Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kadisdik Kalteng takut dapur MBG mati jika sekolah libur akibat karhutla, klarifikasi usai dikritik

    5 September 2026

    Kesaksian warga saat api mengamuk di Gunung Batur Bali, belasan hektare lahan di Karangasem terbakar

    5 September 2026

    Antisipasi second ball! Bernardo Tavares genjot fisik Persebaya Surabaya hadapi Bhayangkara FC

    5 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 5 September 2026
    Trending
    • Kadisdik Kalteng takut dapur MBG mati jika sekolah libur akibat karhutla, klarifikasi usai dikritik
    • Kesaksian warga saat api mengamuk di Gunung Batur Bali, belasan hektare lahan di Karangasem terbakar
    • Antisipasi second ball! Bernardo Tavares genjot fisik Persebaya Surabaya hadapi Bhayangkara FC
    • Langkah Praktis Menjaga Keamanan Identitas dan Privasi Data Pribadi di Ruang Siber
    • Seni Mendengar di Meja Makan: Cara Sederhana Mempererat Hubungan Keluarga Tanpa Drama
    • 35 soal UH IPAS kelas 4 SD bab 3 di sini tempat tinggalku kurikulum merdeka, soal terbaru 2026
    • Jatim raih terbaik I pengolahan sampah dan lingkungan asri, Gubernur Khofifah: Hasil gotong royong
    • Strategi Adaptif Merawat Kesehatan Rambut Agar Tetap Segar Di Bawah Iklim Tropis
    • Dari aksi belanja besar-besaran Tottenham dan pembangunan ulang lini tengah Manchester United hingga Rodri yang memilih Barcelona dan kepindahan Enzo Fernandez ke Manchester City yang menyamai rekor: GOAL memberi nilai untuk transfer-transfer terbesar pada bursa transfer musim panas 2026
    • Seni Mengajarkan Literasi Keuangan pada Anak Tanpa Terkesan Memaksa atau Menggurui
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»SMA Negeri 4 Kupang Gunakan Asisten AI Lokal, Bantu Guru Standarisasi Soal

    SMA Negeri 4 Kupang Gunakan Asisten AI Lokal, Bantu Guru Standarisasi Soal

    adm_imradm_imr1 Februari 20267 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Inovasi Digital di Sektor Pendidikan NTT

    Transformasi digital di sektor pendidikan Nusa Tenggara Timur (NTT) memasuki babak baru dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan dalam proses evaluasi pembelajaran. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah pengenalan Asisten Guru berbasis Kecerdasan Buatan (AI) oleh SMA Negeri 4 Kupang. Teknologi ini dirancang khusus untuk membantu tenaga pendidik menyusun soal ujian secara sistematis, dengan fokus pada pembuatan soal berdasarkan tingkatan Taksonomi Bloom, mulai dari level ingatan hingga kreasi.

    Inisiatif ini dilakukan melalui kolaborasi dengan PT. Aiti Global Nexus, sebuah perusahaan rintisan teknologi lokal yang berbasis di Kupang. Tujuan dari kegiatan awal ini adalah untuk menjawab tantangan beban administratif guru sekaligus meningkatkan kualitas soal ujian agar lebih selaras dengan standar nasional namun tetap memiliki nilai kearifan lokal.

    Pelaksana Tugas Kepala SMA Negeri 4 Kupang, Fransiskus X. Balu Lowa, melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Wasti F. Bolla, menyatakan bahwa adaptasi terhadap teknologi merupakan sebuah keharusan demi mendukung efektivitas pembelajaran. Menurut Wasti, kehadiran asisten AI ini diharapkan mampu memberikan ruang bagi guru untuk lebih fokus pada pendampingan karakter siswa daripada menghabiskan waktu terlalu lama pada urusan teknis penyusunan administrasi soal. Ia menekankan bahwa teknologi ini hadir sebagai pendukung profesionalisme guru di era digital.

