Profil Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo
Dody Hanggodo adalah seorang insinyur dan pengusaha Indonesia yang lahir di Mojokerto, Jawa Timur, pada 7 Februari 1966. Ia memiliki latar belakang pendidikan yang kuat, dengan gelar Sarjana Teknik Perminyakan dari Institut Teknologi Bandung (ITB) pada 1989, serta gelar Magister di bidang Petroleum Engineering dari University of Tulsa, Oklahoma, Amerika Serikat, pada 1992.
Karier profesionalnya dimulai di industri perminyakan sebagai Petroleum Engineer di ASAMERA Oil Co. pada 1989-1990, kemudian ia menjabat sebagai Oil Field Production Supervisor hingga 1995. Setelah itu, Dody juga berkecimpung di sektor perbankan sebagai Assistant Vice President di Citibank N.A. pada 1993-1998.
Selama masa karier, Dody pernah menjabat sebagai General Manager di Fajrindo Group pada 1999-2000, dan Business Development Manager di dua perusahaan, yaitu PT Tri Usaha Bhakti pada 2002-2004 dan PT Wahana Krida Mandiri pada 2004-2006. Ia juga pernah menjadi Manager Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Nanggroe Aceh Darussalam-Nias Regional IV pada 2006-2007.
Karier Dody terus berkembang, dan ia akhirnya menjabat sebagai Executive Vice President Marketing & Business Development di PT Dual Samudera Perkasa pada 2007-2011. Selanjutnya, ia menjabat sebagai Director Commercial & Business Development di PT Indika Indonesia Resources pada 2011-2015. Setelah itu, Dody bergabung sebagai konsultan bisnis di PT Baramega Citra Mulia Persana dan PT Prima Alam Gemilang, perusahaan yang bergerak di industri gula.
Pada 2017-2018, Dody menjabat sebagai Komisaris di PT Pradiksi Gunatama Tbk, Kalimantan Timur. Ia juga pernah menjadi Komisaris di PT Senabangun Anekapertiwi pada 2019-2020. Pada akhirnya, ia dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Pekerjaan Umum pada 21 Oktober 2024.
Sejak menjabat di pemerintahan, Dody resmi terjun ke dunia politik dengan bergabung dengan Partai Demokrat. Ia dipercaya untuk menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat periode 2025-2030. Di sisi lain, Dody juga terpilih menjadi Dewan Pembina Persatuan Insinyur Indonesia.
Isu Boyong Keluarga ke Amerika Serikat
Beberapa waktu lalu, isu mengenai Dody Hanggodo yang diduga membawa istri dan anaknya dalam perjalanan dinas ke Amerika Serikat menggunakan uang dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) ramai dibicarakan di media sosial. Hal ini mencuat setelah muncul unggahan potongan gambar surat dinas Kementerian Pekerjaan Umum (PU) ke Amerika Serikat.
Yang menjadi sorotan adalah nama istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo, Irma Hermawati dan Aurellia Tsabitha Meidirama, yang juga tertera dalam surat tersebut. Surat tersebut ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Kementerian PU Apri Artoto.
Menanggapi isu tersebut, Apri Artoto dengan tegas membantah narasi yang beredar bahwa istri dan anak Dody Hanggodo pergi ke Amerika menggunakan APBN. Ia menjelaskan bahwa pembiayaan terhadap keluarga tidak akan menggunakan dana APBN. Jika memang terjadi pemberangkatan anggota keluarga, maka pembiayaannya akan menggunakan dana pribadi.
Apri juga menjelaskan bahwa pencantuman nama istri dan anak Dody dalam surat tersebut adalah untuk pengurusan visa ke Kementerian Luar Negeri. Ia menyatakan bahwa aturan memperbolehkan istri pejabat menerima kemudahan seperti paspor diplomatik. Namun, ia kembali menegaskan bahwa tidak ada uang negara yang digunakan untuk hal tersebut.







