Kondisi Jurrien Timber yang Masih Belum Pulih
Jurrien Timber, bek dari Arsenal, belum sepenuhnya pulih dari cedera pangkal paha yang dialaminya sejak Maret lalu. Meskipun sempat bermain dalam final Liga Champions pada 30 Mei 2026, tim medis timnas Belanda menyatakan bahwa kondisi pemain tersebut tidak cukup baik untuk mengikuti Piala Dunia 2026. Akibatnya, ia harus meninggalkan pemusatan latihan di Amerika Serikat.
Timber masuk dalam daftar 26 pemain final timnas Belanda yang dilatih oleh Ronald Koeman. Namun, selama fase uji coba sebelum laga perdana, ia tidak pernah tampil. Ia absen saat melawan Aljazair pada 4 Juni dan kemudian saat menghadapi Uzbekistan yang berakhir dengan skor 2-1 pada 9 Juni.
Bek berusia 24 tahun ini harus rela meninggalkan tempat pemusatan latihan di New York setelah pertandingan pemanasan terakhir tersebut, Senin (8/6) waktu setempat. Menurut pernyataan resmi dari tim de Oranje, keputusan tersebut diambil setelah berkonsultasi dengan staf medis.
Performa Jurrien Timber Bersama Arsenal
Meski sedang mengalami cedera, Jurrien Timber menunjukkan performa yang impresif bersama Arsenal di berbagai kompetisi musim ini. Ia mencatatkan 44 penampilan dengan mencetak empat gol. Selain itu, ia menjadi bagian dari sejarah The Gunners untuk memenangkan gelar Liga Inggris pertama setelah 22 tahun dan mencapai final Liga Champions.
Sementara untuk timnas Belanda, Timber telah tampil sebanyak 23 kali, dengan penampilan terakhirnya pada November 2025.
Pengganti Jurrien Timber
Peran Jurrien Timber akan digantikan oleh Lutsharel Geertruida, bek berusia 25 tahun dari Sunderland. Sebagai bek kanan, Lutsharel Geertruida mencatatkan 31 penampilan untuk Sunderland di musim 2025/2026. Ia juga menjadi bagian dari kesuksesan Sunderland finis di papan atas dan lolos ke Liga Eropa pada musim pertama setelah mereka promosi ke Liga Inggris.
Lutsharel Geertruida telah mencatatkan 21 penampilan untuk timnas Belanda dan ia bermain lebih dari 20 menit saat melawan Aljazair pekan lalu.
Pandangan dari Komunitas Penggemar Timnas Belanda
Pendapat menarik disampaikan oleh salah satu anggota Oranje Indonesia, yang merupakan komunitas penggemar Timnas Belanda. Terutama saat mendapat pertanyaan tentang racikan formasi, taktik, dan strategi yang perlu digunakan Koeman agar bisa membawa Belanda terbang tinggi di Piala Dunia 2026.
Arnan Binafsihi, Wakil Ketua Oranje Indonesia, merasa Koeman perlu bermain dengan skema yang familiar terlebih dahulu. Dengan mempertimbangkan waktu persiapan Piala Dunia 2026 yang semakin dekat, akan menjadi beresiko jika Koeman sampai mengotak-atik pakem formasi maupun strategi yang sudah digunakan Belanda di eranya sendiri.
“Merujuk ke komposisi skuad Belanda dan formasi yang digunakan sejauh ini, Koeman masih akan menggunakan 4-3-3,” kata Arnan Binafsihi saat dihubungi Tribunnews, Jumat (5/6/2026) lalu.
“Memang itulah skema yang familiar untuk para pemain Belanda, terlalu riskan jika dirubah, karena Piala Dunia tinggal sebentar lagi,” tambahnya.
Harapan untuk Taktik dan Strategi
Terkait taktik dan strategi, Arnan berharap Koeman harus punya keberanian untuk membuat timnya bermain dengan inisiatif tinggi. Ia juga berharap agar Koeman tidak lagi mengandalkan pemain tua seperti Memphis Depay atau Wout Weghrost untuk mengubah jalannya laga.
Karena, skuad Belanda saat ini dihuni banyak pemain muda potensial yang bisa dimaksimalkan perannya, untuk menjadi game changer.
“Untuk taktik dan strategi, Koeman harus lebih berani untuk mengambil inisiatif permainan, poinnya ini harus dilakukan dengan komposisi yang tepat,” ujar Arnan.
“Jadi memang Koeman harus menemukan pemain yang sesuai, demi bisa memaksimalkan permainan Oranje di Piala Dunia nanti.”
Jadwal Pertandingan Timnas Belanda
Timnas Belanda akan menghadapi Jepang di laga pembuka penyisihan Grup F, lalu Swedia, dan ditutup dengan pertandingan melawan Tunisia.






