Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    KPK Selidiki Hilman Latief, Ungkap Skandal Kuota Haji dan Keterlibatan Fuad Hasan Masyhur

    30 Juni 2026

    Denice Zamboanga Mundur dari Gelar Juara Dunia MMA untuk Jadi Ibu

    30 Juni 2026

    Libur Sekolah, Penumpang KA di Stasiun Blitar Naik 500 Orang/Hari

    30 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 30 Juni 2026
    Trending
    • KPK Selidiki Hilman Latief, Ungkap Skandal Kuota Haji dan Keterlibatan Fuad Hasan Masyhur
    • Denice Zamboanga Mundur dari Gelar Juara Dunia MMA untuk Jadi Ibu
    • Libur Sekolah, Penumpang KA di Stasiun Blitar Naik 500 Orang/Hari
    • Contoh Soal IPS Kelas 7 SMP: Lokasi Absolut dan Relatif Semester 1
    • Belanja Pegawai APBD Donggala 2026 Tembus 54 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah
    • Piala Dunia 2026: 7 Tim Lolos ke Babak 32 Besar, Termasuk Kolombia
    • Batu Empedu: Bahaya, Tanda, dan Pencegahan
    • Cara Mendaftar Beasiswa Stimulan Paser 2026 yang Masih Dibuka
    • Wanita Muda Jadi Saksi Kunci Pembunuhan Suami Veggie di Landak
    • Hasil Piala Dunia 2026: Panama Gugur, Kroasia Berpeluang Masuk 32 Besar
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Politik»Bukan karena popularitas, ini alasan KH Imam Jazuli nilai Said Aqil paling layak memimpin Syuriyah NU

    Bukan karena popularitas, ini alasan KH Imam Jazuli nilai Said Aqil paling layak memimpin Syuriyah NU

    adm_imradm_imr26 Januari 20263 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peran Penting Rais Aam dalam NU

    Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), berbagai diskusi mengenai sosok ideal Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai muncul. Jabatan ini tidak hanya sekadar posisi struktural, tetapi juga menjadi simbol marwah dan otoritas tertinggi Syuriyah sekaligus penentu arah strategis jam’iyah pewaris para Nabi di tengah dinamika nasional dan global.

    Pandangan tersebut disampaikan oleh Pengasuh Pondok Bina Insan Mulia Cirebon KH Imam Jazuli. Menurut dia, pemilihan Rais Aam harus berangkat dari kriteria yang tegas sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) NU melalui mekanisme Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa), bukan semata pertimbangan popularitas figur.

    Dalam kepengurusan NU, kata dia, Syuriyah adalah lembaga tertinggi yang memegang kendali organisasi para ulama ini seutuhnya. Syuriyah PBNU dipimpin seorang Rais Aam yang biasanya dipilih berdasarkan kriteria yang ketat.

    “Dalam struktur NU, Rais Aam bukan sekadar jabatan administratif. Ia adalah simbol marwah, pemimpin spiritual, dan pengambil kebijakan strategis jam’iyah. Karena itu, yang paling penting bukan siapa orangnya, tetapi apakah ia memenuhi kriteria,” ungkap KH Imam Jazuli dalam keterangannya, Senin (26/1/2026).

    Empat Pilar Utama yang Harus Dimiliki Rais Aam

    Dia menyebut empat pilar utama yang harus dimiliki Rais Aam PBNU yakni alim, faqih, zahid, serta berwibawa dan berpengalaman dalam organisasi yang diperkuat dengan nilai muru’ah, futuwwah, dan muharrikan atau penggerak.

    Berdasarkan kriteria tersebut, KH Imam Jazuli menilai KH Said Aqil Siradj sebagai sosok yang paling memenuhi syarat untuk memimpin Syuriyah NU pada periode mendatang.

    “Jika kriteria itu diterapkan secara objektif, maka KH Said Aqil Siradj muncul sebagai figur yang paling lengkap dan paripurna,” ujarnya.

