Close Menu
Info Malang Raya
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Berita *Terbaru*
Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Menghadapi Cuaca Pancaroba yang Tak Menentu

Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Menghadapi Cuaca Pancaroba yang Tak Menentu

24 October 2026
Menanamkan Nilai Keagamaan pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

Menanamkan Nilai Keagamaan pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

23 October 2026
Panduan Praktis Merawat Kesehatan Rambut Agar Tetap Sehat dan Mengembang di Iklim Tropis

Panduan Praktis Merawat Kesehatan Rambut Agar Tetap Sehat dan Mengembang di Iklim Tropis

23 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
Saturday, 24 October 2026
Trending
  • Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Menghadapi Cuaca Pancaroba yang Tak Menentu
  • Menanamkan Nilai Keagamaan pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital
  • Panduan Praktis Merawat Kesehatan Rambut Agar Tetap Sehat dan Mengembang di Iklim Tropis
  • Strategi Menanamkan Kecerdasan Finansial Anak Sejak Dini Melalui Kebiasaan Sederhana Keluarga
  • Strategi Cerdas Mengelola Gaji Pertama Pekerja Muda Agar Tidak Numpang Lewat
  • Menelusuri Jejak Rempah dan Filosofi Merantau dalam Selembar Kuali Rendang Minangkabau
  • Strategi Menjaga Kesehatan Mental Pekerja Kantoran Tanpa Harus Mengorbankan Produktivitas Harian
  • Ancaman Pembacokan Warnai Investigasi Dugaan Pelanggaran Asusila di Maguan Malang
  • Menimbang Kurikulum Baru: Dilema Beban Administrasi Guru dan Daya Serap Murid
  • Kalistenik vs Latihan Beban: Mana yang Lebih Cepat Membentuk Postur Tubuh Ideal?
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
Info Malang RayaInfo Malang Raya
Login
  • Malang Raya
    • Kota Malang
    • Kabupaten Malang
    • Kota Batu
  • Daerah
  • Nasional
    • Ekonomi
    • Hukum
    • Politik
    • Undang-Undang
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
    • Otomotif
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Teknologi
    • Tips
    • Wisata
  • Kajian Islam
  • Login
Info Malang Raya
  • Malang Raya
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Hiburan
  • Kajian Islam
  • Login
Home»Politik»Ramadhan dan Lebaran di Tengah Perang, Bisakah Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen?

Ramadhan dan Lebaran di Tengah Perang, Bisakah Ekonomi Tumbuh di Atas 5 Persen?

adm_imradm_imr31 March 20266 Views
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
Share
Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Peran Ramadhan dan Idul Fitri dalam Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal pertama tahun 2026 diperkirakan mencapai angka yang cukup tinggi, yaitu sebesar 5,05 persen. Hal ini dipengaruhi oleh faktor musiman seperti Ramadhan dan Idul Fitri, yang biasanya menjadi momen penting dalam perekonomian nasional. Namun, ada beberapa tantangan yang dapat memengaruhi laju pertumbuhan tersebut.

Tantangan dalam Pertumbuhan Ekonomi

Salah satu tantangan utama adalah kecenderungan masyarakat untuk menahan uang tunjangan hari raya (THR) sebagai tabungan. Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran terhadap lonjakan harga energi dan pangan setelah Lebaran. Kondisi ini berpotensi menghambat belanja masyarakat, sehingga memengaruhi pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Selain itu, arus balik masyarakat yang belum optimal juga menjadi kendala. Biasanya, para pencari kerja memanfaatkan momen Idul Fitri untuk merantau ke kota. Namun, karena lapangan pekerjaan di kota masih terbatas, jumlah pemudik tidak meningkat secara signifikan. Untuk mengatasi hal ini, pemerintah perlu lebih gencar dalam menciptakan lapangan kerja agar jumlah pemudik tumbuh lebih baik.

Strategi Pemerintah dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Pemerintah telah meluncurkan paket stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat dan memacu pertumbuhan ekonomi. Salah satu insentifnya adalah diskon tiket transportasi selama mudik Lebaran, seperti 30 persen untuk kereta api, 30 persen untuk angkutan laut, 100 persen untuk jasa penyeberangan, serta potongan harga tiket pesawat sebesar 17–18 persen.

