Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Kronologi Pemeriksaan Dude Harlino dan Alyssa Soebandono di Bareskrim Terkait Kasus DSI

    6 April 2026

    Perbanyak Istighfar, Sholat Sunnah Taubat, dan Baca Doa Setelah Sholat

    6 April 2026

    Krisis Iran Dorong Peningkatan Penjualan Mobil Listrik Bekas Eropa

    6 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Senin, 6 April 2026
    Trending
    • Kronologi Pemeriksaan Dude Harlino dan Alyssa Soebandono di Bareskrim Terkait Kasus DSI
    • Perbanyak Istighfar, Sholat Sunnah Taubat, dan Baca Doa Setelah Sholat
    • Krisis Iran Dorong Peningkatan Penjualan Mobil Listrik Bekas Eropa
    • Bahlil Jawab Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17.850 per 1 April 2026, Tunggu Keputusan Presiden
    • Aksi pencurian motor di parkiran kos Surabaya gagal, dua pelaku ditangkap satu kabur
    • Inspektorat Jenderal Pantau Ketat Seluruh Tahapan Haji
    • Benarkah Penis Bisa Membesar Akibat Hernia?
    • 7 Jenis Teh Sehat Jantung, Ada Favoritmu?
    • Reaksi Manny Pacquaio Terhadap Ide Floyd Mayweather Jr
    • Jadwal Kapal Pelni Surabaya-Makassar 2026, Tiket Mulai Rp264 Ribu
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»5 fakta wanita WNI dan anaknya ditabrak di Chinatown Singapura: Kronologi hingga nasib pelaku

    5 fakta wanita WNI dan anaknya ditabrak di Chinatown Singapura: Kronologi hingga nasib pelaku

    adm_imradm_imr10 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kecelakaan Maut di Chinatown Singapura yang Menewaskan Bocah 6 Tahun

    Kecelakaan maut yang melibatkan seorang bocah berusia 6 tahun dan ibunya terjadi di kawasan Chinatown Singapura pada Jumat, 6 Februari 2026. Kejadian tersebut menimpa keluarga Warga Negara Indonesia (WNI) saat mereka sedang berlibur di kawasan Kuil Relik Gigi Buddha. Kecelakaan ini menyebabkan kematian satu korban dan luka-luka pada yang lainnya.

    Kronologi Kejadian

    Pada pukul 11:50 pagi waktu Singapura, keluarga WNI terdiri dari suami-istri dan dua anaknya sedang berada di kawasan Chinatown. Saat itu, korban anak dan orang tuanya sedang menyeberang jalan, sementara sang ayah mendorong kereta bayi dengan anak berusia dua tahun di depan. Mobil yang dikemudikan oleh pelaku penabrakan tiba-tiba menabrak mereka.

    Kecelakaan terjadi di pintu keluar tempat parkir menuju Jalan Banda. Akuntan bernama Lu (62 tahun), yang sedang makan di dekat lokasi kejadian bersama istrinya, mengatakan bahwa daerah tersebut merupakan objek wisata dengan lalu lintas yang padat. Ia juga menyampaikan bahwa jalan tersebut sempit dan beberapa pengemudi sering kali mengemudi terlalu cepat dan ugal-ugalan, yang sangat berbahaya.

    Kondisi Korban

    Setelah kecelakaan terjadi, kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Singapura. Sayangnya, korban anak meninggal dunia, sementara ibunya selamat namun mengalami luka-luka. Seorang pemilik toko berusia 70 tahun bernama Li, yang menjalankan toko dupa kertas di dekat lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa ayah korban tampak tidak sadarkan diri dan menangis tersedu-sedu setelah mengetahui kejadian tersebut.

    Pelaku Ditangkap

    Berdasarkan foto yang beredar, polisi tampak menangkap pelaku penabrakan. Ia diduga mengemudi secara lalai hingga menyebabkan kematian. Investigasi masih berlangsung. Suami pelaku mengatakan bahwa istrinya memiliki pengalaman mengemudi lebih dari 10 tahun dan sedang menjemput putranya dari sekolah saat kejadian terjadi. Ia mengaku tidak pernah menyangka kecelakaan akan terjadi.

    Setelah kecelakaan, istrinya segera keluar dari mobil untuk memeriksa para korban dan memanggil ambulans. Putra mereka, yang berada di dalam mobil, ketakutan karena kecelakaan mendadak dan terus menangis. Ia benar-benar merasa bersalah dan menyesal atas kejadian tersebut.

    Bantuan dari Kedutaan Besar Indonesia

    Kedutaan Besar Indonesia di Singapura memberikan bantuan kepada keluarga korban. Staf kedutaan pergi ke Rumah Sakit Umum Singapura pada malam kejadian untuk bertemu dengan ayah korban dan memberikan dukungan. Mereka juga berkomunikasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan prosedur administratif ditangani dengan benar, terutama pemulangan jenazah almarhum.

    Pada Minggu (8/2/2026), keluarga membawa jenazah korban kembali ke Jakarta menggunakan penerbangan Singapore Airlines. Jenazah Sheyna Lashira Smaradiani telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

    Informasi Tambahan

    Juru bicara Kemenlu RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan bahwa pelaku yang diduga warga negara asing sudah ditahan oleh pihak berwajib Singapura. Sementara itu, ibu korban masih dirawat di Singapura meski kondisinya mulai membaik.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Inspektorat Jenderal Pantau Ketat Seluruh Tahapan Haji

    By adm_imr6 April 20261 Views

    Pelaksanaan PP Tunas: Meta dan Google Dipanggil, TikTok dan Roblox Diberi Peringatan

    By adm_imr6 April 20265 Views

    Pencarian Bocah Hilang di DAM Colo Karanganyar, Relawan Sisir 4 Titik Air

    By adm_imr6 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Kronologi Pemeriksaan Dude Harlino dan Alyssa Soebandono di Bareskrim Terkait Kasus DSI

    6 April 2026

    Perbanyak Istighfar, Sholat Sunnah Taubat, dan Baca Doa Setelah Sholat

    6 April 2026

    Krisis Iran Dorong Peningkatan Penjualan Mobil Listrik Bekas Eropa

    6 April 2026

    Bahlil Jawab Kenaikan Harga Pertamax Jadi Rp17.850 per 1 April 2026, Tunggu Keputusan Presiden

    6 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026

    Buka Musrenbang RKPD 2027, Wali Kota Malang Tekankan Kolaborasi dan Pembangunan Inklusif

    31 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?