Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Jateng Percepat Penanganan Sampah, Semarang Raya Jadi Proyek Pertama Pengolahan Sampah Jadi Listrik

    17 Mei 2026

    Jika Suka Teh Daripada Kopi, Ini 9 Ciri Kepribadian Anda Menurut Psikologi

    17 Mei 2026

    Naskah Khutbah Jumat 8 Mei 2026: Pahala Haji Bagi yang Tidak Mampu

    17 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 17 Mei 2026
    Trending
    • Jateng Percepat Penanganan Sampah, Semarang Raya Jadi Proyek Pertama Pengolahan Sampah Jadi Listrik
    • Jika Suka Teh Daripada Kopi, Ini 9 Ciri Kepribadian Anda Menurut Psikologi
    • Naskah Khutbah Jumat 8 Mei 2026: Pahala Haji Bagi yang Tidak Mampu
    • 5 tantangan membuka kafe di era ini, masih menguntungkan?
    • Festival Rujak Uleg Surabaya Dorong Perekonomian Rakyat
    • Ammar Zoni Kembali Dikirim ke Lapas Nusakambangan Usai Permohonan Ditolak
    • Jadwal Live TV SCTV: Pertandingan Final Liga Champion Arsenal vs PSG, Fakta Menarik Berebut Trofi Eropa
    • Populer Kaltim: Pria Tewas Usai Jatuh dari Pohon Mangga Saat Perampokan Kurir
    • 50 Soal Ujian Agama Islam Kelas 8 Terbaru 2026-2027
    • PMT Siapkan Pelayaran Perdana CMA CGM ke Tiongkok Selatan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Internasional»Australia larang warga Iran masuk selama 6 bulan

    Australia larang warga Iran masuk selama 6 bulan

    adm_imradm_imr29 Maret 20268 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Australia Larang Warga Iran dengan Visa Kunjungan Sementara

    Pemerintah Australia telah mengambil kebijakan strategis untuk melarang masuk seluruh warga negara Iran yang memiliki visa kunjungan sementara. Keputusan ini berlaku mulai hari Kamis (26/3/2026) dan bertujuan untuk mengantisipasi risiko keamanan nasional serta ketidakpastian geopolitik di kawasan Timur Tengah.

    Langkah ini mencakup penangguhan izin masuk bagi pelancong maupun pekerja asal Iran selama enam bulan ke depan. Tujuan utamanya adalah menjaga stabilitas dan keteraturan sistem imigrasi dalam negeri. Departemen Dalam Negeri menegaskan bahwa pembatasan perjalanan diperlukan untuk mengelola potensi lonjokan permohonan perlindungan (suaka). Hal ini merespons meningkatnya konflik bersenjata di wilayah Teheran dan sekitarnya.

    Regulasi Migrasi Terbaru Mengatur Kedatangan Warga Asing

    Kebijakan pembatasan ini dijalankan berdasarkan aturan Migration Amendment (2026 Measures No. 1) Bill 2026. Regulasi tersebut memberikan wewenang penuh kepada Menteri Dalam Negeri untuk mengatur kedatangan kelompok warga asing tertentu yang berada di luar negeri. Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke, menyampaikan bahwa pemerintah sedang memantau perkembangan global secara ketat dan akan menyesuaikan pengaturan sesuai kebutuhan untuk memastikan sistem migrasi Australia tetap teratur, adil, dan berkelanjutan.

    Aturan yang disahkan parlemen pada pertengahan Maret 2026 ini secara khusus menyasar pemegang visa kunjungan Subclass 600 dengan paspor Iran. Langkah ini diambil guna menekan risiko penyalahgunaan izin tinggal di wilayah Australia. Implementasi aturan ini bertujuan agar setiap keputusan mengenai izin tinggal tetap merupakan hasil pertimbangan matang pemerintah, bukan sekadar dampak dari krisis internasional yang memaksa warga mencari perlindungan darurat.

    Konflik di Iran Tingkatkan Risiko Kelebihan Masa Tinggal

    Meningkatnya konflik bersenjata di Timur Tengah dinilai meningkatkan risiko warga Iran pemegang visa sementara enggan atau tidak dapat kembali ke negara asal mereka. Hal ini menjadi perhatian serius karena masa berlaku dokumen perjalanan mereka berpotensi habis saat masih berada di Australia.

    Kekhawatiran pemerintah Australia diperkuat oleh insiden pemberian suaka politik kepada anggota tim sepak bola wanita Iran baru-baru ini. Peristiwa tersebut memicu ketegangan diplomatik dan mempersulit penilaian risiko terhadap pengunjung dari negara tersebut. Menteri Dalam Negeri Tony Burke menambahkan bahwa banyak visa kunjungan yang diterbitkan sebelum konflik mungkin tidak akan disetujui jika diajukan dalam situasi saat ini.

    Kebijakan Larangan Masuk Berdampak pada Ribuan Warga

    Larangan masuk ini berdampak langsung pada sekitar 7.200 pemegang visa asal Iran yang belum tiba di Australia. Meski demikian, pemerintah tetap memberikan pengecualian bagi pasangan dan anak-anak dari warga negara Australia, serta individu yang mendapat izin perjalanan khusus atas alasan kemanusiaan.

    Kebijakan ketat ini menuai kecaman keras dari Wakil CEO Asylum Seeker Resource Centre, Jana Favero, yang menilai langkah tersebut sebagai bentuk kegagalan moral. “Ini merupakan pengkhianatan besar terhadap komunitas Iran dan sebuah kegagalan moral yang mengejutkan karena pemerintah menutup pintu rapat-rapat pada saat orang-orang sedang sangat membutuhkan keselamatan,” ujar Favero.

    Pembatasan ini juga membawa dampak sosial mendalam bagi lebih dari 85 ribu penduduk Australia kelahiran Iran yang tinggal di kota-kota besar seperti Sydney dan Melbourne. Mereka kini terhambat untuk berkumpul kembali dengan keluarga besar. Kritik senada datang dari Senator David Shoebridge dari Partai Greens, yang menyebut pemerintah bertindak kejam dengan menutup akses bagi warga Iran yang sebenarnya telah memiliki visa sah untuk mencari keamanan di Australia.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    PMT Siapkan Pelayaran Perdana CMA CGM ke Tiongkok Selatan

    By adm_imr16 Mei 20261 Views

    Perhitungan Timnas Indonesia U-17 Menuju Piala Dunia 2026, Jepang Tentukan Nasib Garuda Muda

    By adm_imr16 Mei 20263 Views

    Apa Itu Armada Nyamuk Iran yang Membuat AS Waspada di Selat Hormuz?

    By adm_imr16 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Jateng Percepat Penanganan Sampah, Semarang Raya Jadi Proyek Pertama Pengolahan Sampah Jadi Listrik

    17 Mei 2026

    Jika Suka Teh Daripada Kopi, Ini 9 Ciri Kepribadian Anda Menurut Psikologi

    17 Mei 2026

    Naskah Khutbah Jumat 8 Mei 2026: Pahala Haji Bagi yang Tidak Mampu

    17 Mei 2026

    5 tantangan membuka kafe di era ini, masih menguntungkan?

    16 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?