Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Respons Kapal Induk Trump Pasca Perundingan, Menteri Luar Negeri Iran: Kami Bangsa Berpengalaman dalam Perang

    11 Februari 2026

    Sukseskan HUT 1 Abad NU, Gereja di Malang Sediakan Penginapan Peserta

    11 Februari 2026

    Kamera Kecil, Film Pendek Cemerlang: Sony A6700 Jadi Andalan Kreator Baru

    11 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 11 Februari 2026
    Trending
    • Respons Kapal Induk Trump Pasca Perundingan, Menteri Luar Negeri Iran: Kami Bangsa Berpengalaman dalam Perang
    • Sukseskan HUT 1 Abad NU, Gereja di Malang Sediakan Penginapan Peserta
    • Kamera Kecil, Film Pendek Cemerlang: Sony A6700 Jadi Andalan Kreator Baru
    • Ketangguhan Menghidupkan Mimpi Melalui Musikal Perahu Kertas
    • Jangan Tertipu Brosur, Ini Standar Jarak Tempuh Mobil Listrik
    • Menghancurkan Alam Aceh: Mencuri Warisan Tuhan untuk Generasi Mendatang
    • Inklusivitas dan Kesejahteraan Psikologis di Sekolah Aman dan Nyaman
    • XPENG Indonesia Perkenalkan Mobil Listrik Canggih Berbasis AI di IIMS 2026
    • Persija Kalah 0-2 dari Arema FC di GBK
    • Asal-usul Kue Lapis Legit, Simbol Rezeki Berlapis Saat Imlek di Solo
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Tips»Jangan Tertipu Brosur, Ini Standar Jarak Tempuh Mobil Listrik

    Jangan Tertipu Brosur, Ini Standar Jarak Tempuh Mobil Listrik

    adm_imradm_imr11 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perbedaan Standar Pengujian Jarak Tempuh Mobil Listrik

    Ketika melihat brosur mobil listrik, kamu mungkin terkejut dengan jarak tempuh yang tercantum. Angka tersebut sering kali tidak sesuai dengan realitanya. Misalnya, sebuah brosur mobil listrik menunjukkan jarak tempuh hingga 440 km dalam sekali pengisian daya. Namun, di situs berita tertentu disebutkan bahwa mobil tersebut hanya bisa menempuh 350 km. Mana yang benar? Untuk menjawab pertanyaan ini, penting untuk memahami metode pengukuran jarak tempuh mobil listrik.

    Karakteristik Pengujian CLCT yang Cenderung Optimistis



    Standar China Light-Duty Vehicle Test Cycle (CLTC) adalah metode pengujian khusus yang dikembangkan untuk pasar otomotif Tiongkok. Dalam uji CLTC, mobil listrik dengan baterai 50 kWh sering kali menunjukkan angka jarak tempuh yang sangat menggiurkan, yaitu sekitar 440 km. Angka ini terlihat besar karena metodologi CLTC lebih banyak menyertakan skenario berkendara di jalanan perkotaan yang padat dengan kecepatan rendah serta aktivitas berhenti dan jalan (stop and go).

    Mobil listrik yang efisien saat melaju pelan dan mampu memanfaatkan energi melalui pengereman regeneratif membuat pengujian model CLTC menghasilkan angka jarak tempuh yang fantastis. Namun, perlu dicatat bahwa standar ini kurang mempertimbangkan penggunaan AC yang ekstrem atau gaya berkendara di jalan tol dengan kecepatan tinggi. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang tinggal di wilayah dengan lalu lintas macet, angka CLTC mungkin terasa lebih relevan, meskipun tetap sulit dicapai secara konsisten dalam penggunaan harian yang dinamis.

    Standar WLTP sebagai Tolok Ukur yang Lebih Mendekati Realitas



    Berbeda dengan standar dari Tiongkok, Worldwide Harmonized Light Vehicles Test Procedure (WLTP) merupakan standar internasional yang digunakan secara luas di Eropa dan banyak negara lainnya. Untuk varian baterai 50 kWh yang sama, WLTP mencatatkan angka yang jauh lebih konservatif, yakni sekitar 345 km. Perbedaan sekitar 95 km ini terjadi karena WLTP menggunakan siklus pengujian yang lebih ketat, durasi yang lebih lama, serta variasi kecepatan yang lebih tinggi dan realistis.

    Uji WLTP mencakup simulasi berkendara di jalan pinggiran kota hingga jalan tol, di mana hambatan angin dan beban kerja motor listrik jauh lebih besar. Karena menyertakan variabel beban kendaraan dan kondisi lingkungan yang lebih beragam, angka 345 km dari WLTP dianggap sebagai panduan yang lebih jujur bagi pengemudi. Meskipun angka ini terlihat “lebih sedikit” di atas kertas, nilai tersebut memberikan gambaran yang lebih aman bagi pemilik mobil saat merencanakan perjalanan jarak jauh agar terhindar dari risiko kehabisan daya di tengah jalan.

    Faktor Eksternal yang Memengaruhi Efisiensi Baterai 50 kWh



    Terlepas dari apakah sebuah mobil menggunakan label 440 km (CLTC) atau 345 km (WLTP), performa baterai 50 kWh di lapangan tetap akan sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan dan kebiasaan pengemudi. Penggunaan suhu pendingin kabin yang terlalu rendah di cuaca panas Indonesia, beban muatan penumpang yang penuh, hingga tekanan ban yang tidak ideal dapat menggerus daya tahan baterai dengan cepat. Baterai berkapasitas menengah ini menuntut manajemen energi yang lebih bijak dibandingkan dengan varian baterai besar yang mencapai 70 kWh ke atas.

    Memahami bahwa angka di brosur hanyalah hasil pengujian di laboratorium sangatlah penting. Sangat disarankan bagi setiap pemilik kendaraan listrik untuk selalu menyisakan cadangan daya sekitar 10 hingga 20 persen sebagai langkah antisipasi. Dengan mengetahui perbedaan antara 440 km dan 345 km tersebut, pemilihan strategi pengisian daya dapat dilakukan secara lebih matang, sehingga kenyamanan berkendara tetap terjaga tanpa harus merasa khawatir berlebihan mengenai sisa energi yang tersedia di dalam baterai.

    Mobil Listrik dan Hybrid Baru di IIMS 2026, Apa Saja?

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Surabaya Bangun PLTSa Kedua, Sampah Gresik hingga Lamongan Jadi Sumber Listrik

    By adm_imr11 Februari 20261 Views

    Chelsea Tawarkan Rp2 Triliun untuk Striker Juventus

    By adm_imr11 Februari 202641 Views

    Mobil listrik murah menggemparkan, LCGC kehilangan daya tarik?

    By adm_imr11 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Respons Kapal Induk Trump Pasca Perundingan, Menteri Luar Negeri Iran: Kami Bangsa Berpengalaman dalam Perang

    11 Februari 2026

    Sukseskan HUT 1 Abad NU, Gereja di Malang Sediakan Penginapan Peserta

    11 Februari 2026

    Kamera Kecil, Film Pendek Cemerlang: Sony A6700 Jadi Andalan Kreator Baru

    11 Februari 2026

    Ketangguhan Menghidupkan Mimpi Melalui Musikal Perahu Kertas

    11 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?