Perluasan Lini Produk Blibli dengan Starlink
PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI) atau Blibli, sebagai emiten pelopor ekosistem perdagangan omnichannel, kini memperluas lini produknya dengan menghadirkan perangkat internet satelit Starlink. Melalui anak usahanya, PT Global Teknologi Niaga (GTNi), produk besutan SpaceX ini kini tersedia di jaringan toko fisik Blibli Store.
Langkah strategis ini bertujuan untuk memperluas akses konektivitas satelit berkecepatan tinggi bagi masyarakat Indonesia. Tidak hanya menyasar wilayah perkotaan, kehadiran Starlink di gerai fisik juga diharapkan mampu menjangkau kebutuhan internet di wilayah sub-urban, remote (terpencil), hingga area rural yang selama ini sulit terjangkau kabel optik.
Komitmen Blibli dalam Inovasi Teknologi
Business Development Director Blibli Omnichannel Mobility Group, Lilyana Dewi, menyampaikan bahwa kehadiran Starlink merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menyajikan inovasi teknologi terdepan kepada pelanggan. Melalui ekosistem yang terintegrasi, pelanggan mendapatkan opsi kemudahan akses produk sekaligus skema pembayaran yang meringankan.
“Pelanggan kini dapat memperoleh Starlink dengan mudah, didukung opsi cicilan 0% hingga 12 bulan, untuk pengalaman yang lebih praktis dalam satu ekosistem tepercaya,” ujar Lilyana.
Promo Menarik untuk Pelanggan
Selain fasilitas cicilan, Blibli menyematkan sejumlah promo menarik untuk menarik minat pasar. Pembelian unit di Blibli Store menyertakan keuntungan berupa gratis satu bulan biaya berlangganan melalui aktivasi di toko hingga 20 April 2026. Selain itu, tersedia potensi cashback senilai Rp100.000 dalam bentuk Blibli Tiket Rewards (BTR) Points yang berlaku hingga akhir April 2026.
Keunggulan Teknologi Starlink
Sebagai informasi, Starlink merupakan layanan internet berbasis konstelasi satelit rendah atau Low Earth Orbit (LEO). Berbeda dengan satelit konvensional yang mengorbit pada ketinggian sekitar 35.000 kilometer (Geostationary Orbit), satelit Starlink berada jauh lebih dekat dengan bumi, yakni sekitar 550 kilometer. Kedekatan jarak ini memberikan keunggulan signifikan dalam hal latensi atau delay pengiriman data yang jauh lebih rendah.
Jika satelit konvensional kerap mengalami kendala kecepatan untuk aktivitas real-time seperti video call atau gaming, Starlink mampu menghadirkan pengalaman internet yang setara dengan kabel fiber. Selain itu, pemasangannya jauh lebih praktis karena tidak memerlukan infrastruktur darat yang rumit.
Tantangan Akses Digital di Indonesia
Kebutuhan akan akses digital yang stabil di Tanah Air terus meningkat secara konsisten. Merujuk pada laporan Digital 2025 Indonesia dari DataReportal, jumlah pengguna internet di Indonesia telah menembus angka 212 juta orang, atau mencakup sekitar 74,6% dari total populasi. Meskipun pertumbuhan ini tergolong masif, kesenjangan akses masih menjadi tantangan besar di berbagai daerah. Masih ada puluhan juta masyarakat yang belum mendapatkan koneksi mumpuni.
Penyebaran Produk Starlink di Blibli Store
Guna merespons kebutuhan tersebut, Blibli Store mulai memasarkan perangkat Starlink Mini dan Starlink Standard di gerai-gerai terpilih sejak 6 April 2026. Dengan dukungan teknologi SpaceX, perangkat ini diklaim mampu menyuguhkan kecepatan unduhan hingga 400 Mbps secara global. Untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya, kecepatan yang dihasilkan dapat menyentuh angka 257 Mbps.
Hingga periode Maret 2026, Blibli telah mengoperasikan lebih dari 120 gerai fisik di seluruh penjuru Indonesia. Jaringan luas ini memberikan kepastian bagi pelanggan untuk mendapatkan produk yang dijamin 100% orisinal.







