Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    5 Berita Terpopuler: 8 Poin SE MenPANRB 2026, Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Tetap Ditetapkan

    4 April 2026

    Doa Setelah Maghrib untuk Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    4 April 2026

    Tarif Listrik 2026 Resmi Ditetapkan ESDM

    4 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 4 April 2026
    Trending
    • 5 Berita Terpopuler: 8 Poin SE MenPANRB 2026, Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Tetap Ditetapkan
    • Doa Setelah Maghrib untuk Kebahagiaan Dunia dan Akhirat
    • Tarif Listrik 2026 Resmi Ditetapkan ESDM
    • Prabowo Berkunjung ke Jepang, Indef: Kemitraan Dagang Makin Kuat
    • Strategi Mentan Amran Jamin Stok Beras hingga 2027, Hadapi El Nino Godzilla
    • Pemkot Kediri tingkatkan pembangunan, pendidikan dan kesehatan jadi prioritas utama
    • Dua Tersangka Korupsi Kuota Haji Diduga Temani Gus Yaqut
    • Program MBG Malang Kembali Berjalan, Pengawasan Diperketat Pasca Evaluasi Menu
    • Kulit Mama Terancam Jika Sering Lewatkan Skincare Malam
    • 5 Warung Mie Ayam Lezat di Jakarta Selatan untuk Sarapan Cepat, Mulai Rp14 Ribu
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hiburan»Remaja 17 Tahun Rudapaksa Nenek 65 Tahun, Gigi Palsu Lepas, Akibat Nonton Film Dewasa

    Remaja 17 Tahun Rudapaksa Nenek 65 Tahun, Gigi Palsu Lepas, Akibat Nonton Film Dewasa

    adm_imradm_imr19 Februari 20266 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peristiwa Pemerkosaan yang Dilakukan Remaja 17 Tahun terhadap Nenek 65 Tahun di Gunungkidul

    Pada Jumat (30/1/2026), sebuah peristiwa tragis terjadi di kawasan Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun, MN, nekat melakukan tindakan tidak pantas terhadap nenek berusia 65 tahun. Peristiwa ini bermula saat korban, S, sedang bekerja di ladangnya. Saat masuk ke ladang, S melihat pelaku duduk di atas sepeda motornya.

    Tidak merasa curiga, S tetap berjalan kaki ke ladang. Namun, ternyata MN membuntuti dari belakang. Dari belakang, pelaku membekap mulut korban dan berusaha menurunkan celana korban serta menjatuhkan korban hingga tersungkur di rerumputan. Korban berteriak minta tolong, dan beruntung ada warga yang mendengar teriakan tersebut sekitar 100 meter jauhnya.

    Warga langsung menolong korban, dan pelaku kabur mengambil sepeda motornya. Korban mengalami gigi palsu lepas dan gigi bawah goyang karena dibekap pelaku. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polres Gunungkidul pada hari Sabtu (31/1/2026). Polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus pelaku di hari yang sama.

    Dari tangan pelaku, polisi menyita sepeda motor dan beberapa potong pakaian. Menurut KBO Sat Reskrim Polres Gunungkidul, Ipda Sumadi Mardi Utomo, motif pelaku adalah karena sering menonton konten pornografi. Pelaku tidak bisa mengendalikan nafsunya akibat pengaruh konten tersebut.

    MN disangkakan tindak pidana tentang percobaan pemerkosaan atau pelecehan seksual fisik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 473 ayat 1 juncto Pasal 17 Undang-Undang (UU) RI No.1 tahun 2023 tentang KUHP atau Pasal 6 huruf a UU No.12 tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual. Saat ini, pelaku dititipkan di LPKA Yogyakarta, karena masih di bawah umur dan pelajar.

    Sains di Balik Kecanduan Pornografi

    Kecanduan pornografi mengacu pada ketergantungan emosional pada pornografi yang mengganggu kehidupan sehari-hari, hubungan, dan kemampuan untuk berfungsi. Seseorang yang kecanduan pornografi mungkin menjadi tidak puas dengan kehidupan seksnya sendiri atau terlibat dalam perilaku berisiko, seperti menonton film porno di tempat kerja.

    Saat ini, kecanduan pornografi masih menjadi isu yang kontroversial, dengan beberapa penelitian menunjukkan bahwa sebenarnya kecanduan pornografi itu tidak ada. Namun, beberapa ahli mempercayai bahwa penyalahgunaan pornografi dapat mengakibatkan dampak negatif pada kesehatan dan dapat menyebabkan kecanduan perilaku.

