Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pembaruan klasemen Liga 1: Persaingan juara memanas, Borneo FC naik ke puncak usai kalahkan Persebaya

    9 Maret 2026

    Strategi Banjir Lamongan: Wagub Emil Dardak Siapkan Jaringan Pengaman Baru

    9 Maret 2026

    Pajak Digital: Reformasi Pajak yang Harus Diketahui!

    9 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 10 Maret 2026
    Trending
    • Pembaruan klasemen Liga 1: Persaingan juara memanas, Borneo FC naik ke puncak usai kalahkan Persebaya
    • Strategi Banjir Lamongan: Wagub Emil Dardak Siapkan Jaringan Pengaman Baru
    • Pajak Digital: Reformasi Pajak yang Harus Diketahui!
    • 7 tips agar pasangan percaya dan terbuka padamu
    • FPI Bertemu Prabowo di Istana, Kirim Surat Minta Indonesia Mundur dari Board of Peace
    • PMI Manufaktur Naik, Angin Segar untuk Saham Sektor Industri
    • Satu Tahun di Penjara, Kekayaan Nikita Mirzani Berkurang Drastis
    • Jadwal Imsak dan Buka Puasa Kota Bogor Hari Ini
    • Manfaat dan Risiko Puasa Saat Hamil
    • 12 paket promo buka puasa di Jakarta 2026, mulai Rp99 ribu
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»23 Rakaat dalam 10 Menit, Tradisi Salat Tarawih Cepat di Ponpes Mantenan Blitar Berlangsung Sejak 1907

    23 Rakaat dalam 10 Menit, Tradisi Salat Tarawih Cepat di Ponpes Mantenan Blitar Berlangsung Sejak 1907

    adm_imradm_imr25 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tradisi Salat Tarawih Cepat di Pondok Mantenan yang Berlangsung Selama 119 Tahun

    Di Desa Mantenan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, terdapat sebuah tradisi unik dalam melaksanakan salat tarawih. Tradisi ini sudah berlangsung sejak tahun 1907 atau sekitar 119 tahun lalu. Setiap Ramadan, ratusan jemaah memadati Masjid Pondok Mantenan untuk mengikuti salat isya, tarawih, dan witir yang dilakukan dengan durasi lebih cepat dibandingkan biasanya.

    Salat isya bersama tarawih 20 rakaat dan witir 3 rakaat hanya ditempuh dalam waktu sekitar 10 hingga 13 menit, jauh lebih singkat dari durasi normal yang biasanya mencapai 30 hingga 45 menit. Meski durasinya pendek, namun seluruh rukun dan sunnah dalam salat tetap dijalankan sesuai aturan.

    Antusiasme Jemaah yang Tidak Hanya dari Sekitaran Desa

    Tidak hanya warga Desa Mantenan yang hadir, tetapi juga banyak jemaah dari daerah lain seperti Kediri dan Tulungagung. Pada malam Kamis (19/2/2026), ratusan orang tampak antusias mengikuti salat tarawih yang berlangsung secara cepat. Mereka mulai berkumpul setelah buka puasa dan terus meningkat jumlahnya saat adzan isya berkumandang.

    Masjid Pondok Mantenan memiliki kapasitas sekitar 750 orang, namun tidak semua jemaah bisa masuk ke dalam ruangan. Sebagian dari mereka memilih menggelar sajadah di atas terpal di halaman masjid. Meskipun begitu, mereka tetap khusyuk mengikuti salat yang berlangsung dengan cepat.

    Pengalaman Jemaah yang Menikmati Salat Cepat

    Romadoni (31), salah satu jemaah yang rutin mengikuti salat tarawih di Pondok Mantenan, mengatakan bahwa ia selalu datang setiap Ramadan. Ia menyukai suasana yang ramai dan kesan semangat beribadah yang terasa. Menurutnya, salat tarawih cepat sangat cocok bagi jemaah yang masih muda karena gerakan salatnya tidak terlalu lama.

    “Jarak rumah saya dengan Pondok Mantenan sekitar 1 kilometer. Dari dulu, tiap Ramadan, saya salat tarawih di sini. Saya suka suasananya, selalu ramai, menambah semangat beribadah,” ujarnya.

    Slamet (27), warga Udanawu, juga mengungkapkan alasan ia ikut salat tarawih di Pondok Mantenan. Ia mengatakan bahwa durasi salat yang cepat memungkinkannya untuk segera pulang dan beristirahat setelah salat.

    “Dari dulu sudah ikut salat tarawih di sini. Saya senang salatnya cepat. Bisa segera istirahat,” katanya.

    Sejarah dan Alasan Tradisi Salat Cepat

    Pengasuh Ponpes Mambaul Hikam, KH Muhammad Dliya’uddin Azzamzami atau Gus Dliya’, menjelaskan bahwa tradisi salat tarawih cepat ini dimulai oleh Mbah Abdul Ghofur, pendiri Pondok Mantenan dan kakeknya sendiri. Menurutnya, mbah tersebut mencetuskan salat tarawih cepat sebagai solusi agar umat lebih antusias dalam mengikuti salat.

    Dalam kondisi masa lalu, banyak warga sekitar pondok yang masih mualaf dan mayoritas adalah para pekerja serta petani. Ketika salat tarawih dilakukan dengan durasi normal, banyak dari mereka yang tidak datang ke masjid. Oleh karena itu, Mbah Abdul Ghofur menciptakan sistem salat yang lebih cepat.

    “Setelah dilaksanakan salat tarawih cepat, umat sangat antusias, ikut tarawih sampai akhir Ramadan,” tambah Gus Dliya’.

    Ia juga menegaskan bahwa meskipun salat dilakukan dengan cepat, seluruh rukun dan sunnah tetap dijalankan. Bacaan Alfatihah lengkap, surat-surat, serta sunnah-sunah lainnya tetap dilakukan. Durasi standar salat tarawih di sini sekitar 13-15 menit, namun jika imamnya muda, bisa saja hanya 10 menit.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini: Waspada Hujan Petir di Seluruh Kecamatan

    By adm_imr9 Maret 20260 Views

    Pemkot dan Polresta Malang Perkuat Pengamanan Lebaran 2026, Gerbang Tol Madyopuro Jadi Fokus

    By adm_imr9 Maret 20261 Views

    Wali Kota Blitar Serahkan 200 Becak Listrik untuk Lansia

    By adm_imr9 Maret 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pembaruan klasemen Liga 1: Persaingan juara memanas, Borneo FC naik ke puncak usai kalahkan Persebaya

    9 Maret 2026

    Strategi Banjir Lamongan: Wagub Emil Dardak Siapkan Jaringan Pengaman Baru

    9 Maret 2026

    Pajak Digital: Reformasi Pajak yang Harus Diketahui!

    9 Maret 2026

    7 tips agar pasangan percaya dan terbuka padamu

    9 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?