Berita Populer Kaltim: Liburan ke IKN, Beasiswa Djitu 2026, dan Layanan Penitipan Kendaraan Gratis
1. Liburan ke IKN Kaltim Saat Lebaran 2026, Ini Cara, Daftar Spot Kunjungan dan Aturannya
Kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) kini mulai membuka diri sebagai destinasi wisata edukatif dan modern. Berlokasi di Kalimantan Timur, kawasan ini tidak hanya dikenal sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga mulai dikembangkan sebagai ruang publik yang inklusif dan ramah pengunjung.
Selama periode libur nasional tahun ini, kawasan inti pemerintahan di IKN telah dipersiapkan secara khusus untuk menerima wisatawan. Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, menegaskan bahwa pembukaan akses kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjadikan IKN sebagai ruang yang dapat diakses seluruh masyarakat.
Akses yang dimaksud termasuk jalur tol menuju kawasan inti yang kini sudah mulai difungsikan. Hal ini mempermudah mobilitas pengunjung dari berbagai daerah, khususnya di Kalimantan. IKN tidak lagi sekadar kawasan tertutup pembangunan, tetapi mulai bertransformasi menjadi destinasi terbuka yang mengundang partisipasi publik untuk melihat langsung progresnya.
Wisata Modern Berbasis Teknologi Lewat Aplikasi IKNOW
Untuk menunjang pengalaman wisata yang aman dan terarah, pengunjung dianjurkan mengunduh aplikasi IKNOW sebelum datang. Aplikasi ini berfungsi sebagai panduan digital yang menyediakan informasi lokasi, rute, hingga fasilitas di sekitar kawasan. Salah satu fitur unggulannya adalah panic button, yaitu tombol darurat yang dapat digunakan dalam situasi mendesak. Fitur ini terhubung langsung dengan petugas di lapangan sehingga memungkinkan respons cepat jika terjadi kondisi darurat. Namun, pengunjung diimbau menggunakan fitur tersebut secara bijak dan hanya dalam kondisi benar-benar diperlukan.
Berikut langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mendaftar kunjungan:
– Unduh aplikasi IKNOW di Play Store atau App Store.
– Masuk ke aplikasi sebagai tamu, lalu pilih menu “Kunjungi Nusantara”.
– Pilih tanggal dan jam kunjungan yang masih tersedia.
– Tentukan jumlah peserta kunjungan (maksimal 5 orang per pendaftaran).
– Klik “Registrasi”, kemudian masukkan data diri (alamat email, nomor telepon, NIK, dan nama).
– Tiket kunjungan dimasukkan ke keranjang. Selesaikan pemesanan dengan mencentang kotak konfirmasi, lalu kirim pendaftaran.
– Tiket akan dikirimkan ke alamat email dalam format PDF.
– Berikan tiket ke petugas untuk dipindai saat berada di IKN.
Aturan dan Etika Selama Berkunjung ke IKN
Sebagai kawasan strategis nasional, IKN menerapkan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi pengunjung. Selain aturan berpakaian di area tertentu, terdapat pula larangan merokok sembarangan dan penggunaan drone tanpa izin resmi. Hal ini dilakukan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan seluruh pengunjung. IKN bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga kawasan pemerintahan yang membutuhkan pengelolaan khusus. Bagi pengunjung yang ingin mendapatkan penjelasan lebih mendalam, tersedia pemandu wisata di pusat informasi yang dikenal sebagai Sentra Masa. Di tempat ini, wisatawan dapat memahami lebih jauh tentang sejarah, konsep, dan progres pembangunan IKN.
2. Mahasiswi Kaltim Bisa Daftar Beasiswa Djitu 2026 untuk Bantuan Kuliah hingga Rp10 Juta, Ini Caranya
Kesempatan melanjutkan pendidikan tinggi kini kembali terbuka lebar melalui program Beasiswa Djitu 2026 yang resmi dibuka untuk gelombang pertama. Program ini menjadi salah satu yang paling dinantikan karena tidak hanya menawarkan bantuan biaya kuliah, tetapi juga pembinaan jangka panjang bagi generasi muda perempuan di Indonesia.
Peserta yang terpilih nantinya akan mendapatkan berbagai pembinaan seperti pelatihan karakter, penguatan kepemimpinan, hingga mentoring karier yang bertujuan mempersiapkan generasi perempuan yang mandiri dan berdaya saing. Kabar baiknya, mahasiswi dari Kalimantan Timur termasuk dalam sasaran penerima Beasiswa Djitu 2026. Artinya, peluang untuk lolos seleksi Beasiswa Djitu 2026 terbuka cukup besar bagi peserta dari Kaltim selama memenuhi syarat yang telah ditentukan, baik dari sisi akademik maupun komitmen pribadi.
Beasiswa Djitu 2026 memberikan dukungan finansial yang cukup signifikan, yakni hingga Rp10 juta per semester. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi namun tetap memiliki semangat tinggi untuk melanjutkan studi. Tidak hanya fokus pada bantuan dana, program ini juga dirancang untuk membentuk karakter dan meningkatkan kapasitas penerima.
Cara Daftar
Pendaftaran Beasiswa DJITU 2026 dibuka hingga 31 Maret 2026 melalui tautan resmi bit.ly/DaftarBeasiswaDJITU2026. Program ini diperuntukkan bagi peserta dari 22 provinsi target di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur yang menjadi salah satu wilayah prioritas.
Menyasar Perempuan Berprestasi dari 22 Provinsi
Beasiswa DJITU 2026 secara khusus ditujukan bagi perempuan berusia 17 hingga 22 tahun. Sasaran utamanya adalah mereka yang sedang duduk di bangku kelas 12 SMA/SMK, lulusan SMA/SMK yang sedang gap year maksimal dua tahun, serta mahasiswi aktif jenjang D3, D4, atau S1 maksimal semester 2.
