Trenggalek, Jawa Timur — Seorang kepala sekolah berinisial S (50) ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di wilayah Kabupaten Trenggalek pada Selasa pagi. Dalam peristiwa tersebut, korban diketahui bersama seorang guru SD berinisial MSR (39) yang kini dimintai keterangan oleh pihak kepolisian sebagai saksi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, S dan MSR datang ke hotel pada Selasa pagi dan masuk ke salah satu kamar. Beberapa jam kemudian, MSR melaporkan kepada pihak hotel bahwa S tiba-tiba tidak sadarkan diri.
Pihak hotel kemudian memberikan pertolongan pertama sebelum korban dinyatakan meninggal dunia.
Kapolres Trenggalek AKBP Alith Alarino mengatakan petugas langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari pihak hotel. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, serta mengamankan sejumlah barang untuk kepentingan penyelidikan.
“Petugas langsung melakukan pemeriksaan di lokasi dan meminta keterangan saksi serta mengamankan barang bukti,” ujarnya.
Hasil pemeriksaan awal disebut belum menemukan indikasi adanya konsumsi obat tertentu sebelum kejadian.
MSR yang diketahui merupakan rekan kerja korban di lingkungan pendidikan masih berstatus saksi dalam proses penyelidikan. Dinas Pendidikan setempat juga telah mengambil langkah sementara dengan menonaktifkan MSR dari aktivitas mengajar sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
Kabid GTK Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Tulungagung, Muhammad Ardian Candra, menyebut penempatan sementara dilakukan di unit pelaksana teknis (UPT) hingga ada keputusan resmi dari proses pemeriksaan.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan dan belum dapat disimpulkan penyebab pasti kematian korban. Polisi juga belum menyatakan adanya unsur tindak pidana, dan masih menunggu hasil pemeriksaan medis serta pendalaman lebih lanjut. (Re)






