Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Damai Kasus Pengeroyokan di Pantai Wediawu, Aremania Pastikan Ganti Rugi

    7 Juni 2026

    Dadan Hindayana, Dari Viral Jadi Dipecat oleh Prabowo

    7 Juni 2026

    PPPK di Gresik, Jombang, dan Sidoarjo Aman dari PHK karena Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen

    7 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 7 Juni 2026
    Trending
    • Damai Kasus Pengeroyokan di Pantai Wediawu, Aremania Pastikan Ganti Rugi
    • Dadan Hindayana, Dari Viral Jadi Dipecat oleh Prabowo
    • PPPK di Gresik, Jombang, dan Sidoarjo Aman dari PHK karena Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen
    • Rupiah Tembus Rp17.800, Apakah Kembali ke Krisis 1998?
    • Penyelundupan Benur Rp7,1 M dari Banten Dibongkar Polresta Jambi
    • Agenda jahat mengungkap kuburan Nabi
    • Tiba-tiba Raffi Ahmad Operasi Setelah Pulang Haji, Penyakit Suami Nagita Slavina Jadi Sorotan Iis Dahlia
    • Wajib dicoba, 5 nasi bakar lezat di Yogyakarta mulai Rp6 ribu
    • PLN pastikan tidak ada kenaikan tarif listrik April-Juni 2026
    • Lansia Karanganyar Ditipu Modus Haji Plus
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Ziarah Nasional di Yogyakarta, KH Suyuti Toha Ingatkan Persatuan Indonesia

    Ziarah Nasional di Yogyakarta, KH Suyuti Toha Ingatkan Persatuan Indonesia

    adm_imradm_imr6 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Ziarah Kebangsaan di Yogyakarta dengan Pesan Persatuan yang Kuat

    Sebuah pertemuan kebangsaan yang penuh nuansa persatuan dan kekeluargaan berlangsung di Media Corner Avocado, kawasan Alun-alun Selatan, Yogyakarta, pada Minggu (30/5/2026). Pertemuan ini dilakukan oleh jemaah Dzikir Nurul Wathon yang sebelumnya melakukan ziarah ke makam Panglima Besar Jenderal Sudirman di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara.

    Pertemuan tersebut dihadiri oleh puluhan anggota rombongan yang mengenakan pakaian bernuansa putih dan hitam serta peci. Acara dipimpin oleh Dewan Pembina Mayjen TNI (Purn) Herianto Syahputra. Jamaah Dzikir Nurul Wathon sering kali menggelar acara dzikir dan doa bersama secara serentak di berbagai daerah di Indonesia.

    Hadirnya Ulama Kharismatik dalam Pertemuan

    Dalam kesempatan itu, KH Fathulloh Suyuti Toha, ulama kharismatik sekaligus pendiri Jamaah Dzikir Nurul Wathon, menyampaikan pesan penting tentang menjaga persatuan bangsa di tengah situasi global yang terus berubah. Ia menekankan bahwa persatuan adalah fondasi utama bagi bangsa yang memiliki latar belakang keberagaman.

    KH Suyuti Toha hadir bersama sejumlah tokoh dari berbagai daerah di Indonesia. Tuan rumah kegiatan, AM Putut Prabantoro, mengaku terharu atas kehadiran kyai besar tersebut di kediamannya. “Ini merupakan kejutan besar namun membahagiakan. Saya tidak pernah menduga kyai besar kharismatik akan hadir di rumah saya,” ujar Putut Prabantoro dalam keterangan tertulisnya.

    Putut Prabantoro adalah pegiat kebangsaan lintas agama dan perdamaian. Karena aktivitasnya, ia sudah beberapa kali bertemu dengan Paus Fransiskus dan Paus Leo XIV. Keakraban antara Putut dan KH Suyuti Toha terjalin berkat peran Mayjen TNI (Purn) Herianto Syahputra yang memperkenalkan kedua tokoh tersebut.

    Momen Hangat dan Keakraban

    Suasana hangat dan penuh kekeluargaan langsung terasa sejak awal pertemuan. Keakraban semakin terbangun ketika diketahui bahwa Putut dan KH Suyuti memiliki sahabat dekat yang sama, yakni Pastor Paroki Gereja Katolik St. Paulus Kraksaan, Probolinggo, Rm. Fadjar Tedjo Soekarno Pr.

