Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pesan Vidi Aldiano sebelum wafat, penuh harapan untuk kembali sehat

    15 Maret 2026

    Dampak Antrean BBM di Jember, Pertalite Ludes Rp 16 Ribu per Liter

    15 Maret 2026

    Kronologi lengkap dokter Richard Lee ditahan Polda Metro Jaya, sempat live TikTok

    15 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Minggu, 15 Maret 2026
    Trending
    • Pesan Vidi Aldiano sebelum wafat, penuh harapan untuk kembali sehat
    • Dampak Antrean BBM di Jember, Pertalite Ludes Rp 16 Ribu per Liter
    • Kronologi lengkap dokter Richard Lee ditahan Polda Metro Jaya, sempat live TikTok
    • Tips harum sepanjang hari dari Caitlin Halderman, Karina Mandala, dan SoKlin
    • Zelenskyy Kecewa, Sanksi UE dan Bantuan Ukraina Tertunda
    • Berita Terkini: Kesalahan Betinho Bawa Kekalahan Arema FC vs Bali United
    • Pemilik Lengah, Toko Camilan di Pasuruan Rugi Rp 15 Juta Sebelum Lebaran
    • Siaran Langsung AC Milan vs Inter Milan di ANTV Malam Ini Dihentikan
    • Rekomendasi wisata Klaten libur Lebaran 2026: Umbul Kapilaler hingga Rowo Jombor
    • 5 rekomendasi cushion untuk wajah plump dan bercahaya saat puasa
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»Dari Masjid ke Lapangan, Ramadan Bentuk Karakter Bangsa

    Dari Masjid ke Lapangan, Ramadan Bentuk Karakter Bangsa

    adm_imradm_imr2 Maret 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Ramadan sebagai Ruang Pembentukan Karakter

    Ramadan selalu membawa dua wajah pembangunan: satu yang terlihat dari bangunan dan infrastruktur, serta yang lainnya yang tumbuh perlahan di dalam diri manusia. Di dua kota yang berbeda, Bogor dan Tanah Laut, bulan suci ini menjadi panggung untuk menegaskan satu hal yang sama: masa depan tidak hanya dibangun dengan infrastruktur, tetapi juga dengan karakter.

    Di Kota Bogor, gema Ramadan terdengar dari halaman Masjid Al Imam, lingkungan Institut Agama Islam Al Hidayah Bogor. Ramadhan Fest 2026 digelar bukan sekadar sebagai perayaan tahunan, melainkan ruang perjumpaan gagasan tentang arah pembangunan kota. Anggota Komisi IV DPRD Kota Bogor, Rozi Putra, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti pada fisik semata. Menurutnya, kemajuan kota harus berjalan seimbang dengan pembangunan karakter masyarakat sebagai fondasi jangka panjang.

    “Ramadhan Fest 2026 ini menunjukkan bahwa pembangunan Kota Bogor harus berjalan seimbang antara pembangunan fisik dan pembangunan karakter,” ujarnya.

    Bagi Rozi, kegiatan keagamaan dan pembinaan generasi muda adalah investasi masa depan. Kota yang maju, katanya, bukan hanya terlihat dari megahnya jalan dan gedung, melainkan dari integritas warganya. Penguatan iman, literasi keislaman, dan kepedulian sosial menjadi modal utama melahirkan generasi tangguh dan berintegritas.

    Sebagai legislator yang membidangi kesejahteraan rakyat, ia mendorong agar program pembinaan kepemudaan, penguatan lembaga pendidikan, serta kegiatan sosial keagamaan mendapat perhatian proporsional dalam kebijakan daerah. Ramadan, menurutnya, adalah momentum mempererat kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat demi pembangunan yang lebih utuh.

    Pembangunan Olahraga di Tanah Laut

    Sementara itu, ratusan kilometer dari Bogor, suasana Ramadan juga hidup dalam irama yang berbeda, di lapangan hijau Ruang Terbuka Hijau Hasan Basri, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menjadikan Ramadan Soccer Festival sebagai panggung pembinaan atlet muda sekaligus ajang penjaringan bibit unggul sepak bola daerah.

    Sebanyak 45 tim dari berbagai kecamatan ambil bagian. Namun turnamen ini dirancang lebih dari sekadar kompetisi. Bupati Tanah Laut, H Rahmat Trianto, menegaskan bahwa disiplin yang diajarkan Ramadan harus tercermin pula dalam permainan di lapangan.

    “Makna Ramadan adalah disiplin terhadap hawa nafsu. Disiplin ini juga harus kita terapkan dalam bermain,” ujarnya saat membuka kegiatan.

    Ia menekankan pentingnya sportivitas sebagai dasar pembinaan atlet: menghargai kemenangan, menghormati lawan, dan menikmati permainan dengan sikap saling mendukung. Turnamen ini menjadi tahapan awal sebelum digelarnya kompetisi yang lebih besar usai Idul Fitri, yakni Bupati Cup, dengan harapan lahir atlet yang mampu mewakili Tanah Laut hingga ajang Porprov.

    Kategori yang dipertandingkan adalah usia 17 tahun ke atas, dengan kuota dua pemain senior di lapangan untuk mendorong transfer pengalaman. Total hadiah mencapai Rp10 juta, termasuk penghargaan bagi top skor, pemain terbaik, dan kiper terbaik, sebuah bentuk apresiasi atas semangat dan kerja keras peserta.

    Kedua Kota Menggambarkan Masa Depan yang Tidak Hanya Fisik

    Di balik sorak penonton dan riuh tepuk tangan, festival ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antartim. Pemerintah daerah menargetkan lahirnya atlet potensial yang tak hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara mental.

    Dari masjid di Bogor hingga lapangan di Tanah Laut, Ramadan memperlihatkan wajah pembangunan yang serupa: membentuk manusia. Sebab pada akhirnya, kota dan daerah akan berdiri kokoh bukan hanya karena bangunannya, melainkan karena karakter warganya, yang ditempa dalam ruang-ruang ibadah, juga di lapangan permainan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Kolaborasi Pemerintah dan Warga Jadi Kunci Sukses Program MBG Turunkan Stunting

    By adm_imr13 Maret 20262 Views

    Cara Siswa Menjaga dan Menggunakan Sarana Sekolah dengan Baik

    By adm_imr13 Maret 20263 Views

    Tunjangan Profesi Guru Madrasah Cair Bertahap, Termasuk Lulusan PPG 2025

    By adm_imr12 Maret 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pesan Vidi Aldiano sebelum wafat, penuh harapan untuk kembali sehat

    15 Maret 2026

    Dampak Antrean BBM di Jember, Pertalite Ludes Rp 16 Ribu per Liter

    15 Maret 2026

    Kronologi lengkap dokter Richard Lee ditahan Polda Metro Jaya, sempat live TikTok

    15 Maret 2026

    Tips harum sepanjang hari dari Caitlin Halderman, Karina Mandala, dan SoKlin

    15 Maret 2026
    Berita Populer

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    Kabupaten Malang 28 Februari 2026

    Malang – Aparat dari Polres Malang mengungkap dugaan tindak pidana membuat dan menguasai bahan peledak…

    Kejari Kabupaten Malang Geledah Kantor Dispora, Dalami Dugaan Penyelewengan Dana Hibah KONI

    6 Februari 2026

    Jadwal MotoGP Thailand 2026 Live Trans7, Bagnaia Tunjukkan Tanda Bertahan

    1 Maret 2026

    Keluhan Pasien Poli Gigi Puskesmas Arjuno, Kadinkes Kota Malang Beri Penjelasan

    6 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?