Selain itu, pemerintah juga berupaya memperkuat sektor pariwisata dengan promosi destinasi wisata baru. Momentum mudik memberi dorongan ke sektor pariwisata, dan dengan promosi yang lebih gencar, durasi tinggal di destinasi wisata bisa lebih lama, sehingga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.



Sebuah kapal terlihat berlabuh di lepas pantai Dubai, Uni Emirat Arab, menyusul penutupan Selat Hormuz oleh Iran , 1 Maret 2026. – (EPA/Stringer)

Dampak dari Konflik Regional

Konflik antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran juga memiliki dampak terhadap stabilitas ekonomi global. Situasi ini dapat memengaruhi pasokan minyak dan harga energi, yang pada akhirnya akan berdampak pada inflasi dan daya beli masyarakat.

Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Mohammad Faisal, menyatakan bahwa lalu lintas di Selat Hormuz saat ini sudah lebih longgar. Ia berharap situasi ini dapat mengurangi tekanan dari disrupsi pasokan minyak dunia yang sebelumnya sempat terhenti akibat pembatasan yang lebih restriktif.

Faisal juga menilai bahwa situasi ini bisa menjadi momentum bagi Indonesia dalam mengakselerasi program kemandirian dan transisi energi. Indonesia perlu mengurangi ketergantungan terhadap negara-negara di kawasan Teluk dan bahan bakar fosil.



Halal jadi mesin pertumbuhan ekonomi nasional dengan rantai pasok halal naik 6,21 persen menurut Kajian Ekonomi dan Keuangan Syariah Indonesia (KEKSI) 2026. – (Tim Infografis)

Upaya Jangka Pendek dan Panjang

Dalam jangka pendek, pemerintah harus tetap mengamankan pasokan energi. Indonesia dalam posisi lebih baik dibandingkan negara-negara tetangga, karena ketergantungan terhadap impor minyak bumi dari negara Teluk hanya sekitar 20 persen. Berbeda dengan Malaysia sebesar 70 persen dan Filipina sebesar 95 persen.

Namun, dalam kondisi perang, selain kuantitas, harga minyak juga cenderung lebih tinggi. Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan antisipasi dampak kenaikan harga minyak terhadap ekonomi domestik, konsumen, industri, serta fiskal dan anggaran pemerintah. Subsidi energi ikut membengkak seiring dengan kenaikan ICP.



Aktivitas perdagangan di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (9/3/2026). – (Infomalangraya.com/Prayogi)

Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

Berita Terkait

JAKI & Forum Kota Berkah 2026, Jakarta Hadirkan Platform Digital untuk 200 Kota

By adm_imr25 August 20261 Views

Target Utama Intensitas Tinggi! Bernardo Tavares Siap Menggemparkan Persebaya Surabaya di Thailand

By adm_imr25 August 20260 Views

Ingin Tahu Siapa yang Bisa Dipercaya? Coba 7 Strategi Sederhana Ini!

By adm_imr25 August 20266 Views
Leave A Reply Cancel Reply

Berita Terbaru
Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Menghadapi Cuaca Pancaroba yang Tak Menentu

Strategi Alami Menjaga Daya Tahan Tubuh Menghadapi Cuaca Pancaroba yang Tak Menentu

24 October 2026
Menanamkan Nilai Keagamaan pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

Menanamkan Nilai Keagamaan pada Anak di Tengah Arus Globalisasi Digital

23 October 2026
Panduan Praktis Merawat Kesehatan Rambut Agar Tetap Sehat dan Mengembang di Iklim Tropis

Panduan Praktis Merawat Kesehatan Rambut Agar Tetap Sehat dan Mengembang di Iklim Tropis

23 October 2026
Strategi Menanamkan Kecerdasan Finansial Anak Sejak Dini Melalui Kebiasaan Sederhana Keluarga

Strategi Menanamkan Kecerdasan Finansial Anak Sejak Dini Melalui Kebiasaan Sederhana Keluarga

23 October 2026
Berita Populer

HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

Kota Malang 1 April 2026

Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

29 April 2026

Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

28 February 2026

Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

4 June 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Tentang Kami
© 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?