Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Harita Nickel tingkatkan SDM Pulau Obi Halmahera Selatan melalui pendidikan berkualitas

    6 April 2026

    Update Terkini: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Trump Kirim Pasukan Penerjun AS

    6 April 2026

    Kapan UTBK SNBT 2026 Dimulai? Ini Skor yang Harus Dicapai Calon Maba!

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Harita Nickel tingkatkan SDM Pulau Obi Halmahera Selatan melalui pendidikan berkualitas
    • Update Terkini: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Trump Kirim Pasukan Penerjun AS
    • Kapan UTBK SNBT 2026 Dimulai? Ini Skor yang Harus Dicapai Calon Maba!
    • Semua Kendaraan Harus Listrik: Dua Tantangan Besar Mewujudkan Ide Prabowo
    • Amsal Sitepu Bocorkan Rencana dengan Istri untuk Promil yang Gagal karena Kasus Korupsi, Menangis
    • Harap Tradisi Rioyo Ketupat di Pekauman Gresik Jadi Cagar Budaya WBTBI
    • Kepentingan Penetapan Ulang Batas Wilayah PascaBencana
    • Gus Ipul Dorong Kades Malang Bangun Puskesos dan Perbarui DTSEN
    • Apakah stres memengaruhi kecepatan ejakulasi?
    • 12 Makanan Superfood dalam Al-Qur’an
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Iran Serang Negara Teluk dengan Rudal, Satu Orang Tewas

    Iran Serang Negara Teluk dengan Rudal, Satu Orang Tewas

    adm_imradm_imr4 Maret 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Iran Berjanji Membalas Serangan dari AS dan Israel

    Iran telah berjanji untuk membalas serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel. Peristiwa ini membawa konflik ke wilayah Timur Tengah, yang sebelumnya dikenal memiliki tingkat keamanan relatif tinggi. Beberapa negara Teluk Arab seperti Kuwait, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Yordania mengklaim bahwa mereka menjadi sasaran rudal Iran.

    Media pemerintah di Uni Emirat Arab melaporkan satu orang tewas di Abu Dhabi, meskipun tidak memberikan rincian lebih lanjut. Negara-negara tersebut menyatakan bahwa mereka berhasil mencegat rudal Iran. Dalam pernyataannya, Garda Revolusi Iran menegaskan bahwa “semua wilayah pendudukan dan pangkalan AS yang jahat di kawasan ini telah dihantam oleh serangan dahsyat rudal Iran.”

    “Operasi ini akan terus berlanjut tanpa henti sampai musuh dikalahkan secara telak,” kata mereka dalam pernyataan yang dirilis pada hari Sabtu.

    Video Serangan Balasan Iran Mulai Bermunculan

    Video-video serangan balasan Iran di seluruh Timur Tengah mulai bermunculan. Terdapat pangkalan udara AS di wilayah tersebut, yang kemungkinan besar menjadi sasaran serangan. Menurut laporan BBC, Bahrain adalah salah satu dari beberapa negara di Teluk yang terkena dampaknya.

    Sebuah klip terverifikasi, yang difilmkan dari kendaraan yang bergerak, menunjukkan momen ketika sebuah rudal menghantam. Ledakan terjadi setelahnya, mengirimkan pecahan dan puing-puing ke udara. Orang-orang di dalam kendaraan terdengar berteriak “ya Tuhan” saat kendaraan itu melaju kencang di jalan.

    Pusat Komunikasi Nasional Bahrain mengatakan bahwa pusat layanan Armada Kelima Angkatan Laut AS telah “menjadi sasaran serangan rudal.” Pusat layanan ini bertanggung jawab atas operasi di seluruh Teluk Persia, Laut Merah, Laut Arab, dan sebagian Samudra Hindia.

    Rekaman terverifikasi lainnya dari Bahrain menunjukkan kepulan asap hitam yang membumbung tinggi saat sirene berbunyi di seluruh kota. Kantor berita Tasnim, yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam, mengatakan bahwa “semua pangkalan dan kepentingan AS di kawasan itu telah menjadi sasaran rudal Iran.”

    Reaksi dari Kepala Palang Merah

    Eskalasi militer di Timur Tengah memicu reaksi berantai yang berbahaya di seluruh wilayah tersebut. Hal ini sebagaimana peringatan kepala Komite Internasional Palang Merah pada hari Sabtu. Presiden ICRC, Mirjana Spoljaric, menyerukan kepada negara-negara untuk menghormati aturan perang dan mendesak mereka untuk menemukan kemauan politik guna mencegah “kematian dan kehancuran lebih lanjut.”

