Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    PDIP Angkat Bicara Soal Komentar Jusuf Kalla, Guntur Romli: Pengkhianat!

    28 April 2026

    Hanya 4 Tembakan! Francisco Rivera Evaluasi Diri Usai Kekalahan Memalukan Persebaya Surabaya

    28 April 2026

    5 Trik Bisnis untuk Tingkatkan Produktivitas Tanpa Pengawasan Terus-menerus

    28 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 28 April 2026
    Trending
    • PDIP Angkat Bicara Soal Komentar Jusuf Kalla, Guntur Romli: Pengkhianat!
    • Hanya 4 Tembakan! Francisco Rivera Evaluasi Diri Usai Kekalahan Memalukan Persebaya Surabaya
    • 5 Trik Bisnis untuk Tingkatkan Produktivitas Tanpa Pengawasan Terus-menerus
    • 22 Tersangka Di-PTDH, Ibu Prada Lucky Namo Puji Putusan Banding
    • Cuaca Kota Batu: Hujan di Hari Minggu 18 April 2026
    • Menikmati Nasi Gandul Khas Pati, Rahasia Kuliner Jalan Sabang Jakpus
    • 75 Tahun Menabung dari Jualan Tempe, Kasidah Akhirnya Berangkat Haji
    • 6 Shio Paling Beruntung dan Sukses di Tanggal 20 April 2026: Tikus Dapat Rezeki Besar
    • Duta Besar RI Buka Pembaruan Indonesia dan Bertemu Pemimpin Tinggi Sichuan
    • Dampak kenaikan harga Pertamax Turbo, ekosistem balap motor siap hadapi kenaikan biaya kompetisi
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hiburan»Motif Senior Hajar Siswa Taruna Nusantara Terungkap, 19 Orang Terlibat

    Motif Senior Hajar Siswa Taruna Nusantara Terungkap, 19 Orang Terlibat

    adm_imradm_imr28 April 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Motif Penganiayaan Senior terhadap Junior di SMK Taruna Nusantara Manokwari Terungkap

    Sebuah kejadian dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh senior terhadap junior di SMK Taruna Nusantara Manokwari, Papua Barat, telah memicu perhatian masyarakat. Kejadian tersebut terjadi pada Rabu (22/4/2026) malam dan kini sedang dalam penyelidikan pihak berwajib. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa aksi kekerasan dipicu karena para senior merasa tidak dihargai oleh junior.

    Polresta Manokwari tengah mendalami kasus ini dan telah mengantongi 19 nama senior yang diduga terlibat. Penyidik telah memeriksa 12 korban sebagai saksi dan masih akan melanjutkan pemeriksaan terhadap korban lainnya. “Secara prosedural kita sudah periksa kemarin ada 12 orang, namun masih ada korban lain, kita jadwalkan hari Senin,” ujar Kasat Reskrim Polresta Manokwari AKP Agung Gumara Samosir, Sabtu (25/4/2026).

    Dugaan Motif Penganiayaan

    Berdasarkan keterangan awal, para korban diarahkan ke sebuah ruangan oleh para senior. Lampu kemudian dimatikan sebelum korban mengalami pemukulan. Menurut informasi yang diperoleh, motif penganiayaan diduga berasal dari rasa tidak dihargai oleh junior. “Motifnya ada diduga junior yang masih kelas X, berdasarkan keterangan seniornya tidak menghargai mereka, sehingga terjadilah aksi pemukulan,” tambah Agung.

    Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIT. Para korban juga telah menjalani visum untuk keperluan penyelidikan. Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan menegaskan proses hukum akan berjalan sesuai prosedur tanpa intervensi pihak luar. “Kita lakukan saja sesuai prosedur dan tetap profesional untuk menangani kasus ini,” katanya.

    Namun, penanganan kasus ini tetap memperhatikan ketentuan hukum anak karena para pelaku masih berstatus pelajar.

    Sekolah Bakal Tindak Tegas Pelaku

    Kepala Sekolah Taruna Nusantara Manokwari, Yusuf Ragainaga, menegaskan bahwa siswa yang terbukti melakukan pelanggaran berat seperti pemukulan hingga menyebabkan cedera akan diproses sesuai aturan sekolah. “Siswa yang terbukti melakukan pelanggaran berat akan dikembalikan ke orangtua. Jumlahnya bisa 20 sampai 30 siswa. Ini sesuai aturan, karena tidak boleh berkelahi apalagi sampai mencederai sesama siswa,” ujarnya.

    Selain itu, pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan di asrama, mulai dari peran guru, pamong, hingga petugas keamanan. “Evaluasi ini dilakukan untuk memperkuat pengawasan dan mencegah kejadian serupa terulang,” imbuhnya.

