Ringkasan Berita Terkini Kota Padang
Berikut adalah rangkuman informasi terbaru seputar Kota Padang dalam 24 jam terakhir yang menjadi perhatian publik. Isu-isu hangat mencakup berbagai bidang seperti pendidikan, layanan publik, hingga penataan kota.
Video Maba UNP Viral dan Penjelasan Kampus
Video yang menampilkan mahasiswa baru (maba) Universitas Negeri Padang (UNP) berjalan jongkok viral di media sosial. Video tersebut memicu dugaan adanya perpeloncoan di lingkungan kampus. Namun, pihak UNP membantah tudingan tersebut dan menjelaskan bahwa aksi itu merupakan sanksi disiplin bagi maba yang terlambat saat mengikuti PKKMB.
Sekretaris UNP Erianjoni menyatakan bahwa video tersebut tidak menunjukkan kekerasan. Ia menegaskan bahwa sanksi disiplin seperti berjalan jongkok, push up, dan squat jump diberikan karena maba terlambat mengikuti kegiatan. Aturan ini telah disepakati oleh para maba sebelumnya.
“Kami punya Satgas PPK, kalau mereka mengalami kekerasan selama PPKMB termasuk saat diberikan sanksi disiplin, dapat melaporkannya. Tapi sampai saat ini belum ada satupun laporan yang masuk,” ujar Erianjoni.
Ia juga menyebutkan bahwa mayoritas maba yang diberi sanksi berasal dari Fakultas Teknik. Menurutnya, sanksi ini diperlukan untuk memperkuat mental maba, terutama bagi mereka yang sering bekerja di lapangan atau laboratorium.
Perumda Air Minum Kota Padang Lakukan Pengurasan Pipa
Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang melakukan pengurasan pipa distribusi air bersih setelah instalasi Accelator 1 kembali beroperasi. Langkah ini dilakukan untuk membersihkan endapan lumpur yang tertinggal di saluran pipa pasca-bencana banjir.
Kepala Humas Perumda Adhie Zein menjelaskan bahwa metode flushing dilakukan dengan mengalirkan air bertekanan tinggi untuk menguras endapan kekeruhan di dasar pipa. Proses ini bertujuan untuk memastikan aliran air bersih kembali stabil.
“Langkah ini penting agar air keruh yang mengendap dalam pipa dapat terbuang dan berganti dengan air yang telah bersih dan jernih kembali,” kata Adhie.
Pihak Perumda juga mengapresiasi dukungan teknis dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta BUMN konstruksi PT Hutama Karya dalam pemulihan infrastruktur IPA Gunung Pangilun.
Kapasitas Tampung Sampah di Padang Terbatas
Masalah kapasitas tampung sampah di Kota Padang menjadi perhatian serius. Saat ini, kapasitas penampungan hanya mencapai 500–600 ton per hari. Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi menyatakan bahwa kondisi ini membuat pemerintah harus lebih fokus pada pengurangan timbulan sampah dari sumbernya.
Mahyeldi menyarankan pengelolaan sampah mulai dari rumah tangga, perkantoran, sekolah, hingga pasar. Ia mencontohkan hasil pertanian yang seharusnya dibersihkan dan disortir sejak dari kebun sebelum dibawa ke pasar.
“Pengurangan emisi karbon bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Kita semua dapat berkontribusi melalui kebiasaan sehari-hari, salah satunya dengan lebih aktif menggunakan kendaraan umum,” ujar Mahyeldi.
Pembangunan Trotoar Pantai Padang
Pemerintah Kota Padang menyiapkan anggaran sekitar Rp9 miliar untuk membangun dan merehabilitasi trotoar Pantai Padang agar tersambung sepanjang 1,8 kilometer. Pembangunan ini bagian dari program unggulan Padang Rancak.
Kepala Dinas PUPR Kota Padang Malvi Hendri menjelaskan bahwa pembangunan trotoar dimulai sejak awal Agustus 2026. Target pengerjaan akan rampung pada akhir tahun 2026.
“Trotoar Pantai Padang menjadi sentra atau tujuan masyarakat berwisata, jadi harus dilakukan pembenahan, dan sesuai dengan progul Padang Rancak,” ujar Malvi.










