Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Bahaya Vitamin D Berlebih: Mulai dari Suplemen hingga Risiko Serius

    25 April 2026

    Harga BBM 19 April 2026, Cek Dulu Harga Pertamax, Pertadex, Dexlite di Babel

    25 April 2026

    Perayaan 242 Tahun Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk: Momentum Perkuat Harmoni

    25 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 25 April 2026
    Trending
    • Bahaya Vitamin D Berlebih: Mulai dari Suplemen hingga Risiko Serius
    • Harga BBM 19 April 2026, Cek Dulu Harga Pertamax, Pertadex, Dexlite di Babel
    • Perayaan 242 Tahun Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk: Momentum Perkuat Harmoni
    • Cara Great Eastern Life Pertahankan Rasio Klaim Kesehatan
    • Guru SMAN 1 Purwakarta yang Viral Dihina Siswa, Tegas dan Disegani
    • DPRD Jatim Kembangkan Gerakan TOSS TBC, Warga Diimbau Waspadai Batuk Lebih Dari 2 Minggu
    • Syukuran Panen Desa Gong Solok Malinau, Tradisi Makan Daun Pisang Bangkitkan Kearifan Lokal
    • Kemah Siswa Tetap Efektif dalam Pembentukan Karakter Anak
    • 5 destinasi wisata menarik di Cirebon dengan pemandangan indah dari pantai hingga bukit
    • Ramalan Keberuntungan 12 Shio, Senin 20 April 2026: Shio Ayam Dapat Cuan Berlimpah
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Menghitung Hari Menuju Ramadhan 2026: Adab dan Doa Ziarah Kubur

    Menghitung Hari Menuju Ramadhan 2026: Adab dan Doa Ziarah Kubur

    adm_imradm_imr15 Februari 20266 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tradisi Ziarah Kubur Menjelang Ramadan

    Menjelang bulan suci Ramadan, masyarakat sering melakukan tradisi ziarah kubur. Tradisi ini tidak hanya sekadar kebiasaan turun-temurun, tetapi memiliki landasan syariat yang kuat dalam Islam. Ziarah kubur dilakukan sebagai bentuk pengingat akan kehidupan akhirat dan kesadaran akan kematian.

    Pada tahun 2026 atau 1447 Hijriah, Ramadan akan dimulai pada bulan Februari. PP Muhammadiyah telah menetapkan awal puasa Ramadhan 2026 bertepatan dengan Rabu, 18 Februari 2026. Sementara itu, pemerintah akan menentukan awal puasa berdasarkan sidang isbat yang akan diadakan pada Selasa, 17 Februari 2026.

    Tradisi ziarah kubur bukan sekadar ritual musiman, tetapi juga menjadi momen refleksi diri. Bulan Ramadan identik dengan ampunan, doa, dan perenungan. Dengan menjelang Ramadan, ziarah kubur menjadi lebih bermakna karena menjadi pengingat bahwa Ramadan bisa jadi adalah kesempatan yang belum tentu terulang.

    Dasar Syariat Ziarah Kubur

    Dalam Islam, ziarah kubur dianjurkan kapan saja sebagai pengingat akan kehidupan akhirat. Rasulullah SAW bersabda:

    “Sesungguhnya dahulu aku telah melarang kalian berziarah kubur, maka kini ziarahilah kuburan (karena yang demikian dapat mengingatkan kalian pada akhirat) (dan dengan menziarahi kubur adalah menambah kebaikan.)”

    Hadis ini menjadi dasar utama hukum ziarah kubur. Awalnya dilarang karena kekhawatiran praktik syirik pada masa awal Islam, kemudian diperbolehkan setelah akidah umat menguat.

    Dalam buku Ahkaamul Janaa’iz wa Bida’ihaa karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani dijelaskan bahwa ziarah kubur memiliki fungsi edukatif, menumbuhkan kesadaran akan kematian dan mendorong persiapan amal.

    Hukum Ziarah Kubur dalam Islam

    Mayoritas ulama dari mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali sepakat bahwa hukum ziarah kubur adalah sunnah bagi laki-laki. Untuk perempuan, terdapat perbedaan pendapat, namun jumhur ulama membolehkan selama tidak menimbulkan kemungkaran.

    Imam An-Nawawi dalam Al-Majmu’ Syarah al-Muhadzdzab menyebutkan bahwa ziarah kubur dianjurkan karena mengandung pelajaran tentang kefanaan dunia dan mendorong zuhud terhadap kehidupan sementara.

    Al-Qur’an sendiri mengingatkan manusia agar tidak lalai terhadap akhirat:

    “Bermegah-megahan telah melalaikan kamu, sampai kamu masuk ke dalam kubur.” (QS At-Takatsur: 1-2)

    Ayat ini menegaskan bahwa kematian adalah kepastian yang akan didatangi setiap manusia.

