Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Johnny Jansen ingat luka 5-2! Bali United siap meledak di Dipta

    10 Februari 2026

    Lando Norris: Mobil F1 2026 Seperti Mobil F2

    10 Februari 2026

    DFSK Perkenalkan Logo dan Slogan Baru di IIMS 2026

    10 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 10 Februari 2026
    Trending
    • Johnny Jansen ingat luka 5-2! Bali United siap meledak di Dipta
    • Lando Norris: Mobil F1 2026 Seperti Mobil F2
    • DFSK Perkenalkan Logo dan Slogan Baru di IIMS 2026
    • Persebaya Surabaya Incar Kemenangan Lawan Bali United! Magis Bernardo Tavares Dinantikan Bonek
    • AHM Tampilkan Solusi Mobilitas Inovatif di IIMS 2026
    • Laris Manis Skuad Persebaya! Dua Mantan Bintang Jadi Penentu Nasib Klub yang Terancam Degradasi
    • Chery Perkenalkan C5 CSH di IIMS 2026, SUV Hybrid Mewah dengan Teknologi Canggih
    • Mencari Asuransi Mobil Jaecoo Terbaik?
    • Bernardo Tavares Hanya Menang Sekali! Bali United Jadi Ancaman Lama Persebaya Surabaya
    • Honda luncurkan pembaruan CR-V e:HEV dan WR-V di IIMS 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»Cara Menulis Laporan Observasi dengan Struktur Lengkap

    Cara Menulis Laporan Observasi dengan Struktur Lengkap

    adm_imradm_imr10 Februari 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Pengertian Laporan Hasil Observasi



    Observasi adalah proses pengumpulan data dan informasi melalui pengamatan terhadap suatu objek. Data yang diperoleh kemudian disusun dalam bentuk teks yang disebut laporan hasil observasi. Dengan demikian, laporan hasil observasi merupakan teks yang menyampaikan informasi mengenai suatu objek atau situasi berdasarkan investigasi atau penelitian yang dilakukan secara sistematis.

    Tujuan dan Ciri-Ciri Laporan Hasil Observasi



    Tujuan dari laporan hasil observasi adalah untuk memaparkan fakta-fakta ilmiah tentang sebuah penelitian. Selain itu, teks ini juga berfungsi sebagai alat untuk memberikan penjelasan rinci mengenai suatu objek dari sudut pandang keilmuan kepada pembaca. Berikut ciri-ciri utama dari laporan hasil observasi:

    1. Bersifat objektif

      Semua informasi dan data yang disajikan harus didasarkan pada fakta penelitian tanpa dipengaruhi pendapat pribadi. Laporan observasi juga harus bersifat universal dan tidak memihak kepada pihak tertentu.

    2. Berdasarkan fakta

      Teks laporan hasil observasi harus ditulis berdasarkan fakta penelitian yang ada. Seseorang atau kelompok yang bertanggung jawab atas penelitian tidak boleh memanipulasi data atau sumber saat membuat teks hasil observasi.

    3. Objek bersifat khusus atau spesifik

      Meski cara membuat teks laporan hasil observasi bersifat universal, topik atau objek di dalamnya harus dibuat spesifik. Contohnya, jika kamu ingin membahas tentang bahaya garam berlebih pada makanan, laporan hasil observasinya akan berfokus pada dampak dari garam berlebih ke uji coba beberapa sampel makanan.

    4. Disajikan secara lengkap

      Penulisan laporan hasil observasi harus disusun secara lengkap sesuai dengan strukturnya. Biasanya, laporan ini dibuka dengan pendahuluan, isi, dan ditutup dengan simpulan. Jadi, pembaca juga tidak bingung untuk memahami maksud dari isi laporan hasil observasi.

    5. Menggunakan bahasa yang efektif dan mudah dimengerti

      Cara membuat teks laporan hasil observasi bisa dirangkai dengan bahasa yang efektif. Tujuannya agar pembaca dapat lebih mudah memahami isi dari laporan tersebut.

    Struktur Teks Laporan Hasil Observasi



    Setiap laporan tentunya memiliki struktur penulisan yang membantu penyampaian informasi penelitian dengan jelas. Struktur teks laporan hasil observasi terdiri dari:

    1. Judul

      Setiap laporan hasil observasi tentu harus dibuka dengan judul yang memuat topik utama yang akan dibahas. Judul harus singkat, jelas, dan mencerminkan isi laporan.

    2. Klasifikasi Umum

      Pada bagian ini, penulis perlu menyajikan gambaran umum tentang objek yang diamati. Biasanya mencakup informasi ringan seperti karakteristik, definisi, dan jenis yang ada pada objek tersebut.

    3. Deskripsi

      Setelah memaparkan klasifikasi umum, laporan hasil observasi akan dilanjutkan dengan memaparkan deskripsi lebih dalam. Deskripsi tersebut berisi rincian mengenai hal-hal spesifik dari objek yang diamati. Bagian ini bisa terdiri dari beberapa paragraf, tergantung kompleksitas objeknya.