    Keilmuan dan Pemikiran Kiai Said Aqil

    Dari sisi keilmuan, Kiai Said Aqil disebut sebagai ulama alim dan faqih dengan latar belakang pendidikan dari Universitas Ummul Qura, Mekkah, serta penguasaan mendalam terhadap khazanah keilmuan Islam klasik (turats) dan pemikiran kontemporer.

    “Pemikiran beliau mencerminkan Islam wasathiyah. Teguh pada tradisi pesantren, tetapi mampu merespons modernitas tanpa kehilangan jati diri NU. Sehingga, kefaqihan KH Said Aqil bersifat solutif dan kontekstual, sehingga mampu memberikan jawaban atas persoalan umat di era perubahan sosial yang cepat,” jelas dia.

    Spiritualitas dan Zuhud Kiai Said Aqil

    Dalam aspek spiritualitas, Kiai Said Aqil dinilai memiliki karakter zahid, yakni tidak terikat ambisi duniawi meskipun memiliki kapasitas dan akses kekuasaan.

    “Zuhud bukan berarti meninggalkan dunia, tetapi menempatkan dunia sebagai sarana ibadah. Jabatan bagi Kiai Said adalah amanah dan khidmah, bukan tujuan,” kata dia.

    Pengalaman dan Visi Kepemimpinan

    Pengalaman panjang Kiai Said Aqil sebagai Ketua Umum PBNU selama dua periode (2010–2021) juga menjadi poin penting. Menurut KH Imam Jazuli, pengalaman itu membuatnya memahami NU secara utuh, baik dalam aspek struktural, ideologis, maupun kultural.

    “Beliau bukan hanya paham AD/ART, tetapi juga pelaku sejarah modernisasi NU. Ia tahu bagaimana mengelola jam’iyah sebesar NU tanpa keluar dari khittah 1926. Di bawah kepemimpinannya, gagasan kemandirian NU melalui penguatan pendidikan tinggi, rumah sakit, dan jejaring internasional dinilai sebagai visi strategis jangka panjang,” ujarnya.

    Peran Sebagai Muharrikan

    Dia juga menyoroti peran Kiai Said Aqil sebagai muharrikan, penggerak organisasi yang mampu membawa Islam moderat NU ke tingkat global. Sikapnya yang konsisten menjaga NKRI dan melawan ekstremisme dinilai sebagai bentuk futuwwah dan muru’ah seorang Rais Aam.

    “NU ke depan membutuhkan Rais Aam yang berani bersikap tegas, meskipun pahit, demi keselamatan jam’iyah dan jamaah. Kiai Said memiliki keberanian moral itu,” tegasnya.

    Kesimpulan

    Dia menambahkan, Muktamar ke-35 NU membutuhkan sosok Rais Aam yang tidak lagi berada pada tahap belajar, tetapi telah matang secara keilmuan, pengalaman, dan visi kepemimpinan.

    “Dengan rekam jejak nasional dan internasional, Kiai Said Aqil Siradj adalah standar emas Rais Aam PBNU. Menempatkannya sebagai Rais Aam merupakan langkah strategis agar NU tetap menjadi jangkar stabilitas nasional dan kompas moral umat,” ucapnya.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    KPK Selidiki Hilman Latief, Ungkap Skandal Kuota Haji dan Keterlibatan Fuad Hasan Masyhur

    By adm_imr30 Juni 20261 Views

    Belanja Pegawai APBD Donggala 2026 Tembus 54 Persen, Melebihi Batas Ideal Pemerintah

    By adm_imr30 Juni 20261 Views

    Wanita Muda Jadi Saksi Kunci Pembunuhan Suami Veggie di Landak

    By adm_imr30 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    KPK Selidiki Hilman Latief, Ungkap Skandal Kuota Haji dan Keterlibatan Fuad Hasan Masyhur

    30 Juni 2026

    Denice Zamboanga Mundur dari Gelar Juara Dunia MMA untuk Jadi Ibu

    30 Juni 2026

    Libur Sekolah, Penumpang KA di Stasiun Blitar Naik 500 Orang/Hari

    30 Juni 2026

    Contoh Soal IPS Kelas 7 SMP: Lokasi Absolut dan Relatif Semester 1

    30 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?