    Persilakan Orang Tua Tempuh Jalur Hukum

    Kepala Dinas Pendidikan Papua Barat Barnabas Dowansiba menyatakan pihaknya mempersilakan orang tua korban menempuh jalur hukum. “Iya silakan saja, itu hak mereka masing-masing,” katanya. Barnabas juga menegaskan perlunya evaluasi sistem pendidikan di sekolah tersebut, mengingat kejadian serupa pernah terjadi sebelumnya. Ia memastikan evaluasi akan dilakukan tahun ini oleh Dinas Pendidikan Papua Barat.

    Ada yang Patah Tulang

    Dugaan penganiayaan terhadap siswa kelas X terjadi di lingkungan SMK Taruna Nusantara Kasuari, Manokwari, Papua Barat, Rabu (22/4/2026) malam. Insiden tersebut menyebabkan sejumlah siswa mengalami luka, bahkan ada yang dilaporkan mengalami patah tulang. “Kita lagi belajar persiapan ulangan tiba-tiba sekitar 40 Orang masuk, Saya kena pukul awal dari belakang kepala lalu di hajar pakai doka didepan,” kata AS, salah satu siswa kelas X yang mengaku menjadi korban.

    Menurut AS, saat kejadian sekitar pukul 08.00 WIT, ia bersama sekitar 10 siswa lain sedang belajar mandiri di dalam kelas sebelum puluhan senior masuk dan melakukan pemukulan. Ia mengaku tidak mengetahui kesalahan apa yang dilakukan hingga para siswa diminta meletakkan buku sebelum dipukul.

    Orangtua Murid Terobos Pagar Sekolah

    Puluhan orangtua siswa yang anaknya diduga menjadi korban penganiayaan mendatangi sekolah setelah sebelumnya membuat laporan polisi. Mereka mendatangi kompleks Balai Latihan Kerja (BLK) Sanggeng, Manokwari, tempat sekolah tersebut berada. Pihak sekolah sempat menutup pagar gerbang. Namun, sejumlah orangtua yang tidak terima anaknya diperlakukan seperti itu akhirnya menerobos masuk. “Pendidikan karakter seperti apa begini, kita punya darah daging diperlakukan begini,” cetus salah satu orangtua murid saat menerobos pagar sekolah.

    Para orangtua berharap ada perbaikan sistem pembinaan di SMK Taruna Nusantara Kasuari agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

    Sekolah Keluarkan 60 Siswa

    Terduga Pelaku Ketua Paguyuban Siswa Angkatan V, Markus Waran, menyesalkan kejadian tersebut. Ia mempertanyakan adanya benda seperti doka atau besi yang digunakan dalam insiden pemukulan di lingkungan sekolah. Sementara itu, Kepala SMK Taruna Nusantara Kasuari, Yusuf Ragainaga, mengatakan sebanyak 60 siswa yang diduga terlibat telah dikeluarkan dari sekolah. “60 siswa sudah kita keluarkan tadi mereka keluar dengan koper,” kata Yusuf.

    Ia juga menyatakan pihak sekolah mengakomodasi usulan evaluasi terhadap pola pembinaan berbasis asrama yang selama ini diterapkan.

    Dinas Pendidikan Sarankan Korban Segera Visum

    Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba, mengatakan pihaknya menyarankan orangtua siswa korban segera melakukan visum sebagai dasar proses lanjutan. Menurut dia, dinas akan bersikap adil dalam menangani kasus tersebut. “Pelaku dalam insiden ini harus di proses dan sesuai dengan aturan perundang-undangan dan hukum yang berlaku. Dan pelaku harus bertanggung jawab sesuai dengan perbuatan yang dilakukan,” kata Barnabas Dowansiba.

    Ia juga menyesalkan adanya kejadian di luar batas kewajaran yang disebut beberapa kali terjadi sebelumnya di lingkungan sekolah tersebut. Barnabas menambahkan, pemerintah provinsi sedang menyiapkan pembangunan gedung sekolah baru yang lebih representatif di Warmare dan ditargetkan dapat digunakan pada 2028 dengan fasilitas yang lebih memadai.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    6 Shio Paling Beruntung dan Sukses di Tanggal 20 April 2026: Tikus Dapat Rezeki Besar

    By adm_imr28 April 20261 Views

    BMKG Deteksi Gempa di Bone Bolango, Senin Pagi 20 April 2026

    By adm_imr28 April 20261 Views

    4 Film Indonesia Pilihan di April 2026, Kolaborasi Angga Yunanda dan Maudy Ayunda

    By adm_imr28 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    PDIP Angkat Bicara Soal Komentar Jusuf Kalla, Guntur Romli: Pengkhianat!

    28 April 2026

    Hanya 4 Tembakan! Francisco Rivera Evaluasi Diri Usai Kekalahan Memalukan Persebaya Surabaya

    28 April 2026

    5 Trik Bisnis untuk Tingkatkan Produktivitas Tanpa Pengawasan Terus-menerus

    28 April 2026

    22 Tersangka Di-PTDH, Ibu Prada Lucky Namo Puji Putusan Banding

    28 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?