Muhammad Lokot Nasution, Ketua DPD Partai Demokrat Sumut yang Jadi Sorotan
Muhammad Lokot Nasution kini menjadi perhatian publik setelah namanya muncul dalam sidang kasus korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan. Ia saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Sumatera Utara. Sebelumnya, ia pernah bekerja di Kementerian Perhubungan dan menjalani berbagai jabatan penting di lembaga tersebut.
Lokot pernah menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di DJKA Kementerian Perhubungan pada periode 2017–2018. Pada masa itu, ia bertanggung jawab atas wilayah Sumatera sebelum akhirnya mengundurkan diri dari status Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada akhir 2019. Setelah meninggalkan dunia birokrasi, ia mulai aktif dalam dunia politik dan kini menjabat sebagai Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI).
Harta Kekayaan Muhammad Lokot Nasution
Berdasarkan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) yang diterbitkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Muhammad Lokot Nasution terakhir kali melaporkan kekayaannya pada 31 Maret 2025. Laporan tersebut mencakup periode tahun 2024 dan menunjukkan bahwa total harta kekayaannya mencapai Rp 18,5 miliar.
Berikut rincian harta kekayaan Muhammad Lokot Nasution:

II. DATA HARTA
A. TANAH DAN BANGUNAN
Rp. 12.200.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 804 m2/614 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp. 9.000.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 735 m2/100 m2 di KAB / KOTA KOTA MEDAN , HASIL SENDIRI Rp. 3.000.000.000
- Tanah Seluas 10.000 m2 di KAB / KOTA MANDAILING NATAL, HASIL SENDIRI Rp. 200.000.000
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN
Rp. 3.400.000.000
- MOBIL, TOYOTA ALPHARD Tahun 2023, HASIL SENDIRI Rp. 1.300.000.000
- MOBIL, MINI COOPER CLUB MAN Tahun 2015, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
- MOBIL, TOYOTA HIACE Tahun 2022, HASIL SENDIRI Rp. 500.000.000
- MOBIL, FORD RANGER RAPTOR Tahun 2024, HASIL SENDIRI Rp. 1.100.000.000
C. HARTA BERGERAK LAINNYA
Rp. 700.000.000
D. SURAT BERHARGA
Rp.—
E. KAS DAN SETARA KAS
Rp. 2.200.000.000
F. HARTA LAINNYA
Rp.—
Sub Total
Rp. 18.500.000.000
Profil Muhammad Lokot Nasution
Lokot lahir pada 5 Juni 1979 di Medan, sebagai anak pertama dari enam bersaudara. Ia berasal dari keluarga pedagang di Pusat Pasar Medan. Pendidikan dasar hingga menengah atas ia tempuh di Medan, kemudian melanjutkan studi di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yogyakarta (STIE YKPN) dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia memiliki gelar Sarjana Teknik (S.T.).
Lokot menikah dengan Evy Wahyuni Puspa Sari Wibowo dan dikaruniai tiga anak: Nailan Adzima Nasution (kuliah di ITB), Tarikh Jihad Nasution, serta Aiman Maliki. Saat ini, ia tinggal di Jakarta Selatan dan dikenal sebagai tokoh dari Medan dengan marga Nasution.
Sebelum memasuki dunia politik, Lokot bekerja sebagai birokrat di Kementerian Perhubungan. Pengalamannya membantu orang tua berdagang sejak kecil membentuk dasar karier profesionalnya. Pendidikannya di Jawa dan pengalaman kerja di ibu kota menjadi fondasi untuk bergabung dengan Partai Demokrat.
Karier Politik Muhammad Lokot Nasution
Lokot pernah menjabat Wakil Bendahara Umum DPP Partai Demokrat sebelum terpilih sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Sumatera Utara periode 2022–2027. Saat ini, ia menjabat sebagai Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Dapil Sumatera Utara I periode 2024–2029, dengan perolehan suara sebanyak 56.688.
Di tengah kariernya yang cemerlang, Lokot disoroti karena namanya muncul dalam sidang korupsi dugaan suap dan pengaturan pemenang proyek pembangunan jalur kereta api di Medan. Dalam perkara ini, hakim sempat meminta jaksa untuk menghadirkan Muhammad Lokot Nasution ke persidangan. Namun, setelah dipanggil, ia dilaporkan mangkir dan tidak hadir.