    Momen tersebut pun berlanjut dengan panggilan video yang mempertemukan ketiganya secara langsung. Nama Rm. Fadjar sendiri pernah menjadi perhatian publik pada Agustus 2024 saat memasangkan udeng Banyuwangi kepada Paus Fransiskus dalam audiensi bersama organisasi pemuda lintas agama di Vatikan, sebuah simbol persaudaraan dan keberagaman yang mendapat apresiasi luas.

    Soroti Tantangan Geopolitik Dunia

    Dalam dialog yang berlangsung hangat, KH Suyuti Toha menyinggung situasi geopolitik dunia yang menurutnya berpotensi memengaruhi kondisi Indonesia. Ia menilai berbagai dinamika internasional dapat membawa dampak terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara, baik dari sisi ekonomi, perdagangan, maupun kepentingan lainnya.

    Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga persatuan sebagai fondasi utama bangsa. “Persatuan itu sangat mahal. Sebagai bangsa yang memiliki latar belakang keberagaman, persatuan harus dipegang kuat dan tidak boleh luntur. Sekali lengah atau menganggap remeh persatuan, negara kita akan hancur,” ujar KH Suyuti.

    Menurutnya, seluruh elemen masyarakat perlu terus memperkuat kebersamaan agar Indonesia tetap mampu menghadapi berbagai tantangan yang muncul di masa depan.

    Dukung Stabilitas Nasional

    KH Suyuti Toha juga mengajak masyarakat untuk menjaga stabilitas nasional dengan mendukung upaya pemerintah dalam menjalankan program-program pembangunan. Ia menilai kondisi bangsa yang menghadapi berbagai tantangan membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat.

    “Pemerintah harus didukung dan dibantu agar kita semua dapat keluar dari kondisi yang sulit. Jangan malah kita bertentangan satu sama lain yang membuka peluang organisasi tanpa bentuk itu masuk untuk mengacaukan negara. Saya menandai kelompok kiri mulai bergerak. NKRI harus dijaga. TNI harus dibantu dalam melaksanakan tugasnya,” tegas KH Suyuti.

    Nurul Wathon Tegaskan Komitmen

    Pada kesempatan yang sama, KH Suyuti Toha menegaskan komitmen Jamaah Dzikir Nurul Wathon untuk terus berkontribusi dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Menurutnya, dukungan terhadap bangsa dan negara harus dilakukan secara berkelanjutan tanpa bergantung pada kepentingan tertentu.

    “Tidak hanya pemerintah Presiden Prabowo, tetapi juga pemerintah-pemerintah berikutnya. Kita harus membaktikan diri untuk bangsa dan negara. Nurul Wathon akan terus berjalan dan tidak boleh meminta dukungan dari pemerintah,” ujarnya.

    Pertemuan tersebut ditutup dengan diskusi kebangsaan dan silaturahmi antarpeserta yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Jakarta, Yogyakarta, Surakarta, hingga Jawa Timur. Pesan utama yang mengemuka dalam forum itu adalah pentingnya menjaga persatuan sebagai modal utama Indonesia menghadapi tantangan zaman.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Prediksi Rivai Kusumanegara pengacara Jokowi akurat, kini kasus ijazah dinyatakan lengkap

    By adm_imr7 Juni 20261 Views

    Setelah Dadi Dipecat, Kantor BGN Disidak Kejaksaan Agung

    By adm_imr6 Juni 20261 Views

    Bupati Sikka: Koperasi Harus Sejahterakan Anggota, Bukan Hanya Pengurus

    By adm_imr6 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Damai Kasus Pengeroyokan di Pantai Wediawu, Aremania Pastikan Ganti Rugi

    7 Juni 2026

    Dadan Hindayana, Dari Viral Jadi Dipecat oleh Prabowo

    7 Juni 2026

    PPPK di Gresik, Jombang, dan Sidoarjo Aman dari PHK karena Belanja Pegawai di Bawah 30 Persen

    7 Juni 2026

    Rupiah Tembus Rp17.800, Apakah Kembali ke Krisis 1998?

    7 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?