Kecelakaan di Pabrik Tahu Sutojayan, Seorang Pria Tewas Akibat Ledakan Ketel Uap
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan yang terjadi di pabrik tahu milik Mummad Ridwan (50) di Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, pada Sabtu (31/1/2026) pagi. Peristiwa ini mengakibatkan seorang warga asal Desa/Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, yaitu Purnomo (47), meninggal dunia.
Menurut informasi yang diperoleh, ledakan terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, korban sedang berada di dekat tungku atau ketel uap yang digunakan dalam proses pembuatan tahu. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan memiliki luka parah di bagian tangan kiri.
Kapolsek Pakisaji, AKP Sunarko Rusbiyanto, menjelaskan bahwa penyebab pasti dari ledakan tersebut masih dalam penyelidikan intensif. Ia juga menyampaikan bahwa saat kejadian, korban berada sendirian tanpa ditemani siapa pun.
Informasi Terkait Ketel Uap yang Meledak
Ketel uap yang meledak memiliki ukuran 700 liter dengan tinggi 1,2 meter dan diameter 70 sentimeter. Mesin ini dilengkapi dengan pengukur tekanan otomatis dan digunakan untuk memasak air menggunakan bahan bakar kayu. Dalam proses pembuatan tahu, mesin ini menjadi salah satu komponen penting.
Saksi mata mengungkapkan bahwa korban sudah berada di pabrik sejak sekitar pukul 05.30 WIB. Saat itu, ia sedang duduk di sebelah timur ketel dan menghadap ke arah mesin tersebut. Sementara itu, saksi sedang mencuci kedelai di dalam rumah.
Beberapa menit setelahnya, suara ledakan cukup keras terdengar. Saksi langsung berlari menuju sumber suara dan menemukan korban tergeletak sekitar 3 meter dari tungku kayu. Korban dalam kondisi tak bernyawa dan tangan kirinya hilang. Selain itu, tubuh korban tertutup abu.
Proses Penanganan dan Evakuasi
Setelah kejadian, pihak kepolisian segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan olah TKP. Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSSA Kota Malang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, pemilik pabrik tahu, Mummad Ridwan, tidak berada di lokasi saat kejadian. Ia sedang mengecek stok tahu di toko pelanggan.
Kesimpulan
Peristiwa ledakan ketel uap di pabrik tahu ini menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan aparat setempat. Kejadian ini mengingatkan pentingnya keselamatan kerja dan penggunaan alat-alat produksi yang aman. Polisi tetap berupaya untuk menemukan penyebab pasti dari kejadian ini agar bisa mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.







