Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Bupati Masinton Bertemu Mensos Gus Ipul, Bahas Percepatan Bantuan Bencana Tapteng

    10 Juli 2026

    SILPA APBD Surabaya Tembus Rp 516 Miliar, Eri Cahyadi Alokasikan untuk Program Awal Tahun

    10 Juli 2026

    5 Pengeluaran Kecil yang Mulai Mengganggu Setelah BBM Naik

    10 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 10 Juli 2026
    Trending
    • Bupati Masinton Bertemu Mensos Gus Ipul, Bahas Percepatan Bantuan Bencana Tapteng
    • SILPA APBD Surabaya Tembus Rp 516 Miliar, Eri Cahyadi Alokasikan untuk Program Awal Tahun
    • 5 Pengeluaran Kecil yang Mulai Mengganggu Setelah BBM Naik
    • Kematian Siswa Jogja, Polisi Buru Pemabuk Tersangka ke Cilacap, 4 DPO
    • ADHD atau Perimenopause? Kenali Ciri-cirinya untuk Diagnosis yang Tepat
    • Tetap Pesan Menu Sama? Ini 7 Karakter yang Mungkin Anda Miliki, Menurut Psikologi
    • Pemadaman Listrik Beruntun di Pontianak, UMKM Mengandalkan Genset
    • Panduan Cepat ke Ragunan Zoo dari Bekasi: KRL, LRT, dan TransJakarta
    • Joshua Pamer Cincin, Peluk Ari Lasso, Dapat Ucapan Selamat dari Rekan Artis
    • IRRA 2026 Diumumkan, Mini Dakar Indonesia Siapkan Jalur Ekstrem Jawa Barat
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Kematian Siswa Jogja, Polisi Buru Pemabuk Tersangka ke Cilacap, 4 DPO

    Kematian Siswa Jogja, Polisi Buru Pemabuk Tersangka ke Cilacap, 4 DPO

    adm_imradm_imr10 Juli 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Penyidikan Kasus Pembunuhan Pelajar di Yogyakarta Terus Berkembang

    Polresta Yogyakarta terus memperluas penyidikan kasus pembunuhan pelajar berinisial AA (17) yang terjadi dalam bentrokan antargeng pelajar di Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Dalam perkembangan terbaru, pihak kepolisian menelusuri pihak-pihak yang diduga membantu para tersangka melarikan diri setelah peristiwa tersebut.

    Menurut informasi yang diperoleh, polisi menduga ada fasilitator yang menyediakan kendaraan dan dana selama para pelaku bersembunyi. Hal ini dilakukan untuk menghindari kejaran aparat setelah kejadian yang terjadi di Jalan Yos Sudarso, Gondokusuman, pada 17 Mei 2026 silam.

    Proses penyidikan ini disampaikan setelah Polresta Yogyakarta menggelar rekonstruksi kasus pada Selasa (7/7/2026). Rekonstruksi yang memperagakan 21 adegan tersebut tidak hanya bertujuan mencocokkan keterangan para tersangka dengan alat bukti dan hasil penyidikan, tetapi juga menjadi dasar bagi penyidik untuk melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke Kejaksaan.

    Fokus Penyidikan Kini Tidak Hanya pada Pelaku Utama

    Ipda Gara Kinarta Immanuel Purba, PS Kanit 3 Satreskrim Polresta Yogyakarta, menjelaskan bahwa fokus penyidikan kini tidak hanya mengarah kepada para pelaku utama yang melakukan penganiayaan, tetapi juga terhadap pihak-pihak yang diduga ikut membantu mereka menghindari proses hukum.

    “Semua proses rekonstruksi dapat kami lalui dengan baik. Untuk yang masih berstatus DPO diperankan oleh pemeran pengganti. Di sisi lain, penyidikan masih terus berjalan karena ada pihak-pihak yang diduga membantu pelarian para tersangka,” ujar Gara.

    Menurut dia, polisi telah mengamankan seorang tersangka tambahan berinisial RS. Perannya bukan sebagai pelaku pembacokan, melainkan diduga menjadi fasilitator yang membantu para tersangka kabur menuju Cilacap setelah kejadian.

