Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Media asing laporkan 2 prajurit TNI gugur di Lebanon akibat serangan Israel, total jadi 3 orang

    6 April 2026

    Ke Gresik, Gus Ipul Dapat Sambutan Pidato 4 Bahasa dari Siswa Sekolah Rakyat

    6 April 2026

    Ditreskrimsus Maluku Ungkap Kronologi 46 Karung Sianida Hartini

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Media asing laporkan 2 prajurit TNI gugur di Lebanon akibat serangan Israel, total jadi 3 orang
    • Ke Gresik, Gus Ipul Dapat Sambutan Pidato 4 Bahasa dari Siswa Sekolah Rakyat
    • Ditreskrimsus Maluku Ungkap Kronologi 46 Karung Sianida Hartini
    • DPRD Kota Malang Dorong Regulasi dan Peran Orang Tua Atas Pembatasan Media Sosial Anak
    • 7 Larangan Saat Terinfeksi Campak, Jangan Lakukan Ini!
    • 7 Masalah Kesehatan dari Minuman Bersoda
    • Banyak Peserta Piala Dunia 2026 Terancam Kerugian Finansial, Apa Penyebabnya?
    • Jadwal Kapal Pelni Biak-Makassar April 2026: KM Ciremai dan KM Sinabung
    • Sejarah Singkat Hari Film Nasional
    • Perbedaan Mobil Mild Hybrid dan Full Hybrid
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Iran Harus Selamatkan Wajah Trump

    Iran Harus Selamatkan Wajah Trump

    adm_imradm_imr22 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pertemuan antara delegasi Iran dan Amerika Serikat (AS) di Jenewa, Swiss, pada 17 Februari menjadi momen penting dalam upaya menciptakan perdamaian. Perundingan ini merupakan kelanjutan dari putaran pertama yang dilakukan di Oman pasca-perang 12 hari antara Iran dan Israel-AS tahun lalu. Meski begitu, peluang keberhasilannya tergolong rendah. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor yang melibatkan kepentingan politik dan militer kedua negara.

    Presiden AS Donald Trump telah mengambil langkah-langkah besar-besaran untuk menekan Iran. Pemobilisan aset militer AS seperti kapal induk USS Abraham Lincoln dan gugus tempur kapal perang, serta kapal induk USS Gerald Ford yang membawa 75 jet tempur, menunjukkan komitmen Washington untuk memperkuat tekanan terhadap Iran. Namun, Iran tidak dalam posisi untuk menyerah meskipun ekonomi mereka sedang dalam kondisi sulit dan kapasitas militernya merosot.

    Tuntutan AS terhadap Iran sangat ekstrem. Iran diminta untuk menghentikan seluruh program nuklirnya, membatasi program rudal, serta memutus hubungan dengan jaringan proksinya di Irak, Lebanon, Palestina, dan Yaman. Di sisi lain, retorika ancaman perang antara Trump dan pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, semakin meningkat. Latihan militer besar-besaran oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) di Selat Hormuz menunjukkan bahwa Iran siap bertempur jika diperlukan.

    Perundingan tiga jam di Geneva memberi harapan bahwa perdamaian masih mungkin tercapai jika konsesi yang ditawarkan Iran dapat diterima oleh Trump. Meski demikian, hasilnya masih tergantung pada kemampuan kedua pihak untuk menemukan titik temu.

    Proyek Netanyahu

    Tuntutan Trump terhadap Iran berbeda dari yang ia ajukan saat ia mundur dari kesepakatan multilateral Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) pada 2018. Pada masa itu, ia ingin memaksa Iran merundingkan kembali JCPOA yang tidak memuaskan Israel di bawah PM Benjamin Netanyahu. Tuntutan tersebut juga mendapat dukungan dari lobi Yahudi AIPAC, kaum hawkish di Partai Republik, dan komunitas Evangelis.

    Pertemuan Trump dengan Netanyahu di Mar-a-Lago pada 29 Desember 2023 menunjukkan adanya koordinasi antara keduanya dalam menghadapi isu Iran. AS mengirim 6.000 unit Starlink ke Iran untuk merespons blackout internet yang dilakukan rezim mullah, mendorong demonstran untuk menduduki lembaga pemerintah, dan menjanjikan bantuan jika aparat Iran masih menembaki demonstran.