    Menurut Addiction Center, manusia rentan untuk membentuk kecanduan terhadap zat atau perilaku yang merangsang pusat dopamin otak, yang menyebabkan perasaan senang yang intens. Narkoba, alkohol, video game, gula, dan pornografi dapat memicu pelepasan dopamin di otak. Saat seseorang mengalami orgasme, tubuhnya melepaskan hormon endorfin dan terjadi lonjakan kadar dopamin, yang menyebabkan orang tersebut mengalami perasaan senang.

    Seseorang dapat memperoleh toleransi terhadap pornografi, seperti halnya alkohol atau narkoba, yang berarti mereka akan terus membutuhkan lebih banyak rangsangan dari waktu ke waktu untuk mencapai tingkat kesenangan yang sama. Kebutuhan yang terus-menerus akan rangsangan yang lebih banyak ini dapat membuat beberapa orang melakukan tindakan seksual yang berpotensi berbahaya dalam kehidupan nyata.

    Dopamin bukan satu-satunya bahan kimia di otak yang terpengaruh oleh pornografi. Bahan kimia lain yang dipengaruhi oleh pornografi termasuk norepinefrin, oksitosin, vasopresin, endorfin, dan serotonin. Saat diaktifkan oleh pornografi, kombinasi bahan kimia ini dapat menyebabkan sejumlah masalah, termasuk penyusutan lobus frontal.

    Lobus frontal bertanggung jawab untuk membuat keputusan yang rasional, jadi ketika penyusutan ini terjadi, kemampuan seseorang untuk membuat keputusan yang tepat pun mungkin berkurang.

    Kecanduan Pornografi Masih Kontroversial di Kalangan Peneliti

    Sebagaimana telah disebutkan, tidak semua penelitian mendukung anggapan bahwa pornografi itu adiktif. Menurut Medical News Today, sebuah studi tahun 2014 menekankan bahwa banyak penelitian tentang kecanduan pornografi yang dirancang dengan buruk dan bias. Para peneliti memperingatkan bahwa sedikit bukti yang mendukung hubungan kausal antara penggunaan pornografi dan efek berbahaya yang diklaimnya.

    Sebuah studi tahun 2015 menemukan bahwa di antara peserta yang melaporkan melihat rangsangan seksual visual yang berlebihan atau bermasalah, jalur kecanduan di otak justru tidak aktif. Dalam kecanduan standar, otak menunjukkan peningkatan aktivitas saat terpapar zat adiktif, tetapi peserta yang bersangkutan justru menunjukkan penurunan aktivitas otak saat melihat rangsangan. Ini menunjukkan bahwa model kecanduan tipikal mungkin tidak berlaku.

    Tanda-Tanda Kecanduan Pornografi

    Sebagian besar ahli setuju bahwa jika sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, Anda mungkin terlalu banyak menonton film porno. Berikut adalah beberapa tanda kecanduan pornografi:

    • Porno menjadi bagian penting dari hidup sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari
    • Mengabaikan perawatan pribadi.
    • Kehilangan minat pada aktivitas lain.
    • Menjadi kurang tertarik pada pertemuan sosial.
    • Memengaruhi pekerjaan atau tugas sekolah.
    • Melihat atau menontonnya di tempat yang tidak pantas, seperti kantor atau sekolah.
    • Kehidupan seks mulai tidak memuaskan.
    • Tidak dapat berhenti melihat atau menonton film porno, bahkan saat mencobanya.
    • Tidak dapat berhenti menonton film porno, meskipun tidak terlalu menikmatinya.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Cek Harga Emas dan Buyback di Pegadaian 30 Maret 2026: Galeri 24, Antam, UBS

    By adm_imr4 April 20266 Views

    Tiga artis Korea yang hampir jadi anggota BIGBANG, termasuk Lee Soo Hyuk

    By adm_imr4 April 20261 Views

    28 Kode Redeem FC Mobile Senin 30 Februari 2026: Hadiah Gratis untuk Pemain FootyVerse

    By adm_imr4 April 202617 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    5 Berita Terpopuler: 8 Poin SE MenPANRB 2026, Guru dan Tendik PPPK Paruh Waktu Tetap Ditetapkan

    4 April 2026

    Doa Setelah Maghrib untuk Kebahagiaan Dunia dan Akhirat

    4 April 2026

    Tarif Listrik 2026 Resmi Ditetapkan ESDM

    4 April 2026

    Prabowo Berkunjung ke Jepang, Indef: Kemitraan Dagang Makin Kuat

    4 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?