    “Eskalasi militer di Timur Tengah memicu reaksi berantai berbahaya di seluruh wilayah, dengan konsekuensi yang berpotensi menghancurkan bagi warga sipil,” kata Spoljaric dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Al Arabiya.

    “Menegakkan aturan perang adalah kewajiban, bukan pilihan. Dalam konflik bersenjata internasional, hukum humaniter internasional, khususnya keempat Konvensi Jenewa, berlaku,” jelasnya. ICRC yang berbasis di Jenewa bertindak sebagai penjaga Hukum Humaniter Internasional (IHL), yaitu seperangkat aturan yang berupaya membatasi dampak konflik bersenjata.

    “Infrastruktur sipil seperti rumah sakit, rumah, dan sekolah harus dilindungi dari serangan. Petugas medis dan tim tanggap darurat harus diizinkan untuk menjalankan tugas mereka dengan aman,” kata Spoljaric. Dia mengatakan bahwa ICRC memiliki tim di lapangan di Iran, Israel, dan di seluruh wilayah tersebut, dan siap untuk menanggapi kebutuhan dalam mandatnya dan di tempat-tempat di mana mereka dapat beroperasi.

    Namun, katanya, “bantuan kemanusiaan tidak dapat mengimbangi laju atau skala penderitaan yang disebabkan oleh konflik yang berkelanjutan; kemauan politik diperlukan untuk mencapai perdamaian dan mencegah kematian dan kehancuran lebih lanjut.”

    AS dan Israel Serang Iran

    Israel melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat. Setelah itu, serangan Amerika Serikat (AS) ke Iran berlangsung, yang menjerumuskan Timur Tengah ke dalam konfrontasi militer baru dan semakin meredupkan harapan untuk solusi diplomatik atas sengketa nuklir Teheran dengan Barat.

    Ledakan terdengar di Teheran dan di kota-kota lain di seluruh Iran. Operasi militer AS diperkirakan akan berlangsung selama beberapa hari, demikian laporan Reuters mengutip seorang pejabat AS. Militer Israel mengumumkan penutupan sekolah dan tempat kerja, dengan pengecualian untuk sektor-sektor penting, dan larangan penggunaan wilayah udara publik.

    Israel menutup wilayah udaranya untuk penerbangan sipil, dan otoritas bandara meminta masyarakat untuk tidak pergi ke bandara mana pun di negara itu. Iran pun mengikuti langkah tersebut dan menutup wilayah udaranya hingga pemberitahuan lebih lanjut, setelah serangan dimulai. Negara tetangga Irak dan negara Teluk Kuwait juga menutup wilayah udaranya.

    Beberapa maskapai penerbangan melaporkan pembatalan penerbangan atau penjadwalan ulang perjalanan akibat serangan tersebut. Beberapa penerbangan Flydubai terdampak oleh penutupan wilayah udara, kata juru bicara perusahaan tersebut.

    Adapun Amerika Serikat dan Iran melanjutkan negosiasi pada bulan Februari 2026 untuk mencoba menyelesaikan perselisihan yang telah berlangsung selama beberapa dekade melalui diplomasi dan menghindari ancaman konfrontasi militer yang dapat meng destabilisasi kawasan tersebut. Namun, Israel bersikeras bahwa setiap kesepakatan AS dengan Iran harus mencakup pembongkaran infrastruktur nuklir Teheran, bukan hanya menghentikan proses pengayaan, dan melobi Washington untuk memasukkan pembatasan program rudal Iran dalam pembicaraan tersebut.

    Iran mengatakan pihaknya siap membahas pembatasan program nuklirnya sebagai imbalan atas pencabutan sanksi, tetapi menolak untuk mengaitkan masalah tersebut dengan rudal.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Update Terkini: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Trump Kirim Pasukan Penerjun AS

    By adm_imr6 April 20261 Views

    Trump Beri Peringatan Baru ke Teheran, Iran Anggap Usulan Damai AS Tidak Realistis

    By adm_imr6 April 20261 Views

    Tewas dalam Serangan Israel, Praka Farizal Romadhon Tinggalkan Istri dan Anak Kecil

    By adm_imr6 April 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Harita Nickel tingkatkan SDM Pulau Obi Halmahera Selatan melalui pendidikan berkualitas

    6 April 2026

    Update Terkini: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Trump Kirim Pasukan Penerjun AS

    6 April 2026

    Kapan UTBK SNBT 2026 Dimulai? Ini Skor yang Harus Dicapai Calon Maba!

    6 April 2026

    Semua Kendaraan Harus Listrik: Dua Tantangan Besar Mewujudkan Ide Prabowo

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?