    Keutamaan Ziarah Kubur

    Ziarah kubur bukan hanya amalan simbolik. Ia mengandung keutamaan spiritual. Dalam buku 3 Golongan Musuh Allah pada Hari Kiamat karya Rizem Aizid disebutkan bahwa orang yang rutin berziarah dengan niat yang benar akan memperoleh pahala dan kelembutan hati. Tradisi ini juga mempererat hubungan doa antara yang hidup dan yang telah wafat.

    Syekh Abbas al-Qummi dalam Mafatih al-Jinan menjelaskan bahwa membaca doa dan ayat Al-Qur’an di makam menjadi bentuk sedekah spiritual yang pahalanya sampai kepada mayit, menurut sebagian riwayat.

    Momentum menjelang Ramadan membuat ziarah kubur semakin terasa sebagai pengingat: apakah kita sudah cukup bekal sebelum memasuki bulan penuh ampunan?

    Doa Ziarah Kubur Sesuai Sunnah

    Berikut bacaan doa yang dianjurkan ketika berziarah:

    1. Salam kepada Penghuni Kubur

      Assalamu’alaikum dara qaumin mu’minin, wa inna insya Allahu bikum lahiqun.

      Artinya: “Semoga keselamatan tercurah kepada kalian wahai penghuni kubur dari kaum mukmin. Dan sesungguhnya kami, insya Allah, akan menyusul kalian.”

    2. Membaca Istighfar

      Astaghfirullahal ‘azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyum wa atubu ilaih.

      Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup dan terus-menerus mengurus makhluk-Nya, dan aku bertobat kepada-Nya.”

    3. Membaca Surah Al Fatihah

    4. Membaca Surah Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas

    5. Membaca Kalimat Tahlil

      Laailaaha Illallah.

      Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah.”

    6. Membaca Doa Ziarah Kubur

      Allahummaghfirlahu war hamhu wa ‘aafihii wa’fu anhu, wa akrim nuzuulahu wawassi’ madhalahu, waghsilhu bil maa’i watssalji walbaradi, wa naqqìhì, mìnaddzzunubi wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu mìnad danasì.

      Artinya: “Ya Allah, berilah ampunan dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.”

    Perhatikan Adab Ziarah Kubur

    Agar ziarah tetap dalam koridor syariat, ada sejumlah adab yang perlu dijaga:

    • Disunnahkan dalam keadaan suci atau berwudhu.
    • Mengucapkan salam saat memasuki area pemakaman.
    • Menghadap kiblat ketika berdoa.
    • Tidak duduk, menginjak, atau bersandar di atas kuburan.
    • Menghindari sikap berlebihan seperti meminta kepada penghuni kubur atau menjadikan makam sebagai tempat ritual yang tidak dicontohkan.

    Ziarah Kubur dan Spirit Ramadan

    Menjelang Ramadan, ziarah kubur sering kali menjadi momentum memperbaiki hubungan dengan keluarga yang telah wafat sekaligus memperbaiki hubungan dengan Allah. Rasulullah SAW pernah menziarahi makam ibunya dan menangis, sebagaimana diriwayatkan Imam Muslim.

    Tangisan itu bukan tanda kelemahan, melainkan bentuk kasih sayang dan kesadaran bahwa hidup memiliki batas. Ramadan adalah bulan ampunan. Ziarah kubur mengingatkan bahwa suatu hari, orang lainlah yang akan berdiri di sisi makam kita, mendoakan hal yang sama.

    Pertanyaannya, jika Ramadan tahun ini menjadi yang terakhir bagi kita, sudahkah hati benar-benar siap? Ziarah kubur menjelang Ramadan bukan sekadar tradisi, melainkan undangan untuk membersihkan diri sebelum memasuki bulan yang penuh rahmat.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Ibadah: Penghubung Jiwa Manusia dengan Allah, Kata Prof Muhibbuththabary

    By adm_imr25 April 20266 Views

    Khutbah Jumat: Keterbukaan Relasi Suami-Istri dalam Islam

    By adm_imr25 April 20261 Views

    Sholat Jumat: Niat dan Tata Cara Qobliyah serta Badiyah

    By adm_imr25 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Bahaya Vitamin D Berlebih: Mulai dari Suplemen hingga Risiko Serius

    25 April 2026

    Harga BBM 19 April 2026, Cek Dulu Harga Pertamax, Pertadex, Dexlite di Babel

    25 April 2026

    Perayaan 242 Tahun Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk: Momentum Perkuat Harmoni

    25 April 2026

    Cara Great Eastern Life Pertahankan Rasio Klaim Kesehatan

    25 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?