Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi momen penting bagi masyarakat Indonesia, terutama dalam hal akses informasi dan hiburan. TVRI, sebagai pemegang hak siar resmi dari FIFA, telah mengambil langkah-langkah strategis untuk memastikan bahwa masyarakat dapat menikmati pertandingan ini secara gratis dan tanpa batasan wilayah.
Akses Gratis untuk Media Massa
TVRI menyediakan akses gratis bagi media massa untuk menggunakan cuplikan pertandingan Piala Dunia FIFA 2026. Setiap pertandingan akan disediakan cuplikan berdurasi 90 detik yang bisa digunakan hanya untuk keperluan pemberitaan dan nonkomersial. Langkah ini bertujuan agar seluruh lapisan masyarakat tetap bisa mendapatkan informasi tentang pertandingan tanpa adanya hambatan ekonomi.
Kebijakan Lisensi Nonton Bareng (Nobar)
Selain itu, TVRI juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Terdapat dua kategori nobar yang perlu diperhatikan, yaitu komersial dan nonkomersial. Untuk UMKM tanpa sponsor dan lembaga negara, penyelenggaraan nobar akan dilakukan secara gratis melalui mekanisme lisensi resmi.
Lisensi tersebut bisa diajukan melalui Bola Gembira TVRI. Tujuan dari pengajuan lisensi adalah untuk memastikan bahwa pelaksanaan nobar tetap tertib dan sesuai dengan regulasi FIFA. Masyarakat di berbagai daerah, termasuk wilayah terpencil, tetap bisa menikmati siaran Piala Dunia secara gratis.
Pengamanan oleh Polri
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan bahwa Polri siap mendukung pengamanan kegiatan nobar di seluruh Indonesia. Antusiasme masyarakat terhadap Piala Dunia merupakan hal positif yang perlu dijaga bersama. Budaya nobar membutuhkan kesadaran bersama, baik dari penyelenggara, tokoh masyarakat, maupun aparat kepolisian.
Polri akan melibatkan jajaran Polda hingga Polres dalam pengamanan kegiatan nobar. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan seperti penipuan penyelenggara, konflik antarsuporter, hingga praktik judi bola. Fanatisme harus dijaga agar tidak merugikan siapa pun. Kalah-menang hanyalah bagian dari olahraga, dan semua pihak perlu menjaga sikap sportif.
Persiapan Siaran yang Matang
Chief Editor Siaran Piala Dunia TVRI Usman Kansong menjelaskan bahwa TVRI sedang mematangkan persiapan siaran. Total 104 pertandingan akan ditayangkan, dengan 98 pertandingan disiarkan langsung dan enam laga ditunda pada 25-28 Juni 2026 karena jadwal bentrok. Penayangan akan dibagi melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport.
TVRI juga menyiapkan berbagai program seperti pre-match, match, dan post-match. Semua tahap ini direncanakan dengan matang agar tayangan tetap berkualitas dan menarik. Selain itu, TVRI menggandeng sejumlah komentator dan pundit dari kalangan jurnalis, mantan pemain, hingga mantan pelatih. Beberapa nama seperti Kurniawan Dwi Yulianto dan Luciano Leandro akan terlibat dalam siaran.
Ketentuan Penggunaan Cuplikan
Usman menegaskan bahwa media hanya diperbolehkan menayangkan cuplikan pertandingan termasuk rekaman proses terjadinya gol durasi maksimal 90 detik untuk setiap pertandingan. Cuplikan hanya boleh diputar dua kali sesuai ketentuan FIFA. Tujuannya adalah untuk pemberitaan, bukan komersial.
Media yang ingin memperoleh akses cuplikan diwajibkan melakukan pendaftaran terlebih dahulu melalui TVRI. Untuk daerah, koordinasi akan dilakukan melalui 34 stasiun TVRI di seluruh Indonesia. Selain itu, FIFA melarang penayangan pertandingan baik secara langsung maupun tunda tanpa izin dari pemegang hak siar resmi.







