Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Infinix Note 50X 5G NFC 2026, Ponsel 5G Murah dengan Baterai Tahan Lama dan Fitur Lengkap untuk Milenial

    16 Februari 2026

    Tindakan nyata dukung perkembangan anak melalui petualangan sains

    16 Februari 2026

    5 transportasi praktis dari Depok ke Bandung untuk liburan singkat

    16 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 16 Februari 2026
    Trending
    • Infinix Note 50X 5G NFC 2026, Ponsel 5G Murah dengan Baterai Tahan Lama dan Fitur Lengkap untuk Milenial
    • Tindakan nyata dukung perkembangan anak melalui petualangan sains
    • 5 transportasi praktis dari Depok ke Bandung untuk liburan singkat
    • Apa Itu Sistem Idling Stop? Ini Penjelasan Singkatnya
    • Rela Jadi Istri Kedua, Ratu Rizky Nabila Bongkar Sisi Lain Pesulap Merah di Balik Layar: Saya Cinta
    • 5 Kehebatan Paling Kuat di Jujutsu Kaisen, Apa Saja?
    • Sikap Jelas Indonesia Soal Gaza Meski Israel Dekat dengan Dewan Perdamaian
    • Chiki Fawzi Berterima Kasih Bintangi Film Keluarga, Kisahnya Mengungkit Luka Lama
    • Peluncuran Global E4, SUV Listrik Pertama Lepas di IIMS 2026
    • Pelatih Semen Padang Waspadai Gabi, Antonic Sebut Arema Berbeda
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Menghitung Hari Menuju Ramadhan 2026: Adab dan Doa Ziarah Kubur

    Menghitung Hari Menuju Ramadhan 2026: Adab dan Doa Ziarah Kubur

    adm_imradm_imr15 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tradisi Ziarah Kubur Menjelang Ramadan

    Menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat sering melakukan tradisi ziarah kubur. Tradisi ini tidak hanya sekadar kebiasaan turun-temurun, tetapi memiliki landasan syariat yang kuat dalam Islam. Ziarah kubur dilakukan sebagai bentuk pengingat akan kehidupan akhirat dan kesadaran akan kematian.

    Pada tahun 2026 atau 1447 Hijriah, Ramadan akan dimulai pada bulan Februari. PP Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadhan 2026 bertepatan dengan Rabu, 18 Februari 2026. Sementara itu, pemerintah akan menentukan awal puasa berdasarkan sidang isbat yang akan diadakan pada Selasa, 17 Februari 2026.

    Tradisi ziarah kubur bukan sekadar ritual musiman, tetapi juga menjadi momen refleksi diri. Bulan Ramadan identik dengan ampunan, doa, dan perenungan. Dengan menjelang Ramadan, ziarah kubur menjadi lebih bermakna karena menjadi pengingat bahwa Ramadan bisa jadi adalah kesempatan yang belum tentu terulang.

    Dasar Syariat Ziarah Kubur

    Dalam Islam, ziarah kubur dianjurkan kapan saja sebagai pengingat akan kehidupan akhirat. Rasulullah SAW bersabda:

    “Sesungguhnya dahulu aku telah melarang kalian berziarah kubur, maka kini ziarahilah kuburan (karena yang demikian dapat mengingatkan kalian pada akhirat) (dan dengan menziarahi kubur adalah menambah kebaikan.)”

    Hadis ini menjadi dasar utama hukum ziarah kubur. Awalnya dilarang karena kekhawatiran praktik syirik pada masa awal Islam, kemudian diperbolehkan setelah akidah umat menguat.

    Dalam buku Ahkaamul Janaa’iz wa Bida’ihaa karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani dijelaskan bahwa ziarah kubur memiliki fungsi edukatif, menumbuhkan kesadaran akan kematian dan mendorong persiapan amal.

    Hukum Ziarah Kubur dalam Islam

    Mayoritas ulama dari mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali sepakat bahwa hukum ziarah kubur adalah sunnah bagi laki-laki. Untuk perempuan, terdapat perbedaan pendapat, namun jumhur ulama membolehkan selama tidak menimbulkan kemungkaran.

    Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu’ Syarah al-Muhadzdzab menyebutkan bahwa ziarah kubur dianjurkan karena mengandung pelajaran tentang kefanaan dunia dan mendorong zuhud terhadap kehidupan sementara.

    Al-Qur’an sendiri mengingatkan manusia agar tidak lalai terhadap akhirat:

    “Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur.” (QS At-Takatsur: 1-2)

    Ayat ini menegaskan bahwa kematian adalah kepastian yang akan didatangi setiap manusia.

