Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*
    Menatap Bahaya Ghibah Digital: Alasan Mengapa Tabayyun Menjadi Benteng Terakhir Etika Jemari Kita

    Menatap Bahaya Ghibah Digital: Alasan Mengapa Tabayyun Menjadi Benteng Terakhir Etika Jemari Kita

    14 September 2026
    Seni Berburu Barang Koleksi: Membedakan Aset Bernilai Tinggi dan Sampah Devaluasi

    Seni Berburu Barang Koleksi: Membedakan Aset Bernilai Tinggi dan Sampah Devaluasi

    14 September 2026
    Menjaga Jejak Digital: Langkah Nyata Melindungi Privasi Data Pribadi di Ruang Siber

    Menjaga Jejak Digital: Langkah Nyata Melindungi Privasi Data Pribadi di Ruang Siber

    14 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 14 September 2026
    Trending
    • Menatap Bahaya Ghibah Digital: Alasan Mengapa Tabayyun Menjadi Benteng Terakhir Etika Jemari Kita
    • Seni Berburu Barang Koleksi: Membedakan Aset Bernilai Tinggi dan Sampah Devaluasi
    • Menjaga Jejak Digital: Langkah Nyata Melindungi Privasi Data Pribadi di Ruang Siber
    • Seni Merawat Silaturahmi Tanpa Mengorbankan Jam Kerja Bagi Masyarakat Perkotaan
    • Meracik Ulang Batas Kerja dan Waktu Luang Tanpa Mengorbankan Kebahagiaan Diri
    • Trik Merawat Rambut Sehat Bebas Lepek di Tengah Terik Iklim Tropis Indonesia
    • Seni Mendampingi Anak Belajar di Rumah Tanpa Drama dan Emosi
    • Mengubah Kebocoran Halus Keuangan Menjadi Tabungan Masa Depan Tanpa Menyiksa Diri
    • Strategi Alami Menjaga Kebugaran Tubuh Saat Cuaca Pancaroba Mulai Melanda Wilayah Indonesia
    • Kemnaker: Pekerja Perlu Pahami Hak dan Kewajiban Sebelum Menandatangani Perjanjian Kerja
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Uncategorized»Teriak rookie terbaik dibanding Veda di Silverstone, andalan Red Bull KTM Tech3 seperti kena batunya di Aragon

    Teriak rookie terbaik dibanding Veda di Silverstone, andalan Red Bull KTM Tech3 seperti kena batunya di Aragon

    adm_imradm_imr2 September 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Infomalangraya.comRico Salmela harus merasakan kecewa setelah dirinya gagal membawa pulang poin dan meraih hasil buruk pada Moto3 Aragon 2026.

    Langkah awal yang baik yang sebelumnya dibangun Salmela sejak hari pertama Moto3 Aragon 2026 tidak bisa dituntaskan dengan raut menggembirakan.

    Andalan Red Bull KTM Tech3 tersebut sejatinya memiliki modal baik untuk bersaing di barisan depan dalam balapan di MotorLand Aragon, Spanyol itu.

    Start dari posisi ke-12, salah satu rookie atau pendatang baru Moto3 2026 itu sempat menggebrak meramaikan persaingan di barisan depan.

    Bagaimana tidak? Salmela tercatat menduduki posisi terbaik di GP Aragon dengan berada di urutan kelima sebelum perlahan-lahan mengalami penurunan.

    Petaka terjadi di lap 17 atau lap terakhir lomba di mana rider asal Finlandia itu mengalami crash ketika berada di posisi ketujuh.

    Salmela terjatuh karena kontak dengan rekan setimnya Valentin Perrone di tikungan 7 sebelum bangkit dan merampungkan balapan di posisi ke-22.

    Hasil ini jelas menghadirkan kerugian bagi Salmela karena dia masih tertahan di peringkat keempat klasemen rookie Moto3 2026 dengan 60 poin.

    Catatan ini menjadi pukulan bagi Salmela meski dia mengaku telah bekerja dengan baik sepanjang akhir pekan GP Aragon melalui penampilan kompetitif.

    Dia juga menilai memiliki ritme yang cukup mumpuni untuk tetap berada di barisan depan walau perlahan kesulitan mengimbangi para rival.

