Sejumlah merek mulai bekerja sama dengan tim e-sports dan figur yang populer di kalangan remaja laki-laki.

    Sejumlah merek parfum lokal kini bahkan mulai memperluas pasar ke luar negeri. Brand seperti Alchemist dan HMNS telah membuka pasar di Malaysia, sementara Mykonos juga sudah memiliki banyak peminat di luar Indonesia. “Kayaknya brand-brand parfum dari Cina atau Korea yang masuk ke sini tidak begitu bisa bersaing dengan produk lokal,” ujar Nugroho. Ia optimistis parfum lokal masih akan terus berkembang dan mampu menjadi pemain utama di pasar domestik maupun regional.

    Pilihan Editor: Mengapa Kian Banyak Anak dan Remaja Lelaki Terobsesi Parfum

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Bapenda Bengkulu Angkat Bicara Soal Pajak Minuman Beralkohol di Black Rock

    By adm_imr7 Juni 20261 Views

    Lowongan Kerja SPPG Pemurus Luar 002 Banjarmasin, Dicari Koki dan Staf Administrasi MBG

    By adm_imr7 Juni 20262 Views

    Wajib dicoba, 5 nasi bakar lezat di Yogyakarta mulai Rp6 ribu

    By adm_imr7 Juni 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Koordinasi dan Sosialisasi UU KUHAP 2025 di Sumut

    7 Juni 2026

    Delis Julkarson Hehi Dorong Pengembangan Sawit dan Penerapan Biodiesel B50

    7 Juni 2026

    Belanja Pegawai Mojokerto Jadi Sorotan, Pemkab Aman, Pemkot Masih 43 Persen

    7 Juni 2026

    Hari Terakhir, INTP Siapkan Dividen Rp46.800/Lot

    7 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?