    Direktur PT. Aiti Global Nexus, Albert Sinlae, yang hadir langsung memimpin proses sosialisasi, menjelaskan bahwa platform yang mereka kembangkan memiliki algoritma yang mampu memahami konteks sosiokultural di NTT. Didampingi oleh tim teknis Andre Djemalu dan Oliv Lalus, Albert memaparkan bagaimana kecerdasan buatan dapat membantu guru mengklasifikasikan soal ke dalam enam level kognitif, yakni C1 hingga C6, dengan tingkat akurasi yang tinggi. Hal ini krusial untuk memastikan bahwa ujian tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga kemampuan berpikir kritis siswa.

    Respons positif mengalir dari para pendidik yang mengikuti simulasi penggunaan perangkat tersebut. Guru Sejarah SMAN 4 Kupang, Sofia Seubelan, mengungkapkan kekagumannya terhadap kemampuan AI dalam menyisipkan narasi lokal NTT ke dalam soal-soal sejarah tanpa mengurangi esensi materi kurikulum. Baginya, integrasi konteks lokal sangat penting agar siswa merasa dekat dengan sejarah daerahnya sendiri sembari mengasah kemampuan analisis mereka pada level kognitif yang lebih tinggi.

    Senada dengan Sofia, guru Biologi, Susana Simon, menyoroti aspek efisiensi waktu dan presisi ilmiah yang ditawarkan oleh teknologi ini. Dalam mata pelajaran Biologi, menyusun soal yang mampu merangsang daya nalar siswa pada level analisis dan evaluasi seringkali membutuhkan ketelitian ekstra. Dengan asisten AI, proses tersebut dapat dilakukan dengan lebih cepat namun tetap menjaga standar kurikulum yang berlaku. Kecepatan ini dinilai menjadi solusi atas padatnya jadwal mengajar di sekolah.

    Di sisi lain, Pak Toni, guru Bahasa Inggris, melihat bahwa platform ini sangat relevan dengan penerapan kurikulum deep learning yang kini sedang digaungkan. Menurutnya, akurasi asisten AI dalam membedah struktur bahasa dan menyesuaikannya dengan tingkat kesulitan siswa sangat membantu dalam menciptakan evaluasi yang adil dan menantang. Ia meyakini bahwa penggunaan teknologi ini akan memicu guru-guru lain untuk terus berinovasi dalam memberikan pengajaran yang lebih mendalam dan bermakna bagi siswa di Kota Kupang.

    Menutup rangkaian sosialisasi tersebut, Direktur PT. Aiti Global Nexus, Albert Sinlae, menitipkan harapan besar terhadap sinergi ekosistem digital di Nusa Tenggara Timur. “Kami berharap kolaborasi dengan SMAN 4 Kupang ini menjadi pemantik bagi sekolah-sekolah lain untuk berani mengadopsi karya anak bangsa.” “Dukungan dari pemerintah dan sekolah bukan sekadar bentuk kerja sama bisnis, melainkan investasi strategis dalam membangun kedaulatan teknologi pendidikan di NTT. Kami ingin membuktikan bahwa dari Kupang, kita bisa menciptakan standar baru pembelajaran digital yang tidak kalah dengan kota-kota besar lainnya,” pungkas Albert dengan optimis.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Robot Pelayan Unissula Berbicara Saat Ada Gangguan Di Depannya

    By adm_imr25 Agustus 20261 Views

    Jepang Perkenalkan Teknologi Pertanian Padi Berkelanjutan ke ASEAN

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    Cloudera dorong transformasi AI perusahaan dengan cloud fleksibel

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kadisdik Kalteng takut dapur MBG mati jika sekolah libur akibat karhutla, klarifikasi usai dikritik

    5 September 2026

    Kesaksian warga saat api mengamuk di Gunung Batur Bali, belasan hektare lahan di Karangasem terbakar

    5 September 2026

    Antisipasi second ball! Bernardo Tavares genjot fisik Persebaya Surabaya hadapi Bhayangkara FC

    5 September 2026
    Langkah Praktis Menjaga Keamanan Identitas dan Privasi Data Pribadi di Ruang Siber

    Langkah Praktis Menjaga Keamanan Identitas dan Privasi Data Pribadi di Ruang Siber

    5 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?