Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya

    13 Juni 2026

    Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan

    13 Juni 2026

    Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?

    13 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 16 Juni 2026
    Trending
    • Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya
    • Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan
    • Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?
    • Pelanggaran yang Dicari Polisi dalam Operasi Patuh Semeru 2026 di Surabaya Tiba-Tiba Ditunda
    • Renungan Katolik: Kekayaan di Mata Allah, Senin 8 Juni 2026
    • 5 Alasan Orang Kelelahan Akibat Gangguan Tidur
    • Asal Usul Tengkleng: Dari Gembreng Jadi Masakan Khas Solo
    • Jaga Keamanan Saat Liburan: 5 Tips Solo Travel Pertama untuk Wanita
    • Harga dan Buyback Emas Pegadaian 8 Juni 2026: Galeri 24, Antam, UBS
    • 5 Kekacauan Internasional: Pembunuhan WNI di Hokkaido dan Demo di Korea Selatan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Wisata»Pengalaman Utama Perjalanan Berkelanjutan

    Pengalaman Utama Perjalanan Berkelanjutan

    adm_imradm_imr27 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    Perjalanan yang berkelanjutan kini mulai menjadi pertimbangan utama bagi para wisatawan saat melakukan perjalanan. Hal ini terlihat dari perubahan preferensi wisatawan yang lebih mencari pengalaman dan akomodasi yang bermakna selama masa liburan mereka. Berdasarkan laporan Travel Industry Outlook 2026 dari tiket.com, sebanyak 63 persen wisatawan sudah familiar dengan konsep sustainable travel, sementara 67 persen di antaranya pernah menginap di tempat akomodasi yang ramah lingkungan.

    Peningkatan minat ini juga didorong oleh motivasi yang semakin kuat. Sekitar 69 persen wisatawan merasa terdorong untuk berkontribusi terhadap lingkungan, 49 persen ingin mendukung komunitas lokal, dan 41 persen mencari pengalaman yang lebih bermakna. Perubahan ini menunjukkan bahwa para wisatawan tidak hanya mencari destinasi yang menarik, tetapi juga ingin memastikan bahwa perjalanan mereka memberikan dampak positif.

    Gaery Undarsa, Co-Founder & Chief Marketing Officer dari tiket.com, menjelaskan bahwa wisatawan mulai menyadari dampak industri perjalanan terhadap lingkungan. Hal ini mendorong mereka untuk berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan. Selain itu, mereka juga ingin lebih dekat dengan komunitas lokal dan memilih penginapan yang ramah lingkungan.

    “Jadi bukan masalah pergi ke mana, tapi ada dampak apa nih yang bisa kita berikan, terutama yang positif,” ujarnya saat jumpa pers di Jakarta, Rabu 22 April 2026.

    Menurut Gaery, hal ini menjadi sinyal positif bagi industri pariwisata. Oleh karena itu, platform perjalanan dan pelaku industri perlu mendorong semakin banyak mitra akomodasi menerapkan prinsip keberlanjutan. Ini akan membantu membangun pariwisata yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan.

    Sementara itu, Edho, Chief Operating Officer dari Artotel Group, menilai bahwa segmen wisatawan saat ini jauh lebih sensitif terhadap isu keberlanjutan. Mereka tidak hanya menilai kualitas layanan hotel, tetapi juga memperhatikan tanggung jawab bisnis terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola atau ESG.

    Wisatawan juga sering memastikan bahwa hotel yang mereka pilih tidak merusak alam dan memiliki praktik bisnis yang bertanggung jawab. “Bukan cuma sustainable tourism, tapi lebih ke responsible travelling. Orang melakukan perjalanan itu mesti bertanggung jawab, selain jangan merusak destinasi,” kata dia.

    Pengalaman Kunci Utama

    Natasha Clairine, Director and Founder dari Rumah Atsiri Indonesia, menambahkan bahwa wisatawan kini tidak hanya sekadar mendapatkan pelayanan. Mereka juga ingin terlibat dan memahami proses di balik sebuah destinasi. Pengalaman inilah yang menjadi elemen penting dalam wisata berkelanjutan.

    “Jadi memang experience menjadi salah satu kuncinya, karena memang mereka ingin menjadi bagian dan terlibat dalam perjalanan mereka sendiri,” katanya.

    Gaery setuju dengan Natasha, bahwa pengalaman menjadi kunci dalam pariwisata berkelanjutan. Dia melihat keinginan wisatawan mencari pengalaman bermakna selama perjalanan berkembang sejak tahun 2020-an. Di mana pengelola akomodasi juga menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar menginap.

    Ekspektasi Wisatawan Berubah

    Tiket.com sendiri mulai menyoroti akomodasi berkelanjutan melalui fitur tiket Green pada 2025. Fitur tersebut menampilkan promosi khusus serta kurasi penginapan ramah lingkungan agar lebih mudah ditemukan wisatawan. Properti yang mengutamakan konsep berkelanjutan kini meningkat sebesar 24 persen.

    “Bukan cuma sekadar fitur, tapi menjadi like a list, curation list yang meaningful juga,” ujar Gaery.

    Menurutnya, dulu akomodasi berkelanjutan sering dianggap merepotkan dan kurang praktis. Namun kini ekspektasi pasar berubah. Konsep sustainability harus tetap nyaman, mudah diakses, dan relevan bagi pelanggan. Selain itu, bukan hanya soal tempat bernuansa alam, tetapi bagaimana sebuah destinasi menjaga keberlanjutan. Wisatawan pun kini bersedia membayar lebih untuk destinasi berkelanjutan, terutama di segmen premium dan leisure.

    Gaery kembali menegaskan bahwa kolaborasi dengan hotel, destinasi, dan pelaku industri sangat penting karena OTA tidak memiliki properti secara langsung. “Kalau dengan banyak kolaborasi dan kolaborasi semakin baik, pasti akan lebih meaningful juga buat wisatawan,” ujarnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jaga Keamanan Saat Liburan: 5 Tips Solo Travel Pertama untuk Wanita

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    Tampil Berkilau Setelah Pulang Haji, Suryani Akui Belanja Rp8 Juta di Mekkah

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    12 destinasi romantis dekat Piala Dunia 2026

    By adm_imr13 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya

    13 Juni 2026

    Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan

    13 Juni 2026

    Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?

    13 Juni 2026

    Pelanggaran yang Dicari Polisi dalam Operasi Patuh Semeru 2026 di Surabaya Tiba-Tiba Ditunda

    13 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?