Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Menggerakkan Asosiasi Profesi Mengatasi Krisis Literasi

    11 April 2026

    Tips memilih pom bensin terpercaya

    11 April 2026

    Apakah Indonesia Aman Jika Perang Dunia III Meletus?

    11 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 11 April 2026
    Trending
    • Menggerakkan Asosiasi Profesi Mengatasi Krisis Literasi
    • Tips memilih pom bensin terpercaya
    • Apakah Indonesia Aman Jika Perang Dunia III Meletus?
    • Jadwal dan harga tiket bus AKAP Bali ke Jawa Senin (6/4), cek sekarang!
    • Messi Cetak Gol Pertama di Stadion Baru, Inter Miami Hanya Peroleh 1 Poin
    • Hasil Spekta 8 Indonesian Idol 2026, Rio-Celyna Tampil Sempurna
    • Rismon Sianipar Kembali Terancam Penjara? Jusuf Kalla Laporkan Fitnah Ijazah Jokowi
    • Cara Pembayaran UTBK-SNBT 2026 yang Mudah dan Cepat di Berbagai Bank
    • Poco X8 Pro Max, Unggul untuk Gaming?
    • Lirik Lagu 2.0 BTS Viral Usai Rilis MV yang Terinspirasi Film Oldboy
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»5 fakta wanita WNI dan anaknya ditabrak di Chinatown Singapura: Kronologi hingga nasib pelaku

    5 fakta wanita WNI dan anaknya ditabrak di Chinatown Singapura: Kronologi hingga nasib pelaku

    adm_imradm_imr10 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kecelakaan Maut di Chinatown Singapura yang Menewaskan Bocah 6 Tahun

    Kecelakaan maut yang melibatkan seorang bocah berusia 6 tahun dan ibunya terjadi di kawasan Chinatown Singapura pada Jumat, 6 Februari 2026. Kejadian tersebut menimpa keluarga Warga Negara Indonesia (WNI) saat mereka sedang berlibur di kawasan Kuil Relik Gigi Buddha. Kecelakaan ini menyebabkan kematian satu korban dan luka-luka pada yang lainnya.

    Kronologi Kejadian

    Pada pukul 11:50 pagi waktu Singapura, keluarga WNI terdiri dari suami-istri dan dua anaknya sedang berada di kawasan Chinatown. Saat itu, korban anak dan orang tuanya sedang menyeberang jalan, sementara sang ayah mendorong kereta bayi dengan anak berusia dua tahun di depan. Mobil yang dikemudikan oleh pelaku penabrakan tiba-tiba menabrak mereka.

    Kecelakaan terjadi di pintu keluar tempat parkir menuju Jalan Banda. Akuntan bernama Lu (62 tahun), yang sedang makan di dekat lokasi kejadian bersama istrinya, mengatakan bahwa daerah tersebut merupakan objek wisata dengan lalu lintas yang padat. Ia juga menyampaikan bahwa jalan tersebut sempit dan beberapa pengemudi sering kali mengemudi terlalu cepat dan ugal-ugalan, yang sangat berbahaya.

    Kondisi Korban

    Setelah kecelakaan terjadi, kedua korban dilarikan ke Rumah Sakit Umum Singapura. Sayangnya, korban anak meninggal dunia, sementara ibunya selamat namun mengalami luka-luka. Seorang pemilik toko berusia 70 tahun bernama Li, yang menjalankan toko dupa kertas di dekat lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa ayah korban tampak tidak sadarkan diri dan menangis tersedu-sedu setelah mengetahui kejadian tersebut.

    Pelaku Ditangkap

    Berdasarkan foto yang beredar, polisi tampak menangkap pelaku penabrakan. Ia diduga mengemudi secara lalai hingga menyebabkan kematian. Investigasi masih berlangsung. Suami pelaku mengatakan bahwa istrinya memiliki pengalaman mengemudi lebih dari 10 tahun dan sedang menjemput putranya dari sekolah saat kejadian terjadi. Ia mengaku tidak pernah menyangka kecelakaan akan terjadi.

    Setelah kecelakaan, istrinya segera keluar dari mobil untuk memeriksa para korban dan memanggil ambulans. Putra mereka, yang berada di dalam mobil, ketakutan karena kecelakaan mendadak dan terus menangis. Ia benar-benar merasa bersalah dan menyesal atas kejadian tersebut.

    Bantuan dari Kedutaan Besar Indonesia

    Kedutaan Besar Indonesia di Singapura memberikan bantuan kepada keluarga korban. Staf kedutaan pergi ke Rumah Sakit Umum Singapura pada malam kejadian untuk bertemu dengan ayah korban dan memberikan dukungan. Mereka juga berkomunikasi dengan semua pihak terkait untuk memastikan prosedur administratif ditangani dengan benar, terutama pemulangan jenazah almarhum.

    Pada Minggu (8/2/2026), keluarga membawa jenazah korban kembali ke Jakarta menggunakan penerbangan Singapore Airlines. Jenazah Sheyna Lashira Smaradiani telah dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan.

    Informasi Tambahan

    Juru bicara Kemenlu RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan bahwa pelaku yang diduga warga negara asing sudah ditahan oleh pihak berwajib Singapura. Sementara itu, ibu korban masih dirawat di Singapura meski kondisinya mulai membaik.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Waspadai Bahaya Paku di Jalur Balongan Indramayu

    By adm_imr11 April 20261 Views

    Rismon Sianipar Kembali Terancam Penjara? Jusuf Kalla Laporkan Fitnah Ijazah Jokowi

    By adm_imr11 April 20261 Views

    Penasihat hukum: Hartini dikriminalisasi, pembeli sianida sebenarnya Haji Komar dan Bripka Eric

    By adm_imr11 April 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Menggerakkan Asosiasi Profesi Mengatasi Krisis Literasi

    11 April 2026

    Tips memilih pom bensin terpercaya

    11 April 2026

    Apakah Indonesia Aman Jika Perang Dunia III Meletus?

    11 April 2026

    Jadwal dan harga tiket bus AKAP Bali ke Jawa Senin (6/4), cek sekarang!

    11 April 2026
    Berita Populer

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    Kabupaten Malang 27 Maret 2026

    Kabupaten Malang— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang tengah menyiapkan perubahan status dua Unit Pelaksana Teknis…

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Halal Bihalal Dinkes Kab. Malang, Bupati Sanusi Bahas Puskesmas Resik dan Tunggu Kebijakan WFH

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?