    Selain RS, penyidik juga memburu seorang pria berinisial T yang diduga menyediakan dana operasional bagi para pelaku selama berada di lokasi persembunyian. T diketahui merupakan alumni salah satu sekolah yang masih memiliki hubungan pergaulan dengan kelompok para tersangka.

    Tak hanya itu, polisi juga masih memburu tiga tersangka lain berinisial M, Ma, dan F yang hingga kini masih masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

    Kronologi Pembacokan yang Menewaskan Korban

    Dalam rekonstruksi tersebut, penyidik menghadirkan dua tersangka, yakni Muhammad Yusuf (MY) dan Lutfi. Sementara satu tersangka yang masih berstatus anak berhadapan dengan hukum (ABH) serta para DPO diperankan oleh pemeran pengganti.

    Sebanyak 21 adegan diperagakan, dimulai ketika rombongan pelaku bertemu korban di kawasan Jalan Magelang hingga peristiwa pembacokan di Jalan Yos Sudarso, tepatnya di depan SMA Negeri 3 Yogyakarta.

    Rekonstruksi mengungkap bahwa sebelum aksi kekerasan terjadi, para pelaku sempat memepet korban di kawasan Simpang Borobudur Plaza dan menanyakan asal sekolah korban. Korban memilih terus melaju. Saat kembali berpapasan di kawasan Simpang Pingit, pelaku kembali melontarkan pertanyaan yang sama. Korban kemudian menjawab singkat, “Kepo,” sembari memacu sepeda motornya menuju kawasan Jalan Yos Sudarso.

    Sesampainya di lokasi kejadian, korban kembali dikejar. Salah seorang pelaku kemudian menendang sepeda motor korban hingga kehilangan kendali. Setelah korban terjatuh, para pelaku melakukan penganiayaan secara bersama-sama.

    Berdasarkan hasil rekonstruksi, luka fatal yang menyebabkan korban meninggal dunia berasal dari satu kali sabetan senjata tajam yang mengenai dada kanan atas korban. Bacokan tersebut diduga dilakukan oleh tersangka Lutfi.

    Proses Rekonstruksi dihadiri Keluarga Korban

    Rekonstruksi juga menampilkan dua adegan tambahan, yakni saat korban terjatuh di depan Gereja HKBP Yogyakarta dan proses evakuasi menggunakan ambulans menuju RS Panti Rapih.

    Proses rekonstruksi dihadiri jaksa dari Kejaksaan Negeri Kota Yogyakarta, tim penasihat hukum para tersangka, serta keluarga korban. Suasana haru menyelimuti jalannya rekonstruksi ketika salah seorang anggota keluarga korban tidak kuasa menahan tangis saat menyaksikan kembali detik-detik terakhir korban diperagakan oleh para tersangka.

    Dengan masih adanya empat buronan serta dugaan keterlibatan pihak yang membantu pelarian para pelaku, polisi memastikan penyidikan belum berakhir. Selain memburu para DPO, penyidik juga terus menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang berperan membantu para tersangka menghindari proses penegakan hukum.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Polda Maluku bersama OJK: Lindungi Warga dari Investasi Bodong dan Pinjol Ilegal

    By adm_imr10 Juli 20261 Views

    Tiga polisi tewas saat gerebek narkoba, tiga pelaku ditangkap

    By adm_imr10 Juli 20261 Views

    Eks Kapolres Bima Kota Berangkat Umrah Bersama Keluarga dengan Dana Bandar Narkoba

    By adm_imr10 Juli 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Bupati Masinton Bertemu Mensos Gus Ipul, Bahas Percepatan Bantuan Bencana Tapteng

    10 Juli 2026

    SILPA APBD Surabaya Tembus Rp 516 Miliar, Eri Cahyadi Alokasikan untuk Program Awal Tahun

    10 Juli 2026

    5 Pengeluaran Kecil yang Mulai Mengganggu Setelah BBM Naik

    10 Juli 2026

    Kematian Siswa Jogja, Polisi Buru Pemabuk Tersangka ke Cilacap, 4 DPO

    10 Juli 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?