    Keutamaan Ziarah Kubur

    Ziarah kubur bukan hanya amalan simbolik. Ia mengandung keutamaan spiritual. Dalam buku 3 Golongan Musuh Allah pada Hari Kiamat karya Rizem Aizid disebutkan bahwa orang yang rutin berziarah dengan niat yang benar akan memperoleh pahala dan kelembutan hati. Tradisi ini juga mempererat hubungan doa antara yang hidup dan yang telah wafat.

    Syekh Abbas al-Qummi dalam Mafatih al-Jinan menjelaskan bahwa membaca doa dan ayat Al-Qur’an di makam menjadi bentuk sedekah spiritual yang pahalanya sampai kepada mayit, menurut sebagian riwayat.

    Momentum menjelang Ramadan membuat ziarah kubur semakin terasa sebagai pengingat: apakah kita sudah cukup bekal sebelum memasuki bulan penuh ampunan?

    Doa Ziarah Kubur Sesuai Sunnah

    Berikut bacaan doa yang dianjurkan ketika berziarah:

    1. Salam kepada Penghuni Kubur

      Assalamu’alaikum dara qaumin mu’minin, wa inna insya Allahu bikum lahiqun.

      Artinya: “Semoga keselamatan tercurah kepada kalian wahai penghuni kubur dari kaum mukmin. Dan sesungguhnya kami, insya Allah, akan menyusul kalian.”

    2. Membaca Istighfar

      Astaghfirullahal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih.

      Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan terus-menerus mengurus makhluk-Nya, dan aku bertobat kepada-Nya.”

    3. Membaca Surah Al Fatihah

    4. Membaca Surah Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas

    5. Membaca Kalimat Tahlil

      Laailaaha Illallah.

      Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah.”

    6. Membaca Doa Ziarah Kubur

      Allahummaghfirlahu war hamhu wa ‘aafihii wa’fu anhu, wa akrim nuzuulahu wawassi’ madhalahu, waghsilhu bil maa’i watssalji walbaradi, wa naqqìhì, mìnaddzzunubi wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì.

      Artinya: “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.”

    Perhatikan Adab Ziarah Kubur

    Agar ziarah tetap dalam koridor syariat, ada sejumlah adab yang perlu dijaga:

    • Disunnahkan dalam keadaan suci atau berwudhu.
    • Mengucapkan salam saat memasuki area pemakaman.
    • Menghadap kiblat ketika berdoa.
    • Tidak duduk, menginjak, atau bersandar di atas kuburan.
    • Menghindari sikap berlebihan seperti meminta kepada penghuni kubur atau menjadikan makam sebagai tempat ritual yang tidak dicontohkan.

    Ziarah Kubur dan Spirit Ramadan

    Menjelang Ramadan, ziarah kubur sering kali menjadi momentum memperbaiki hubungan dengan keluarga yang telah wafat sekaligus memperbaiki hubungan dengan Allah. Rasulullah SAW pernah menziarahi makam ibunya dan menangis, sebagaimana diriwayatkan Imam Muslim.

    Tangisan itu bukan tanda kelemahan, melainkan bentuk kasih sayang dan kesadaran bahwa hidup memiliki batas. Ramadan adalah bulan ampunan. Ziarah kubur mengingatkan bahwa suatu hari, orang lainlah yang akan berdiri di sisi makam kita, mendoakan hal yang sama.

    Pertanyaannya, jika Ramadan tahun ini menjadi yang terakhir bagi kita, sudahkah hati benar-benar siap? Ziarah kubur menjelang Ramadan bukan sekadar tradisi, melainkan undangan untuk membersihkan diri sebelum memasuki bulan yang penuh rahmat.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Menghitung Hari Ramadhan 2026: Prioritaskan Bayar Utang Puasa atau Minta Maaf?

    By adm_imr15 Februari 20260 Views

    Ramadan 1447 H/2026: Hukum Berhubungan Badan Saat Puasa Pasutri Menurut Ustadz Abdul Somad

    By adm_imr15 Februari 20260 Views

    Jadwal Imsak Ramadhan 2026 Kemenag untuk Kabupaten Kukar, Lengkap Waktu Berbuka

    By adm_imr15 Februari 202610 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Infinix Note 50X 5G NFC 2026, Ponsel 5G Murah dengan Baterai Tahan Lama dan Fitur Lengkap untuk Milenial

    16 Februari 2026

    Tindakan nyata dukung perkembangan anak melalui petualangan sains

    16 Februari 2026

    5 transportasi praktis dari Depok ke Bandung untuk liburan singkat

    16 Februari 2026

    Apa Itu Sistem Idling Stop? Ini Penjelasan Singkatnya

    16 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?