Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Di Maria Ejek Suporter Brasil, Pamer Tato Piala Dunia Saat Pertandingan Rosario Central vs Corinthians

    25 Agustus 2026

    Wanita Trauma Usai Jadi Korban Pelecehan Saat Jogging di Surabaya Barat

    25 Agustus 2026

    Pasar PLBN Napan, denyut ekonomi wilayah perbatasan kembali hidup

    25 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 25 Agustus 2026
    Trending
    • Di Maria Ejek Suporter Brasil, Pamer Tato Piala Dunia Saat Pertandingan Rosario Central vs Corinthians
    • Wanita Trauma Usai Jadi Korban Pelecehan Saat Jogging di Surabaya Barat
    • Pasar PLBN Napan, denyut ekonomi wilayah perbatasan kembali hidup
    • Pemantauan tata kelola pemda, Kemenkum Jabar selaraskan rancangan peraturan Bupati Cirebon
    • Jadwal Kapal Pelni Makassar-Surabaya Agustus 2026 & Cara Pesan Tiket
    • Cloudera dorong transformasi AI perusahaan dengan cloud fleksibel
    • Rekomendasi motor matic harian, gaya dan canggih mulai Rp20 jutaan
    • Rachmat Irianto Ungkap 5 Tantangan Besar Persebaya Sebelum Hadapi Bhayangkara FC
    • Persyaratan Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 untuk Mahasiswa S1, S2, dan S3 dengan Manfaat Biaya UKT, Kebutuhan Hidup, dan Uang Buku
    • Saksi Mata Heriadi Ungkap Detik-Detik Api Membakar Terminal Lawang Kuari
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Fakta Terbaru Ledakan Mercon di Semarang, Bahan Peledak Diduga Dijual Bebas di TikTok Shop

    Fakta Terbaru Ledakan Mercon di Semarang, Bahan Peledak Diduga Dijual Bebas di TikTok Shop

    adm_imradm_imr25 Maret 202626 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kapolrestabes Semarang Pastikan Lokasi Ledakan Sudah Aman

    Kepala Kepolisian Resort Kota Besar Semarang, Brigjen Pol M Syahduddi, memastikan bahwa lokasi kejadian di Kampung Pondok kini telah steril sepenuhnya setelah tim Gegana Satbrimob melakukan pembersihan menyeluruh. Ledakan yang terjadi pada hari Jumat (20/3/2026) dini hari, mengakibatkan seorang bocah SD bernama Gilang meninggal dan dua anggota keluarga lainnya luka ringan.

    Pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui asal-usul bahan peledak yang digunakan dalam ledakan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada fakta bahwa bahan petasan yang memicu ledakan tersebut diduga dibeli secara mandiri melalui TikTok Shop. Hal ini memicu penyelidikan lebih dalam terhadap jaringan penjual bahan berbahaya secara daring.

    Penyelidikan Terus Berlangsung

    Tim gabungan dari Inafis, Labfor Polda Jawa Tengah, dan Gegana masih bekerja untuk mengungkap penyebab pasti ledakan. Selain itu, proses autopsi terhadap korban juga masih berlangsung di rumah sakit. Kapolrestabes Semarang, Brigjen Pol M Syahduddi, menjelaskan bahwa semua fakta akan disimpulkan dari hasil penyelidikan yang sedang berjalan.

    “Situasi sudah clear, sudah steril, dan masyarakat bisa kembali beraktivitas tanpa kekhawatiran adanya ancaman lain,” ujar dia saat ditemui di Mapolrestabes Semarang, Jumat (20/3/2026) sore.

    Bahan Petasan Diduga Dibeli Secara Online

    Polisi mengungkap dugaan sementara bahwa ledakan berasal dari petasan atau mercon yang dirakit sendiri oleh penghuni rumah. “Patut diduga ledakan tersebut berawal dari mercon yang dimiliki penghuni rumah,” jelas dia. Hal ini selaras dengan temuan di lapangan serta keterangan saksi yang menyebut korban diduga tengah meracik bahan tersebut saat kejadian.