    Strategi Pemerintahan Trump di Timur Tengah

    Strategi pemerintahan Trump di Timur Tengah beririsan dengan kepentingan Israel. Dalam konsep Strategi Keamanan Nasional AS yang dirilis tahun lalu, Washington tidak lagi memprioritaskan Timur Tengah dalam kebijakan luar negerinya. Untuk itu, Israel harus diperkuat agar bisa mempertahankan dirinya sendiri. Namun, situasi politik di kawasan telah berubah setelah pecah perang 7 Oktober 2023.

    Kini, Israel bukan lagi dianggap sebagai ancaman nyata oleh Arab. Rezim Bashar al-Assad di Suriah, musuh Arab sekaligus sekutu Iran, telah runtuh. Di bawah pemerintahan baru Suriah, Saudi menjalin hubungan erat dengannya. Riyadh juga memperkuat pengaruhnya di Lebanon setelah Hezbollah melemah.

    Perang yang Tidak Masuk Akal

    Iran dikenal sebagai perunding ulung. Namun, apakah dia akan berhasil membawa Trump pada perdamaian komprehensif? Ada beberapa hal yang memungkinkan hal itu terjadi. Pertama, posisi politik Trump di kawasan lemah. Tidak ada satupun negara di kawasan bersedia mendukung serangan AS ke Iran. Dampaknya tak tertanggungkan. Mereka bukan hanya menanggung serangan balasan Iran, tapi juga keterlibatan proksi Iran seperti Kataib Hezbollah (Irak), Houthi (Yaman), dan Hizbullah (Lebanon).

    Kedua, kendati militer AS terkuat di dunia, AS tidak akan memenangkan perang melawan Iran. Target serangan AS di Iran bisa sukses, tapi kecil kemungkinannya bisa menghasilkan penggantian rezim karena tidak ada kelompok oposisi yang kuat dan kredibel. Sebaliknya, serangan AS justru akan menyatukan rakyat Iran.

    Kesimpulan

    Perundingan di Geneva adalah peluang menghindari perang yang merugikan seluruh dunia. Setelah perundingan, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan pemahaman tentang prinsip-prinsip pedoman kesepakatan telah dicapai. Iran bersedia mereduksi tingkat pengayaan uranium hingga ke aras yang diizinkan oleh Pakta Nonproliferasi Nuklir (NPT). Namun, sebagai imbalan, Iran menuntut pencabutan semua sanksi AS.

    Kalau dalam perundingan berikutnya – kalau perundingan akan terjadi – mungkin Iran bisa menambah konsesi berupa kesediaannya mengurangi atau bahkan memutuskan pertaliannya dengan proksi-proksinya, posisi Iran di mata negara-negara Arab kian kuat. Sebaliknya, posisi AS dan Israel semakin lemah. Jika konsesi Iran ditolak AS, perang tak bisa dihindari, dan dunia siap-siap menghadapi krisis ekonomi yang serius. Indonesia harus siap-siap menghadapi dampak buruk ini.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    17 Tahun Menunggu, Almira Yudhoyono Akhirnya Punya Adik Laki-laki

    By adm_imr6 April 20260 Views

    Prabowo Hadiri Penandatanganan 11 MoU Investasi Indonesia-Jepang Senilai Rp401,71 Triliun

    By adm_imr6 April 20261 Views

    Purnawirawan TNI dan 9 Jenderal Gugat Polda Metro Jaya Soal Kasus Ijazah Jokowi

    By adm_imr6 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Media asing laporkan 2 prajurit TNI gugur di Lebanon akibat serangan Israel, total jadi 3 orang

    6 April 2026

    Ke Gresik, Gus Ipul Dapat Sambutan Pidato 4 Bahasa dari Siswa Sekolah Rakyat

    6 April 2026

    Ditreskrimsus Maluku Ungkap Kronologi 46 Karung Sianida Hartini

    6 April 2026

    DPRD Kota Malang Dorong Regulasi dan Peran Orang Tua Atas Pembatasan Media Sosial Anak

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?