    “Perasaan dengan motor sangat bagus dan kami melakukan pekerjaan yang baik sepanjang akhir pekan ini,” kata Salmela, dilansir dari KTM Tech3.

    “Kami berada di posisi ke-2 atau ke-4 di sebagian besar sesi, jadi finis di dekat puncak setiap kali, ritme kami sangat bagus hari ini.”

    “Selama balapan saya merasa sangat baik tetapi ada banyak pertarungan dengan beberapa pembalap,” tuturnya menambahkan.

    Dalam kesempatan yang sama, Salmela tidak bisa berkata-kata dengan insiden crash yang dia alami pada akhir lomba.

    “Tidak mudah untuk melakukan hal saya sendiri, dan saya tidak bisa melepaskan diri dari mereka, itu sedikit merugikan kami,” ucap Salmela menjelaskan.

    “Sangat mengecewakan bagaimana balapan berakhir, tidak banyak lagi yang bisa dikatakan tentang itu.”

    “Mari terus bekerja untuk Misano dan berharap balapan akan sedikit lebih bersih di masa depan,” tuturnya menambahkan.

    Gestur dari Salmela tersebut seperti membuatnya kena batunya usai mengaku menjadi rookie terbaik ketika mengaspal di GP Inggris.

    Dalam balapan di Sirkuit Silverstone tersebut, Salmela menjadi rookie yang meraih posisi finis terbaik dengan berada di urutan ketujuh.

    Posisi tersebut membuatnya berada dua setrip di atas pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama yang saat itu harus bekerja keras menembus 10 besar.

    Andalan Honda Team Asia itu menjadi rookie kedua yang meraih hasil terbaik setelah Brian Uriarte (KTM Ajo) dan Hakim Danish (MSI Racing) mengalami crash.

    “Ini adalah trek baru bagi saya dan tata letaknya sangat sulit untuk dipelajari,” ucap Salmela menjelaskan.

    “Kami lolos kualifikasi di posisi ke-19, yang membuat hidup saya jauh lebih sulit,” tuturnya menambahkan.

    Dengan keberhasilan menyusul 12 pembalap, termasuk Veda, Salmela tak segan mengakui dirinya sebagai rookie terbaik pada Moto3 Inggris 2026.

    “Dalam balapan, saya tidak melakukan lap pertama dengan baik sehingga saya harus berjuang cukup keras untuk mengejar ketertinggalan,” ucap Salmela usai GP Inggris.

    “Tapi saya memberikan yang terbaik dan akhirnya kami sampai di posisi ke-7, saya naik 12 posisi dalam balapan dan finis sebagai rookie terbaik,” imbuhnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Berita Malang Raya Populer: Rute angkutan pelajar butuh sosialisasi, trase tol Kepanjen dikaji

    By adm_imr5 September 20261 Views

    Nasib Timbul tukang becak mendadak masuk desil 9, merasa sakit anaknya terancam putus sekolah

    By adm_imr5 September 20261 Views

    Menjadi Stamp yang dulu – Stamp Fairtex janjikan versi yang lebih baik di ONE Fight Night 47

    By adm_imr5 September 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru
    Menatap Bahaya Ghibah Digital: Alasan Mengapa Tabayyun Menjadi Benteng Terakhir Etika Jemari Kita

    Menatap Bahaya Ghibah Digital: Alasan Mengapa Tabayyun Menjadi Benteng Terakhir Etika Jemari Kita

    14 September 2026
    Seni Berburu Barang Koleksi: Membedakan Aset Bernilai Tinggi dan Sampah Devaluasi

    Seni Berburu Barang Koleksi: Membedakan Aset Bernilai Tinggi dan Sampah Devaluasi

    14 September 2026
    Menjaga Jejak Digital: Langkah Nyata Melindungi Privasi Data Pribadi di Ruang Siber

    Menjaga Jejak Digital: Langkah Nyata Melindungi Privasi Data Pribadi di Ruang Siber

    14 September 2026
    Seni Merawat Silaturahmi Tanpa Mengorbankan Jam Kerja Bagi Masyarakat Perkotaan

    Seni Merawat Silaturahmi Tanpa Mengorbankan Jam Kerja Bagi Masyarakat Perkotaan

    14 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?