    4. Kesimpulan

      Terakhir, laporan hasil observasi perlu ditutup dengan rangkuman atau simpulan dari hasil penelitian yang dilakukan. Sebuah penutup berisikan ringkasan dan implikasi dari hasil pengamatan. Penulis juga boleh menyertakan saran dan pesan untuk pembaca jika diperlukan.

    Langkah Pembuatan Teks Laporan Hasil Observasi



    Setelah memahami pengertian serta struktur, kamu bisa menyimak cara membuat teks laporan hasil observasi yang benar dan tepat. Yuk, perhatikan langkah-langkahnya berikut ini:

    1. Menentukan tema kegiatan observasi

      Sebelum memulai kegiatan observasi, kamu perlu menentukan terlebih dahulu tema objek yang akan diteliti. Objek yang dibahas juga beragam dan disesuaikan dengan minat. Mulai dari makanan, minuman, tumbuhan, hewan, maupun proses terjadinya fenomena alam.

    2. Tentukan tujuan observasi

      Setelah menentukan tema kegiatan, selanjutnya penulis bisa menyusun tujuan observasi dari objek yang ingin diteliti.

    3. Melakukan proses observasi

      Dalam memperoleh data dan informasi, tentunya penulis perlu melakukan proses observasi atau penelitian pun dilakukan. Pastikan kamu melakukannya dengan teliti dan sesuai dengan ketentuan yang ada. Supaya hasil yang diperoleh sesuai dengan prediksi dan akurat.

    4. Menyusun kriteria aspek yang harus dilaporkan

      Cara membuat teks laporan hasil observasi memerlukan pendalaman materi dan pemahaman yang objektif. Sebab, penulis diwajibkan untuk menyusun kriteria aspek yang akan dibahas dalam teks laporan hasil observasi. Kriteria aspek tersebut bisa ditentukan sesuai peraturan dari instansi atau organisasi penelitian yang ada.

    5. Membatasi aspek yang harus dilaporkan

      Kendati kriteria setiap laporan observasi bersifat luas, penulis tetap harus membatasi aspek apa saja yang harus dilaporkan. Hal itu bertujuan agar nantinya laporan hasil observasi tidak melenceng dari tujuan yang sudah dibuat.

    6. Mulai mendeskripsikan aspek observasi

      Setelah menentukan aspek yang akan dibahas, penulis bisa menulis deskripsinya berupa pernyataan umum. Gunakan kaidah kebahasaan yang sederhana agar mudah dipahami pembaca.

    7. Melengkapi teks laporan hasil observasi dengan data dan gambar

      Untuk melengkapi isi laporan, kamu bisa mencantumkan data penelitian berupa gambar, grafik, dan angka yang menunjukkan suatu ukuran. Pakai kaidah kalimat simpleks dan kompleks, konjungsi, sinonim, dan antonim saat menulis laporan tersebut.

    8. Membuat simpulan hasil observasi

      Menyusun kesimpulan menjadi cara menulis teks laporan hasil observasi yang terakhir. Cantumkan kesimpulan dari laporan tersebut berupa ringkasan temuan selama penelitian.

    FAQ Seputar Teks Laporan Hasil Observasi

    Apa itu teks laporan hasil observasi?

    Teks laporan hasil observasi adalah teks yang berisi hasil pengamatan terhadap suatu objek secara objektif dan sistematis.

    Apa contoh objek dalam teks laporan hasil observasi?

    Objeknya bisa berupa hewan, tumbuhan, lingkungan, atau fenomena sosial.

    Apa ciri-ciri teks laporan hasil observasi?

    Bersifat faktual, menggunakan bahasa baku, dan disusun berdasarkan hasil pengamatan langsung.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Jangan Sampai Menyesal! 12 Kesalahan Fatal Persiapan UTBK-SNBT yang Sering Dilakukan Peserta

    By adm_imr10 Februari 20260 Views

    Kronologi Guru Agama di Nunukan Jadi Korban Bullying, Dilempar Kursi oleh Kepsek hingga Sertifikasi Tertunda Setahun

    By adm_imr10 Februari 20260 Views

    Langkah Regita dan EduEmpati Wujudkan Pendidikan Berkualitas Bersama SDGs Academy Indonesia

    By adm_imr10 Februari 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Johnny Jansen ingat luka 5-2! Bali United siap meledak di Dipta

    10 Februari 2026

    Lando Norris: Mobil F1 2026 Seperti Mobil F2

    10 Februari 2026

    DFSK Perkenalkan Logo dan Slogan Baru di IIMS 2026

    10 Februari 2026

    Persebaya Surabaya Incar Kemenangan Lawan Bali United! Magis Bernardo Tavares Dinantikan Bonek

    10 Februari 2026
    Berita Populer

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    Kabupaten Malang 6 Februari 2026

    Kabupaten Malang– Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang menggeledah Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten…

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026

    Kabar Transfer: AC Milan Beralih dari Vlahovic ke Striker Nomor 9

    9 Februari 2026

    Unduh Jadwal Imsakiyah Ramadan 2026, Lengkap Muhammadiyah dan Kemenag

    8 Februari 2026
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?