Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Hasil Akhir Final FIFA 2026: Indonesia Juara Kedua Setelah Kalahkan Bulgaria 0-1

    6 April 2026

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Hasil Akhir Final FIFA 2026: Indonesia Juara Kedua Setelah Kalahkan Bulgaria 0-1
    • Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII
    • Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap
    • Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM
    • Kru Kapal Nazila 05 yang Tenggelam di Perairan Utara Taliabu
    • Tekan BBM Tanpa WFH, DPRD Sidoarjo Dorong Transportasi Umum untuk ASN
    • Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar, Relawan Sisir 4 Titik Air
    • Mensos Sosialisasi Digitalisasi Bansos di Kabupaten Malang untuk Data yang Lebih Akurat
    • 7 cara meningkatkan kesehatan usus, jangan lewatkan
    • Drama Ikan Lele Mentah MBG
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Teka-Teki Kematian Alex Pretti: Kesalahan Produksi atau Serangan?

    Teka-Teki Kematian Alex Pretti: Kesalahan Produksi atau Serangan?

    adm_imradm_imr1 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link



    MINNEAPOLIS, Infomalangraya.com

    Pada hari Sabtu (24/1/2026), sebuah peristiwa yang mengejutkan terjadi di Minneapolis, Amerika Serikat (AS). Alex Pretti, seorang perawat ICU berusia 37 tahun, ditembak hingga tewas dalam kejadian yang kini menjadi sorotan publik. Peristiwa ini memicu banyak pertanyaan, terutama mengenai senjata api yang dibawa oleh Pretti saat kejadian tersebut.

    Pistol yang digunakan oleh Pretti adalah Sig Sauer P320 kaliber 9 mm. Informasi yang diperoleh menyebutkan bahwa Pretti aktif dalam aksi protes terhadap kehadiran Badan Imigrasi dan Federal (ICE) di Minneapolis serta menentang kebijakan imigrasi Presiden AS Donald Trump. Dia disebut membawa pistol tersebut ketika mencoba mencegah agen federal dari melakukan penangkapan terhadap seorang perempuan di jalan.

    Kepolisian setempat menyatakan bahwa Pretti memiliki izin resmi untuk membawa senjata api secara legal. Dalam rekaman video dari lokasi kejadian, terlihat seorang agen federal berteriak “pistol” sebelum meraih senjata dari tangan Pretti. Agen tersebut tampak berjalan menjauh sambil memegang senjata itu, ketika agen lain tiba-tiba berdiri dan melepaskan beberapa tembakan yang menewaskan Pretti di tempat.

    Rob Doar, pengacara Minnesota Gun Owners Caucus, menyampaikan pendapatnya tentang kemungkinan pistol Pretti meletus secara tidak sengaja setelah direbut oleh agen. Menurutnya, “Saya percaya bahwa senjata Pretti meletus setelah agen itu mengambilnya, yang kemudian mendorong agen lain membuka tembakan.”

    Pistol Sig Sauer P320 telah digunakan secara luas oleh warga sipil maupun aparat penegak hukum di AS, termasuk oleh ICE. Namun, model ini juga dikaitkan dengan lebih dari 100 tuduhan cacat produksi yang memungkinkan senjata menembak tanpa keterlibatan pengguna. Otoritas setempat merilis foto pistol Pretti usai penembakan, yang menunjukkan magasin dalam kondisi terisi penuh. Senjata tersebut diduga merupakan varian kustom kelas atas, P320 AXG Combat, yang dilengkapi tiga magasin berkapasitas 21 peluru dan dijual dengan harga sekitar 1.100 hingga 1.300 dollar AS.

    Donald Trump turut mengunggah foto pistol tersebut di platform Truth Social miliknya dan mempertanyakan alasan Pretti menghadiri demonstrasi dengan membawa senjata api bermuatan. “Ini adalah senjata milik penembak, dalam kondisi terisi (dengan dua magasin tambahan yang juga penuh), dan siap digunakan. Apa maksudnya semua ini? Di mana polisi setempat? Mengapa mereka tidak diizinkan melindungi petugas ICE? Wali kota dan gubernur memerintahkan mereka mundur?” tulis Trump.

    Trump juga berspekulasi apakah aparat kepolisian setempat sengaja ditarik dari lokasi oleh pejabat Partai Demokrat, termasuk Gubernur Minnesota Tim Walz dan Wali Kota Minneapolis Jacob Frey.

    Meskipun Pretti memiliki izin membawa senjata, Kementerian Keamanan Dalam Negeri AS sebelumnya menyatakan bahwa membawa senjata api dalam aksi demonstrasi atau pengamatan publik dianggap melanggar hukum. Kasus dugaan tembakan tidak disengaja pada pistol Sig Sauer P320 sebelumnya juga pernah muncul dalam proses hukum.

    Pada November 2021, juri di Philadelphia memutuskan kompensasi sebesar 11 juta dollar AS bagi veteran Angkatan Darat AS, George Abrahams, setelah pistolnya yang tersarung meletus saat ia menuruni tangga dan menyebabkan cedera permanen pada kaki. Pengacara penggugat, Robert W Zimmerman, menyampaikan bahwa “Kami telah meminta Sig selama lebih dari tiga tahun untuk menarik kembali senjata ini, memperbaikinya, dan sejujurnya menggunakan sistem pengaman yang sama seperti produsen lain yang tidak digunakan Sig Sauer.”

    Sig Sauer, produsen senjata berbasis di New Hampshire, membela produk P320 dan menyebutnya sebagai salah satu pistol yang paling banyak diuji, paling terbukti, dan paling sukses dalam sejarah terkini dalam pernyataan di situs resminya. Pada April 2025, eksekutif Sig Sauer, Bobby Cox, berhasil melobi parlemen negara bagian New Hampshire untuk mengesahkan undang-undang yang melindungi perusahaan senjata dari gugatan tanggung jawab hukum terkait pistol P320. Gubernur Republik Kelly Ayotte menandatangani aturan tersebut pada Mei 2025, meski menuai keberatan dari sejumlah anggota Partai Demokrat yang menilai Sig Sauer seharusnya tetap diuji melalui pengadilan.

    Sig Sauer menyatakan masalah teknis pada P320 telah diperbaiki dan menegaskan insiden tembakan tidak disengaja sangat jarang terjadi jika dibandingkan dengan jutaan unit pistol yang telah diproduksi.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar, Relawan Sisir 4 Titik Air

    By adm_imr6 April 20261 Views

    Pemerintah Batasi Pembelian Pertalite dan Solar Mulai 1 April 2026, Ini Rincian Lengkapnya

    By adm_imr5 April 20262 Views

    KPK Temukan Aliran Uang ke Gus Alex

    By adm_imr5 April 20264 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Hasil Akhir Final FIFA 2026: Indonesia Juara Kedua Setelah Kalahkan Bulgaria 0-1

    6 April 2026

    Daftar saham paling terkonsentrasi di BEI: BREN, RLCO, DSSA, AGII

    6 April 2026

    Niat Sholat Tabah: Tulisan Arab, Latin, dan Artinya Lengkap

    6 April 2026

    Mengintip Prospek Saham Kendaraan Listrik ASII, VKTR, dan IMAS di Tengah Isu BBM

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?