Gap year sendiri merupakan istilah untuk lulusan sekolah yang mengambil jeda waktu sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Sementara D3 dan D4 adalah jenjang pendidikan diploma tiga dan diploma empat yang setara dengan pendidikan vokasi, sedangkan S1 adalah program sarjana strata satu.
Program ini terbuka bagi peserta dari 22 provinsi target, yaitu: Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan.
Kalimantan Timur menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus. Artinya, pelajar dan mahasiswa Kaltim memiliki peluang besar untuk mendaftar dan lolos seleksi apabila memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan.
Syarat Umum Penerima Beasiswa DJITU 2026
Terdapat sejumlah persyaratan umum yang wajib dipenuhi calon penerima. Di antaranya adalah:
– Perempuan, usia 17-22 tahun
– Berasal dari 22 Provinsi Target (dibuktikan dengan KTP/KK)
– Bertekad kuat untuk berkontribusi ke daerah asal
– Aktif berorganisasi, berkegiatan sosial, atau memiliki prestasi akademik maupun non-akademik
– Tidak sedang dan berkomitmen untuk tidak akan menerima beasiswa lain
– Bersedia menjadi YKK Ambassador dengan kampus
– Berkomitmen penuh pada seluruh rangkaian program DJITU
– Siswi Kelas 12 SMA/K: Nilai rata-rata rapor minimal 80 setiap semester (Semester 1–5) atau
– Lulusan SMA/K (Gap Year maks. 2 tahun): Nilai rata-rata rapor minimal 80 setiap semester (Semester 1–6) atau
– Mahasiswi Aktif Jenjang D3/D4/S1 (Maksimal Sem 2): Indeks Prestasi Semester 1 minimal 3.30 (dari 4.00)
Pilihan Bidang Studi
Penerima beasiswa dapat memilih bidang studi yang telah ditentukan, yakni:
Agrikultur
Bisnis & Ekonomi
Kesehatan
Sains, Teknologi, Teknik & Matematika (STEM)
Keguruan Pendidikan STEM
Benefit Finansial dan Non-Finansial
Beasiswa DJITU 2026 tidak hanya memberikan bantuan biaya kuliah, tetapi juga pembinaan jangka panjang. Untuk bantuan finansial, penerima akan memperoleh:
– Dana Pendidikan maksimal Rp 10.000.000 per semester (SPI, SPP/UKT, dan biaya Penelitian)
– Dana Penunjang Pengembangan sebesar Rp 1.200.000 per semester
Dokumen dan Syarat Administrasi
Untuk mendaftar, peserta wajib menyiapkan sejumlah dokumen, antara lain:
– Scan KTP
– Scan Kartu Keluarga
– Pas Foto (4×6 cm, latar polos, format Png/Jpg)
– Nilai Akademik sesuai kategori pendaftar
– Dokumen Kampus (khusus mahasiswi aktif) berupa Surat Keterangan Mahasiswa Aktif & Tidak Sedang Menerima Beasiswa
Selain itu, terdapat kewajiban membuat esai orisinil yang ditulis tangan di atas satu lembar kertas A4 dengan panjang minimal 250 hingga maksimal 450 kata.
3. Polres Berau Buka Layanan Titip Kendaraan Gratis untuk Mudik Lebaran 2026
Layanan penitipan kendaraan Polres Berau menjadi solusi keamanan bagi masyarakat yang mudik Lebaran 2026, guna mengurangi risiko kehilangan saat rumah ditinggalkan dalam waktu lama. Polres Berau menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang hendak mudik Lebaran. Layanan ini disiapkan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang meninggalkan rumah dalam waktu cukup lama.
Kasat Lantas Polres Berau, AKP Rhondy Hermawan, mengatakan layanan penitipan kendaraan tersebut merupakan kebijakan yang berlaku secara nasional di jajaran kepolisian. “Polres atau kantor polisi, baik polres maupun polsek, menerima penitipan kendaraan dari masyarakat,” ujarnya kepada Infomalangraya.com, Kamis (19/3/2026).
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan selama periode mudik, yang kerap diiringi dengan meningkatnya risiko tindak kriminal seperti pencurian kendaraan.
Syarat dan Ketentuan Penitipan
Meski demikian, masyarakat yang ingin menitipkan kendaraannya tetap harus memenuhi sejumlah persyaratan. Salah satunya dengan menunjukkan dokumen kepemilikan kendaraan yang sah. “Syaratnya untuk menerima penitipan kendaraan itu harus dilengkapi dengan surat-surat kendaraan yang lengkap. Contohnya punya STNK, syukur-syukur ada BPKB,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa yang dititipkan di kantor kepolisian adalah kendaraan, bukan dokumen seperti STNK atau BPKB. Dokumen tersebut tetap harus dibawa oleh pemiliknya. “Jadi yang dititipkan itu kendaraannya. Kendaraan ditaruh, dikunci dengan baik, aman dan rapi, baru bisa dititipkan,” tambahnya.
Imbauan Keselamatan dan Layanan Darurat
Selain layanan penitipan kendaraan, kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan layanan darurat 110 apabila membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik. Rhondy menyampaikan, dalam momentum mudik tahun ini, pihaknya juga mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Tagline tersebut menjadi bentuk ajakan kepada masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. “Kami mengimbau masyarakat yang akan mudik, khususnya yang keluar atau masuk wilayah Berau, agar memastikan kendaraan dalam kondisi baik dan tidak berkendara secara ugal-ugalan,” pungkasnya.
Dengan adanya layanan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalani mudik dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap keamanan kendaraan yang ditinggalkan, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara selama perjalanan Lebaran.






