Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya

    13 Juni 2026

    Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan

    13 Juni 2026

    Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?

    13 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 14 Juni 2026
    Trending
    • Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya
    • Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan
    • Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?
    • Pelanggaran yang Dicari Polisi dalam Operasi Patuh Semeru 2026 di Surabaya Tiba-Tiba Ditunda
    • Renungan Katolik: Kekayaan di Mata Allah, Senin 8 Juni 2026
    • 5 Alasan Orang Kelelahan Akibat Gangguan Tidur
    • Asal Usul Tengkleng: Dari Gembreng Jadi Masakan Khas Solo
    • Jaga Keamanan Saat Liburan: 5 Tips Solo Travel Pertama untuk Wanita
    • Harga dan Buyback Emas Pegadaian 8 Juni 2026: Galeri 24, Antam, UBS
    • 5 Kekacauan Internasional: Pembunuhan WNI di Hokkaido dan Demo di Korea Selatan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»HWDI NTB: Puskesmas Dibangun, Fasilitas Disabilitas Terabaikan

    HWDI NTB: Puskesmas Dibangun, Fasilitas Disabilitas Terabaikan

    adm_imradm_imr13 Juni 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Keterbatasan Aksesibilitas di Puskesmas Lombok Tengah

    Pemenuhan layanan kesehatan yang inklusif bagi penyandang disabilitas di Kabupaten Lombok Tengah masih menghadapi berbagai tantangan. Hasil monitoring tindak lanjut Community Action Plan (CAP) di enam puskesmas menunjukkan bahwa sebagian besar fasilitas kesehatan dasar belum sepenuhnya ramah disabilitas.

    Beberapa masalah yang ditemukan meliputi ketiadaan ramp, toilet yang tidak aksesibel, serta kurangnya pelatihan khusus bagi tenaga kesehatan. Hal ini terlihat dari pengamatan langsung di lapangan, yang menunjukkan bahwa empat puskesmas belum memiliki ramp atau bidang miring yang memadai untuk pengguna kursi roda. Di Puskesmas Bonjeruk dan Puyung, toilet yang tersedia belum memenuhi standar aksesibilitas karena ukuran pintu yang sempit serta belum dilengkapi pegangan tangan atau handrail.

    Selain itu, lima puskesmas belum memiliki rambu atau petunjuk arah yang ramah disabilitas, seperti huruf braille maupun penanda visual dengan warna kontras yang dapat membantu penyandang tunanetra mengakses layanan secara mandiri. Persoalan juga terjadi pada sistem antrean yang masih digabung dengan pasien umum, serta belum adanya ruang pelayanan khusus atau layanan jemput bola bagi penyandang disabilitas berat.

    Pendataan dan Layanan yang Mulai Berkembang

    Pendataan penyandang disabilitas pun masih menjadi pekerjaan rumah. Bahkan Puskesmas Bonjeruk tercatat belum memiliki data penyandang disabilitas di wilayah kerjanya sebagai dasar penyusunan program dan pelayanan kesehatan.

    Namun, monitoring juga menemukan sejumlah praktik baik yang mulai dikembangkan beberapa puskesmas. Puskesmas Praya misalnya, telah melaksanakan layanan keluarga berencana, konseling kesehatan reproduksi, serta vaksinasi HPV bagi siswa di Sekolah Luar Biasa (SLB). Sementara layanan pendaftaran atau booking online telah diterapkan di Puskesmas Bonjeruk, Kopang, Praya, dan Ubung sehingga memudahkan kelompok rentan mengakses layanan kesehatan tanpa harus menunggu lama.

    Di sisi lain, Puskesmas Puyung dan Ubung telah mengusulkan pembangunan toilet ramah disabilitas yang direncanakan terealisasi pada November 2025 serta area parkir khusus disabilitas pada 2026. Namun secara umum, keterbatasan anggaran masih menjadi faktor dominan yang menghambat perubahan.

    Dari 25 indikator yang belum terpenuhi pada enam puskesmas tersebut, sebanyak 17 indikator atau sekitar 68 persen terkendala karena belum tersedianya anggaran. Sisanya dipengaruhi keterbatasan ruang dan desain bangunan sebesar 24 persen serta kurangnya informasi dan kapasitas sumber daya manusia sebesar 8 persen.

    Peran Regulasi dan Komitmen Implementasi

    Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) NTB, Sri Sukarni, menjelaskan bahwa program SPARK bertujuan melihat sejauh mana layanan kesehatan reproduksi bagi perempuan penyandang disabilitas telah berjalan di Lombok Tengah. Namun sebelum masuk ke aspek layanan kesehatan reproduksi, pihaknya terlebih dahulu menilai aksesibilitas fasilitas fisik yang menjadi pintu masuk pelayanan.

    Menurut Sri Sukarni, survei dilakukan sejak 2024 bersama Koalisi PRIMA yang terdiri dari HWDI, Seknas FITRA, dan Perkumpulan Inisiatif dengan dukungan International Budget Partnership (IBP). Ia menegaskan bahwa berbagai persoalan yang ditemukan bukan berdasarkan laporan pihak lain, melainkan hasil pengamatan langsung di lapangan.

    “Kami menemukan banyak kendala, seperti meja registrasi yang belum ramah kursi roda, bidang miring yang terlalu curam, tidak tersedianya jalur pemandu bagi penyandang netra, tidak adanya huruf braille, kursi prioritas yang penempatannya kurang tepat, lebar pintu yang tidak memenuhi standar, hingga toilet yang belum aksesibel,” jelasnya.

    Partisipasi Penyandang Disabilitas dalam Perencanaan

    Masnim, anggota FITRA NTB, menilai persoalan layanan publik yang belum aksesibel juga dipengaruui minimnya keterlibatan penyandang disabilitas dalam proses perencanaan pembangunan. Menurutnya, jika penyandang disabilitas dilibatkan sejak awal, banyak kebutuhan dasar yang sebenarnya tidak memerlukan biaya besar dapat diakomodasi dengan lebih baik.

    Karena itu, pelibatan kelompok disabilitas dalam proses perencanaan dinilai menjadi langkah penting untuk mewujudkan layanan publik yang benar-benar inklusif.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Beasiswa UKT Bontang 2026 Masih Terbuka, Daftar dan Syaratnya

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    Berita Terpopuler: Penggusuran di SDN Wolomoni Ende, Warga Empat Desa Merasa Dibuang Pemda

    By adm_imr13 Juni 20261 Views

    Kepala SMAN 1 Sindang Dikritik Atas Keterlambatan Respons, Publik Kecam Pembinaan Siswa Pasca Video Geng Motor Viral

    By adm_imr13 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kisah pilu Ruben Onsu, perubahan mendadak putrinya di akhir 2025, kini rindu pada anaknya

    13 Juni 2026

    Operasi Patuh 2026 Siap Digelar Polrestabes Surabaya, Korlantas Umumkan Penundaan

    13 Juni 2026

    Mengapa Permen Diletakkan Dekat Kasir?

    13 Juni 2026

    Pelanggaran yang Dicari Polisi dalam Operasi Patuh Semeru 2026 di Surabaya Tiba-Tiba Ditunda

    13 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?