Wisuda STIE Malangkucecwara: Kampus Berusia 55 Tahun Luluskan 86 Mahasiswa, Termasuk yang Lulus Cepat
STIE Malangkucecwara atau yang dikenal sebagai kampus ABM menggelar wisuda semester gasal pada hari Sabtu (18/4/2026). Acara ini tidak hanya menjadi momen penting bagi para lulusan, tetapi juga bertepatan dengan peringatan hari jadi kampus yang ke-55 tahun. Dalam acara tersebut, sebanyak 86 mahasiswa dari tiga program studi berhasil resmi diwisuda.
Wisuda kali ini memiliki makna khusus karena beberapa lulusan mampu menyelesaikan studi lebih cepat dibandingkan rata-rata waktu tempuh pendidikan. Wakil Ketua III STIE Malangkucecwara, Dr Kadarusman Ak MM CA menjelaskan bahwa capaian ini merupakan bukti komitmen dan motivasi tinggi dari para mahasiswa.
“Ada lulusan yang bisa menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa jumlahnya memang tidak banyak, karena persaingan dan tuntutan akademik yang cukup ketat.
Dari total 86 wisudawan, mereka berasal dari program S1 Akuntansi serta S2 Manajemen dan Magister Manajemen (MM). Bahkan, untuk jenjang S2, terdapat beberapa mahasiswa yang mampu lulus dalam waktu tiga hingga empat semester.
Menurut Kadarusman, capaian ini tidak lepas dari komitmen dan motivasi tinggi mahasiswa dalam menjalani proses perkuliahan yang padat. Di tengah berbagai distraksi dan tantangan usia muda, mahasiswa yang mampu fokus menjadi pembeda.
“Untuk bisa lulus cepat jelas butuh effort luar biasa,” katanya. Ia menekankan bahwa tugas kuliah cukup banyak, sementara godaan di usia mahasiswa juga besar. “Jadi yang berhasil biasanya punya komitmen kuat dan motivasi tinggi.”
Selain itu, pihak kampus juga menekankan pentingnya pengembangan keterampilan di luar hard skill dan soft skill yang telah diberikan selama perkuliahan. Hal ini dinilai penting mengingat persaingan di dunia kerja semakin ketat.
“Kami dorong alumni menambah skill di luar itu, termasuk melalui pelatihan tambahan,” tambahnya. Harapannya, para lulusan memiliki bekal lebih untuk bersaing dan mengimplementasikan ilmunya di dunia kerja maupun wirausaha.
Dari hasil pelacakan awal (tracing), sekitar 30-an lulusan sudah terserap di dunia kerja. Kampus akan melakukan tracing lanjutan pada tiga hingga enam bulan setelah wisuda untuk mengukur tingkat penyerapan dan relevansi ilmu yang didapat.
Salah satu wisudawan terbaik, Arsyelia Gantari, menjadi contoh nyata lulusan cepat tersebut. Mahasiswa program studi manajemen ini berhasil menyelesaikan studi dalam waktu 3,5 tahun dengan IPK 3,94. Ia mengungkapkan bahwa kunci kelulusannya adalah memaksimalkan pengambilan mata kuliah setiap semester serta mengambil langkah ekstra di semester akhir dengan menggabungkan magang dan skripsi.
Lulusan SMAN 1 Kota Malang itu menjalani magang di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang holding outsourcing, yang kemudian diperpanjang hingga setelah kelulusannya. “Di semester tujuh saya ambil internship sekaligus skripsi. Memang butuh effort lebih, tapi itu yang membuat saya bisa lulus 3,5 tahun,” tandasnya.






