Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Dandim Medan Kritik Mahasiswa Langgar Hukum, Militer Dianggap Pembunuh

    24 Juni 2026

    Profil 3 Pemimpin Baru Bapanas yang Akan Dilantik Prabowo Hari Ini

    24 Juni 2026

    Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Buka Pintu Juli

    24 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 24 Juni 2026
    Trending
    • Dandim Medan Kritik Mahasiswa Langgar Hukum, Militer Dianggap Pembunuh
    • Profil 3 Pemimpin Baru Bapanas yang Akan Dilantik Prabowo Hari Ini
    • Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Buka Pintu Juli
    • Proyek MBG Korupsi Dadan Hindayana Cs, Hasto: Masalah Sudah Ada Sejak Awal
    • Festival Kebahagiaan BMW Astra Surabaya, Promo Pembelian Mobil Menarik
    • Pasar Pemalang Digital, UMKM Jualan Lebih Mudah dan Untung Besar
    • KPK Diminta Selidiki Semua Pihak Terkait Suap Impor di Bea Cukai
    • Naskah Khutbah Jumat 19 Juni 2026: Sifat Muslim Sejati
    • Pendiri RSU Bidadari Group HM Nur Abu Bakar Meninggal, Ini Perjalanan Hidupnya
    • Katalog Promo JSM Alfamart 19-21 Juni 2026: Hemat Minyak, Camilan, dan Makanan Beku
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Teknologi»Ulasan Toy Story 5: Kenangan Anak-Anak dan Kekhawatiran Orang Tua Milenial

    Ulasan Toy Story 5: Kenangan Anak-Anak dan Kekhawatiran Orang Tua Milenial

    adm_imradm_imr24 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Fokus Cerita Toy Story 5: Jessie dan Ancaman Layar Sentuh



    Jika sebelumnya Woody dan Buzz selalu menjadi pusat perhatian, di seri kelima ini fokus cerita bergeser ke Jessie. Bonnie kini telah tumbuh menjadi anak berusia 8 tahun yang pemalu dan kesulitan menjalin pertemanan di dunia nyata. Situasi ini terasa sangat relevan dengan anak-anak yang tumbuh di era teknologi digital yang serba cepat. Dengan semakin mudahnya interaksi di dunia maya, anak-anak perlahan bisa kehilangan kedalaman emosi dan pengalaman sosial saat berhubungan langsung dengan teman sebaya.

    Di film ini, ketakutan terbesar Jessie bukan lagi soal ditinggalkan karena Bonnie tumbuh dewasa melainkan tergantikan oleh gawai. Musuh utama para mainan hadir dalam bentuk Lilypad, sebuah tablet pintar yang diberikan orangtua Bonnie agar ia bisa bermain gim daring bersama teman-temannya. Lilypad bukan sekadar alat, tetapi simbol tantangan baru di era digital bagi dunia mainan dan masa kecil anak-anak.

    Toy Story 5 Jadi Gambaran Bagaimana Parenting Orangtua Milenial dan Gen Z



    Film ini secara berani menggambarkan dilema orangtua Bonnie yang mungkin juga orangtua di Indonesia rasakan. Di satu sisi, mereka khawatir akan risiko penyalahgunaan internet, tetapi di sisi lain mereka takut Bonnie menjadi “anak yang terkucilkan” jika tidak memiliki gawai. Bagi orangtua milenial dan Gen Z, tantangan parenting memang jauh lebih kompleks. Kita seringkali terjebak dalam fenomena digital babysitter yang gawai menjadi solusi praktis untuk menenangkan anak di tengah kesibukan atau saat berada di tempat umum.

    Padahal, riset dari We, The Family: How Gen Z Is Rewriting the Rules of Parenting tahun 2021 menunjukkan bahwa penggunaan gawai yang berlebihan pada balita berkaitan erat dengan masalah perilaku dan emosi saat mereka mulai sekolah nanti.

    Melihat Dampak Gawai dan Fenomena “iPad Kids” Gen Alpha



    Melalui karakter Bonnie, orangtua seolah diingatkan tentang apa yang hilang ketika anak terlalu asyik dengan layarnya. Film ini menyentuh isu technoference, yaitu interaksi orangtua-anak yang terganggu karena distraksi teknologi. Distraksi ini juga bisa menghilangkan kedalaman rasa dan kedekatan emosional anak kepada teman-temannya. Terbukti di final act film Toy Story 5 dimana grup yang dianggap Bonnie ‘teman’ justru tidak memahami kesukaannya.

    Dari Toy Story 5 bisa dilihat ada beberapa poin penting yang disinggung secara implisit dalam film ini mengenai dampak layar pada anak antara lain:

    • Siklus dopamin, anak merasa senang saat bermain game di tablet, namun menjadi sangat mudah marah (tantrum) saat gawai tersebut harus dimatikan
    • Kecerdasan sosial, terlalu banyak menatap layar dapat mengurangi kemampuan anak membaca ekspresi wajah dan isyarat sosial di dunia nyata
    • Gangguan tidur, cahaya biru dari layar seperti Lilypad dapat menghambat produksi melatonin, membuat si Kecil sulit tidur nyenyak

    Meski Cerah dan Haru, Toy Story 5 Bisa Jadi “Horor” Bagi Orangtua



    Film ini memang bukan berbicara mengenai seramnya monster atau hantu. Namun, ‘horor’ yang dimaksud justru lebih dekat: realita parenting saat ini. Dikutip dari berbagai sumber, beberapa kritikus menyebut film ini sebagai “film horor paling traumatis bagi orangtua” tahun ini. Mengapa? Karena film ini seolah “menyerang” sisi emosional orangtua yang sering merasa bersalah dan tidak cukup baik dalam mendidik anak di era digital.

    Namun, untuk yang ingin bernostalgia Toy Story 5 tetap memberikan harapan. Melalui usaha Jessie yang pantang menyerah untuk membantu Bonnie kembali terhubung dengan dunia nyata, orangtua diingatkan bahwa koneksi manusiawi tidak akan pernah bisa sepenuhnya digantikan oleh teknologi. Ini yang harus dipahami, bagaimanapun teknologi canggih tidak ada yang membuatnya lebih menjadi manusia dibandingkan manusia itu sendiri. Koneksi yang tulus tetap menjadi barrier hubungan yang sehat.

    Film ini bukan tontonan untuk melarang anak main iPad, tapi sebuah ajakan bagi para orangtua menjalin koneksi yang sehat sesama manusia. Wajib ditonton bersama keluarga, tapi siapkan tisu ya, Ma! Karena selain ceritanya yang menyentuh, melodi ikonik dari Randy Newman akan membawa kita kembali ke kenangan masa lalu yang emosional.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    AI Masuk Medan Perang Grok Elon Musk, Bantu AS Serang Iran

    By adm_imr24 Juni 20260 Views

    Harga HP Infinix Terbaru Juni 2026: Hot 70, Note Edge, GT 30

    By adm_imr24 Juni 20261 Views

    Mahasiswa USK Raih Emas di IYBC 2026 dengan Inovasi Hand Cream Berbahan Jamblang dan Nilam

    By adm_imr23 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Dandim Medan Kritik Mahasiswa Langgar Hukum, Militer Dianggap Pembunuh

    24 Juni 2026

    Profil 3 Pemimpin Baru Bapanas yang Akan Dilantik Prabowo Hari Ini

    24 Juni 2026

    Dua Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Siap Buka Pintu Juli

    24 Juni 2026

    Proyek MBG Korupsi Dadan Hindayana Cs, Hasto: Masalah Sudah Ada Sejak Awal

    24 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?