Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Suporter Timnas Indonesia Serbu Stadion Usai Kalah di FIFA Series 2026, Ucap Ini Secara Kompak

    5 April 2026

    Harga BBM Subsidi Masih Bisa Naik Meski Harga Non Subsidi Turun

    4 April 2026

    Angin Kencang Rusak Rumah dan RSUD Ploso di Jombang

    4 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 5 April 2026
    Trending
    • Suporter Timnas Indonesia Serbu Stadion Usai Kalah di FIFA Series 2026, Ucap Ini Secara Kompak
    • Harga BBM Subsidi Masih Bisa Naik Meski Harga Non Subsidi Turun
    • Angin Kencang Rusak Rumah dan RSUD Ploso di Jombang
    • Ultimatum Noel untuk Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pemimpin KPK Harus Mundur
    • Alasan Proyek PSEL Tidak Jadi Dibangun di Malang, Lahan dan Biaya Tinggi Jadi Penyebab Utama
    • 10 Makanan Pencerah Kulit yang Wajib Diketahui
    • Lima Bakmi Lezat di Jakarta Selatan untuk Makan Siang yang Menggugah Selera
    • Ayaka Miura vs. Chihiro Sawada, Dua Pertandingan MMA Lainnya Memeriahkan ONE Samurai 1
    • Mengunjungi Pohon Purba di Lombok Timur yang Dikelola Warga Binaan Lapas
    • Pahlawan Film The Hostage: Kisah Nyata TNI AL Selamatkan Sandera di Selat Malaka
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Malang Raya»23 Rakaat dalam 10 Menit, Tradisi Salat Tarawih Cepat di Ponpes Mantenan Blitar Berlangsung Sejak 1907

    23 Rakaat dalam 10 Menit, Tradisi Salat Tarawih Cepat di Ponpes Mantenan Blitar Berlangsung Sejak 1907

    adm_imradm_imr25 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tradisi Salat Tarawih Cepat di Pondok Mantenan yang Berlangsung Selama 119 Tahun

    Di Desa Mantenan, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar, terdapat sebuah tradisi unik dalam melaksanakan salat tarawih. Tradisi ini sudah berlangsung sejak tahun 1907 atau sekitar 119 tahun lalu. Setiap Ramadan, ratusan jemaah memadati Masjid Pondok Mantenan untuk mengikuti salat isya, tarawih, dan witir yang dilakukan dengan durasi lebih cepat dibandingkan biasanya.

    Salat isya bersama tarawih 20 rakaat dan witir 3 rakaat hanya ditempuh dalam waktu sekitar 10 hingga 13 menit, jauh lebih singkat dari durasi normal yang biasanya mencapai 30 hingga 45 menit. Meski durasinya pendek, namun seluruh rukun dan sunnah dalam salat tetap dijalankan sesuai aturan.

    Antusiasme Jemaah yang Tidak Hanya dari Sekitaran Desa

    Tidak hanya warga Desa Mantenan yang hadir, tetapi juga banyak jemaah dari daerah lain seperti Kediri dan Tulungagung. Pada malam Kamis (19/2/2026), ratusan orang tampak antusias mengikuti salat tarawih yang berlangsung secara cepat. Mereka mulai berkumpul setelah buka puasa dan terus meningkat jumlahnya saat adzan isya berkumandang.

    Masjid Pondok Mantenan memiliki kapasitas sekitar 750 orang, namun tidak semua jemaah bisa masuk ke dalam ruangan. Sebagian dari mereka memilih menggelar sajadah di atas terpal di halaman masjid. Meskipun begitu, mereka tetap khusyuk mengikuti salat yang berlangsung dengan cepat.

    Pengalaman Jemaah yang Menikmati Salat Cepat

    Romadoni (31), salah satu jemaah yang rutin mengikuti salat tarawih di Pondok Mantenan, mengatakan bahwa ia selalu datang setiap Ramadan. Ia menyukai suasana yang ramai dan kesan semangat beribadah yang terasa. Menurutnya, salat tarawih cepat sangat cocok bagi jemaah yang masih muda karena gerakan salatnya tidak terlalu lama.

    “Jarak rumah saya dengan Pondok Mantenan sekitar 1 kilometer. Dari dulu, tiap Ramadan, saya salat tarawih di sini. Saya suka suasananya, selalu ramai, menambah semangat beribadah,” ujarnya.

    Slamet (27), warga Udanawu, juga mengungkapkan alasan ia ikut salat tarawih di Pondok Mantenan. Ia mengatakan bahwa durasi salat yang cepat memungkinkannya untuk segera pulang dan beristirahat setelah salat.

    “Dari dulu sudah ikut salat tarawih di sini. Saya senang salatnya cepat. Bisa segera istirahat,” katanya.

    Sejarah dan Alasan Tradisi Salat Cepat

    Pengasuh Ponpes Mambaul Hikam, KH Muhammad Dliya’uddin Azzamzami atau Gus Dliya’, menjelaskan bahwa tradisi salat tarawih cepat ini dimulai oleh Mbah Abdul Ghofur, pendiri Pondok Mantenan dan kakeknya sendiri. Menurutnya, mbah tersebut mencetuskan salat tarawih cepat sebagai solusi agar umat lebih antusias dalam mengikuti salat.

    Dalam kondisi masa lalu, banyak warga sekitar pondok yang masih mualaf dan mayoritas adalah para pekerja serta petani. Ketika salat tarawih dilakukan dengan durasi normal, banyak dari mereka yang tidak datang ke masjid. Oleh karena itu, Mbah Abdul Ghofur menciptakan sistem salat yang lebih cepat.

    “Setelah dilaksanakan salat tarawih cepat, umat sangat antusias, ikut tarawih sampai akhir Ramadan,” tambah Gus Dliya’.

    Ia juga menegaskan bahwa meskipun salat dilakukan dengan cepat, seluruh rukun dan sunnah tetap dijalankan. Bacaan Alfatihah lengkap, surat-surat, serta sunnah-sunah lainnya tetap dilakukan. Durasi standar salat tarawih di sini sekitar 13-15 menit, namun jika imamnya muda, bisa saja hanya 10 menit.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Alasan Proyek PSEL Tidak Jadi Dibangun di Malang, Lahan dan Biaya Tinggi Jadi Penyebab Utama

    By adm_imr4 April 20261 Views

    Libur Lebaran, Stasiun di Malang Raya Layani 155.419 Penumpang

    By adm_imr4 April 20261 Views

    Program MBG Malang Kembali Berjalan, Pengawasan Diperketat Pasca Evaluasi Menu

    By adm_imr4 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Suporter Timnas Indonesia Serbu Stadion Usai Kalah di FIFA Series 2026, Ucap Ini Secara Kompak

    5 April 2026

    Harga BBM Subsidi Masih Bisa Naik Meski Harga Non Subsidi Turun

    4 April 2026

    Angin Kencang Rusak Rumah dan RSUD Ploso di Jombang

    4 April 2026

    Ultimatum Noel untuk Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Pemimpin KPK Harus Mundur

    4 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?