Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pengamat Kritik Komunikasi Wamensesneg Soal Bantuan Hewan Kurban, Picu Kontroversi

    29 Mei 2026

    Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Alex Martins, Bernardo Tavares Dapat Mesin Gol Baru

    29 Mei 2026

    Mulai Juni, DHE SDA dan DSI Berdayakan Ekspor RI

    29 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 29 Mei 2026
    Trending
    • Pengamat Kritik Komunikasi Wamensesneg Soal Bantuan Hewan Kurban, Picu Kontroversi
    • Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Alex Martins, Bernardo Tavares Dapat Mesin Gol Baru
    • Mulai Juni, DHE SDA dan DSI Berdayakan Ekspor RI
    • Selebgram Pukul WN Brunei Hingga Tewas dalam Cekcok
    • Jangan Salah Niat, Simak Doa Kurban Idul Adha Sesuai Ajaran Nabi Muhammad
    • Kuwu Ambulu Cirebon: Masalah Terbesar Warga Bukan Gatal, Tapi Kesehatan Mental yang Terus Teror
    • Hentikan! Mencuci daging sebelum memasak justru berisiko
    • Soal dan Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP Halaman 104
    • Igor Tolic Jadi Pelatih, Striker ASEAN Semakin Dekat ke Persib
    • 5 Poin Kesepakatan AS-Iran dalam Pembicaraan Damai Minggu Lalu
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Penjualan Sapi Kurban Lesu, Peternak Pontianak Kesulitan Ekonomi dan Ongkos Kirim

    Penjualan Sapi Kurban Lesu, Peternak Pontianak Kesulitan Ekonomi dan Ongkos Kirim

    adm_imradm_imr29 Mei 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penurunan Penjualan Sapi Kurban di Pontianak Menjelang Iduladha 2026

    Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, penjualan sapi kurban di kota Pontianak mengalami penurunan yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terjadi karena berbagai faktor yang memengaruhi daya beli masyarakat serta kendala dalam proses pengiriman dan perawatan hewan ternak.

    Peternak sapi, Mathari (46), mengungkapkan bahwa jumlah sapi yang ia sediakan untuk Iduladha tahun ini hanya sekitar 80 ekor, jauh lebih sedikit dari biasanya yang mencapai 120 ekor. Ia menyebutkan bahwa penurunan ini dipengaruhi oleh kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil. “Sekarang cuma 80 ekor, ini pun enggak laku semuanya. Karena ada sebagian yang jauh-jauh dipotong, saya potong daging juga jual daging segar,” ujarnya saat diwawancarai di Jalan Petani Gang Harapan 2, Senin 25 Mei 2026.

    Selain itu, Mathari juga mengungkapkan adanya kendala dalam pengiriman sapi dari Madura. Biaya pengiriman yang tinggi serta risiko sapi sakit selama perjalanan laut menjadi tantangan besar bagi peternak kecil. “Kadang-kadang dari kapal itu ada yang sakit, jadi kalau sapinya diturunkan untuk Iduladha sapinya lemas, enggak mau makan. Dikasih obat juga tidak mau. Jadi ujung-ujungnya mau tidak mau sapi tersebut kita potong,” katanya.

    Dari total 80 ekor sapi yang tersedia, sekitar 60 ekor telah terjual, sementara sisanya masih tersisa 20 ekor. Untuk menjaga kualitas dan kelangsungan usaha, Mathari berencana menitipkan sisa sapi tersebut kembali ke kampung halaman sebelum didatangkan lagi pada tahun depan. “Sapi yang laku sekitar 60 ekor, masih sisa 20 ekor lagi. Langkah ke depannya itu saya titipkan lagi sama orang kampung,” ujarnya.

    Umi (34), yang juga ikut mengelola usaha peternakan dan penjualan daging segar bersama suaminya, berharap pemerintah dapat membantu peternak kecil dalam mendatangkan sapi dari Pulau Madura. “Kami minta tolong sama pemerintah, dipermudahlah kami yang petani kecil, dipermudahlah untuk sapi datang,” katanya.

    Ia menjelaskan bahwa keterbatasan stok sapi membuat usaha penjualan daging segar mereka ikut terdampak. Saat ini, mereka hanya mampu memotong satu ekor sapi setiap malam, bahkan dalam satu minggu terkadang hanya empat kali pemotongan karena minimnya stok. “Stok kami itu sedikit. Untuk daging fresh, kami motong itu hanya bisa satu ekor tiap malam. Itu pun kadang satu minggu kami motongnya hanya empat kali karena stoknya enggak ada,” jelas Umi.

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Penjualan Sapi Kurban

    Penurunan penjualan sapi kurban menjelang Iduladha umumnya disebabkan oleh beberapa faktor berikut:

    • Daya beli masyarakat menurun

      Kondisi ekonomi yang belum stabil membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam mengeluarkan uang, termasuk untuk membeli hewan kurban.

    • Harga sapi yang tinggi

      Kenaikan harga pakan, biaya perawatan, dan transportasi menyebabkan harga sapi ikut naik sehingga calon pembeli mengurangi anggaran kurban.

    • Persaingan dengan hewan kurban lain

      Sebagian masyarakat memilih kambing atau patungan sapi karena dinilai lebih terjangkau dibanding membeli sapi sendiri.

    • Kondisi ekonomi daerah

      Pendapatan masyarakat di beberapa sektor usaha menurun sehingga berdampak langsung pada kemampuan membeli hewan kurban.

    • Perubahan pola pembelian

      Banyak pembeli kini lebih selektif dan memilih membeli mendekati hari raya untuk mencari harga lebih murah.

    • Biaya operasional peternak meningkat

      Harga pakan, obat-obatan, hingga ongkos distribusi yang naik membuat peternak sulit menekan harga jual.

    • Cuaca dan distribusi

      Faktor cuaca atau kendala distribusi juga dapat memengaruhi pasokan dan minat pembeli.

    • Banyaknya penjual hewan kurban musiman

      Persaingan yang semakin banyak membuat penjualan di peternakan tertentu menjadi menurun dibanding tahun sebelumnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Seniman Banyumas Tolak Pembangunan KDMP di Taman Budaya: Ruang Seni Harus Dilindungi

    By adm_imr29 Mei 20261 Views

    Profil Samanhudi Anwar, Ketua KONI Kota Blitar Terpilih yang Pernah Jadi Wali Kota Terlibat Korupsi

    By adm_imr29 Mei 20261 Views

    25 Soal IPA Kelas 8 SMP Semester 2 2026 Lengkap Kunci Jawaban

    By adm_imr29 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pengamat Kritik Komunikasi Wamensesneg Soal Bantuan Hewan Kurban, Picu Kontroversi

    29 Mei 2026

    Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Alex Martins, Bernardo Tavares Dapat Mesin Gol Baru

    29 Mei 2026

    Mulai Juni, DHE SDA dan DSI Berdayakan Ekspor RI

    29 Mei 2026

    Selebgram Pukul WN Brunei Hingga Tewas dalam Cekcok

    29 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?