Peluncuran SIM Digital: Transformasi Pelayanan Publik Berbasis Teknologi
Pengembangan layanan publik berbasis teknologi terus dilakukan oleh Korlantas Polri. Salah satu inovasi terbaru yang dihadirkan adalah SIM Digital. Peluncuran SIM Digital dilakukan pada Jumat (22/5) oleh Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo dan Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho dalam acara Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi Lalu Lintas di PTIK, Jakarta Selatan.
SIM Digital merupakan bagian dari transformasi pelayanan publik yang sedang dikembangkan secara nasional. Dengan aplikasi Digital Korlantas Polri, masyarakat dapat menyimpan dan menampilkan SIM dalam bentuk digital. Data yang tersedia mencakup identitas pemilik, nomor SIM, masa berlaku, serta dilengkapi QR Code untuk keperluan verifikasi oleh petugas di lapangan.
Keuntungan Penggunaan SIM Digital
Menurut Brigjen Pol Wibowo, Direktur Regident Korlantas Polri, SIM Digital dihadirkan untuk memudahkan pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan bermotor. Nantinya mereka tidak harus menunjukkan SIM fisik. Cukup dengan SIM Digital, petugas bisa memastikan keabsahan dokumen tersebut melalui sistem terpusat Korlantas. Bahkan, SIM fisik bisa disimpan di rumah.
Ke depan, keabsahan SIM akan bertumpu pada data di server, bukan semata-mata pada kartu fisik. Hal ini akan meningkatkan efisiensi, mempercepat proses pemeriksaan, serta meminimalkan potensi pemalsuan.
Integrasi dengan Layanan Lain
Sistem digital tersebut juga terintegrasi dengan berbagai layanan lain seperti perpanjangan SIM secara online, notifikasi masa berlaku, hingga keterhubungan dengan sistem tilang elektronik (ETLE). Meski sudah diluncurkan, implementasi penuh SIM Digital tetap memperhatikan kesiapan regulasi dan infrastruktur pendukung.
Pada tahap awal, masyarakat masih diimbau untuk membawa SIM fisik sebagai cadangan, sembari menunggu kesiapan sistem secara menyeluruh di seluruh wilayah.
Digitalisasi Layanan Lainnya
Selain SIM Digital, Korlantas Polri juga terus mendorong digitalisasi layanan lain. Mulai dari urusan perpanjangan SIM, denda tilang, hingga pembayaran pajak kendaraan. Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menjanjikan semua bisa dilakukan semudah membeli pulsa.
Tahun ini, Korlantas Polri melaksanakan Rakernis dengan mengangkat tema Digitalisasi Layanan Polantas Guna Mendukung Transformasi Polri Presisi Dalam Rangka Terwujudnya Asta Cita. Untuk itu, Irjen Agus dan jajarannya menekankan pada transformasi layanan berbasis digital.
Dalam agenda yang dihadiri oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman, dan sejumlah pejabat terkait, Agus menyatakan bahwa pihaknya akan terus menjabarkan arahan dari pimpinan kepolisian. Baik itu transformasi organisasi, transformasi operasional, transformasi pelayanan publik, dan transformasi pengawasan.
ETLE Drone: Teknologi Baru dalam Penegakan Hukum
Tilang elektronik atau ETLE kini tidak melulu mengandalkan kamera yang terpasang di jalan-jalan umum. Korlantas Polri terus menambah instrumen dalam penegakan hukum berbasis digital tersebut. Di antaranya dengan meluncurkan ETLE Drone di sela-sela Rakernis Fungsi Lalu Lintas 2026.
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menyampaikan bahwa Korlantas Polri terus berbenah diri untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Termasuk dalam penindakan terhadap pelanggar aturan lalu lintas. Kini, pihak kepolisian tidak hanya mengandalkan petugas di lapangan, melainkan sudah menggunakan berbagai teknologi.
Khusus ETLE Drone, Dedi menyampaikan, setidaknya ada dua keunggulan dari teknologi tersebut. Pertama, bisa diandalkan untuk menangkap gambar secara lebih dinamis. Kedua, ETLE Drone juga sudah terintegrasi dengan data face recognition. Sehingga gambar yang dihasilkan akan terbaca secara jelas oleh sistem apabila terekam melakukan pelanggaran lalu lintas.
Dari identifikasi kendaraan bisa dipadukan langsung, terintegrasi dengan sistem data yang sudah ada. Kemudian juga untuk menghindari kesalahan dalam penindakan lalu lintas, juga bisa memverifikasi dengan menggunakan sistem penginderaan wajah. Ini sebuah langkah yang luar biasa.







