Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pilkades Sukoharjo Dekat, DPRD Tunggu Aturan Kemendagri

    19 Mei 2026

    Sinyal Pengganti Sergio Castel di Persib: Striker dengan 50 Gol Se Musim Dilirik dan Berpotensi Gabung

    19 Mei 2026

    Cek Harga BBM Sabtu 16 Mei 2026: Pertamax Gorontalo Rp12.600, Pertalite Tetap Rp10 Ribu

    19 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 19 Mei 2026
    Trending
    • Pilkades Sukoharjo Dekat, DPRD Tunggu Aturan Kemendagri
    • Sinyal Pengganti Sergio Castel di Persib: Striker dengan 50 Gol Se Musim Dilirik dan Berpotensi Gabung
    • Cek Harga BBM Sabtu 16 Mei 2026: Pertamax Gorontalo Rp12.600, Pertalite Tetap Rp10 Ribu
    • Detik-detik Akhir Pasien Saat Kebakaran RSUD dr Soetomo Surabaya
    • 5 tanda harga terlalu murah, margin bisnis terancam
    • Nasib Buruk Persipura: Dilarang Penonton dan Denda Akibat Kericuhan saat Lawan Adhyaksa
    • Niat Sholat Jumat: Qobliyah dan Badiyah Lengkap dengan Tata Cara 2 Rakaat
    • Apakah Batu Ginjal Bisa Menyebabkan Gagal Ginjal?
    • MBG Racuni Ratusan Siswa di Cakung, Dinkes Temukan Kotoran Mikrobiologi
    • Persyaratan SPMB Kota Bandung 2026: Afirmasi, Prestasi, Domisili, Mutasi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Iptu N Tembak Pemuda di Makassar, Saksi Sebut Ada Perkelahian

    Iptu N Tembak Pemuda di Makassar, Saksi Sebut Ada Perkelahian

    adm_imradm_imr12 Maret 20264 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Insiden Kematian Remaja Akibat Tembakan Polisi di Makassar

    Insiden tragis terjadi di Jalan Toddopuli Raya, Makassar, pada Minggu (1/3/2026) pagi sekitar pukul 07.00 WITA. Seorang remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo (18) meninggal dunia setelah tertembak oleh senjata api yang digenggam oleh anggota polisi berinisial Iptu N. Kejadian ini menimbulkan banyak pertanyaan dan kekhawatiran dari masyarakat serta keluarga korban.

    Latar Belakang Kejadian

    Menurut keterangan dari Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, kejadian tersebut berawal dari laporan adanya aksi tembak-tembakan antara pemuda-pemuda di badan jalan. Saat itu, Iptu N mendapat informasi dan langsung mendatangi lokasi kejadian. Pada saat tiba, Iptu N melihat korban sedang melakukan tindakan keras terhadap seorang pengendara motor.

    Iptu N kemudian turun dari mobilnya dan mencoba menangkap pelaku. Dalam proses penangkapan, Iptu N melepaskan tembakan peringatan ke udara. Namun, saat korban mencoba melarikan diri dan meronta, pistol yang masih digenggam oleh Iptu N meletus secara tidak sengaja dan mengenai bagian tubuh belakang korban.

    Proses Penanganan dan Pemeriksaan

    Setelah kejadian, Iptu N membawa korban ke Rumah Sakit Grestelina untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, karena kondisi korban semakin memburuk, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara. Sayangnya, saat tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia.

    Kapolrestabes Makassar menyatakan bahwa Iptu N telah diamankan beserta senjata yang digunakan untuk menjalani pemeriksaan oleh Bidang Propam dan Satreskrim Polrestabes Makassar. Hasil autopsi korban belum sepenuhnya keluar, namun kesimpulan sementara menyebutkan bahwa korban meninggal akibat luka tembakan dari senjata api.

    Tanggapan dari Keluarga Korban

    Ibu korban, Desi Manuhutu, mengungkapkan rasa kecewa dan kebingungan atas kejadian yang menimpa anaknya. Saat kejadian, ia berada di Jakarta dan baru menerima informasi sekitar pukul 11.00 WITA. Menurut Desi, pihak kepolisian memberi informasi bahwa kejadian bermula dari konvoi yang berujung pada tawuran. Ia mempertanyakan mengapa anaknya bisa tertembak, karena biasanya polisi menembak ke atas.

    Desi juga menyampaikan bahwa ia ingin mengetahui penyebab pasti kematian anaknya dan meminta agar pihak kepolisian menyelesaikan kasus ini secara transparan. Ia juga menginginkan otopsi dilakukan dengan benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

    Kesaksian Saksi Mata

    Seorang saksi mata, DN (21), mengungkapkan kronologi kejadian yang berlangsung di depan Cafe Ur Mine (UM), Jl Toddopuli Raya. DN menyebutkan bahwa kejadian dimulai dari perkelahian antara dua kelompok pemuda. Setelah perkelahian, polisi datang dan melepaskan tembakan ke udara. DN mengaku langsung lari dan tidak melihat langsung kejadian setelahnya.

    Dari tempat perlindungan, DN melihat korban sudah diangkat. Ia juga menyampaikan bahwa ada informasi tentang darah yang menempel di tubuh korban, meskipun ia sendiri tidak dapat melihatnya secara langsung.

    Tindakan Lanjutan

    Kapolrestabes Makassar menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus ini secara transparan dan tidak menutup-nutupi apa pun. Ia juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama keluarga korban, untuk mempercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib.




    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Nasib Buruk Persipura: Dilarang Penonton dan Denda Akibat Kericuhan saat Lawan Adhyaksa

    By adm_imr19 Mei 20262 Views

    5 Kasus Kriminal Terbanyak di Kaltim 2025

    By adm_imr19 Mei 20260 Views

    KPK usik pasal hambat penyidikan, temukan jejak pengondisian eksternal dalam kasus suap bea cukai

    By adm_imr18 Mei 20265 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pilkades Sukoharjo Dekat, DPRD Tunggu Aturan Kemendagri

    19 Mei 2026

    Sinyal Pengganti Sergio Castel di Persib: Striker dengan 50 Gol Se Musim Dilirik dan Berpotensi Gabung

    19 Mei 2026

    Cek Harga BBM Sabtu 16 Mei 2026: Pertamax Gorontalo Rp12.600, Pertalite Tetap Rp10 Ribu

    19 Mei 2026

    Detik-detik Akhir Pasien Saat Kebakaran RSUD dr Soetomo Surabaya

    19 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?