    Fakta baru terungkap, bahan peledak tersebut diduga dibeli secara online melalui TikTok Shop oleh satu di antara penghuni rumah berinisial T. “Ini ada hal menarik, dari keterangan pemilik rumah, ada anak yang membeli bahan peledak dari TikTok Shop. Ini sedang kita dalami jaringannya,” tegas Syahduddi.

    Rumah Korban Mengalami Kerusakan Parah

    Ledakan sebelumnya diketahui mengakibatkan kerusakan parah pada rumah korban. Atap dan plafon ambrol, serta dampak kerusakan pada bangunan di sekitarnya. Suara dentuman keras membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah. Tak lama kemudian, lokasi dipenuhi warga yang mencoba melihat kondisi rumah yang hancur.

    Dari pantauan di lokasi, bagian atap genteng dan langit-langit rumah ambrol. Bahkan, kaca jendela rumah di seberangnya pecah akibat kuatnya tekanan ledakan. Tangisan keluarga pecah di lokasi. Suasana duka menyelimuti rumah tersebut, terutama saat korban diduga masih berada di dalam rumah sesaat setelah kejadian.

    Getaran Ledakan Terasa Hingga 150 Meter

    Ketua RT 1 RW 9 kelurahan tersebut, Syarifuddin, mengungkapkan kuatnya ledakan bahkan terasa hingga jarak ratusan meter. “Kalau suara ledakan dengar. Padahal jaraknya sekitar 150 meter,” kata dia. Dia menyebut kondisi rumah korban yang rusak parah menjadi bukti besarnya kekuatan ledakan.

    “Melihat kondisi fisik rumahnya yang rusak seperti itu, berarti getarannya gede. Dalamnya sudah jebol, plafonnya ambrol,” imbuh dia.

    Korban Diduga Sedang Meracik Petasan

    Syarifuddin juga mengungkapkan, saat kejadian terdapat lima orang di dalam rumah, terdiri dari korban dan anggota keluarga lainnya. Korban, Gilang (9), diduga sedang meracik bahan petasan saat peristiwa terjadi. “Informasinya anak itu sedang ngracik mercon. Umurnya 9 tahun,” katanya. Dia juga menduga kejadian terjadi tanpa pengawasan orang dewasa. “Ya mungkin kurang pemantauan dari orang tuanya maupun keluarganya,” tambahnya.

    Polisi Turun Tangan, Penyelidikan Berlanjut

    Kapolsek Gayamsari, Kompol Yuna Ahadiyah, membenarkan adanya ledakan tersebut. Dia menyebut laporan awal diterima melalui layanan masyarakat aplikasi LIBAS sebelum petugas langsung menuju lokasi. “Ledakannya termasuk besar dan ada korban meninggal dunia, makanya semua tim turun ke lapangan,” ujarnya di lokasi.

    Saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi. Sementara itu, Kapolrestabes Semarang Brigjen Pol M Syahduddi memastikan pihaknya akan mendalami asal-usul bahan peledak yang digunakan dalam peristiwa tersebut.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Gembong narkoba Basri ditangkap, punya aset kapal-apartemen

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    Dalil praperadilan Febrie Adriansyah dibantah Kejagung, tegaskan soal penyalahgunaan jabatan

    By adm_imr24 Agustus 20260 Views

    8 Fakta Mengejutkan Wanita Balikpapan Jadi Korban KDRT Diteror Mantan Suami Usai Cerai

    By adm_imr24 Agustus 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Di Maria Ejek Suporter Brasil, Pamer Tato Piala Dunia Saat Pertandingan Rosario Central vs Corinthians

    25 Agustus 2026

    Wanita Trauma Usai Jadi Korban Pelecehan Saat Jogging di Surabaya Barat

    25 Agustus 2026

    Pasar PLBN Napan, denyut ekonomi wilayah perbatasan kembali hidup

    25 Agustus 2026

    Pemantauan tata kelola pemda, Kemenkum Jabar selaraskan rancangan peraturan Bupati Cirebon

    25 Agustus 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?