Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Pembaruan kondisi Nadiem Makarim pasca-penuntutan 18 tahun dan operasi langsung

    20 Mei 2026

    Bandara Juanda dan Tanjung Perak Surabaya Siaga Hantavirus, Ini Langkah BBKK

    20 Mei 2026

    5 alasan harga properti turun, bukan selalu naik setiap tahun

    20 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 23 Mei 2026
    Trending
    • Pembaruan kondisi Nadiem Makarim pasca-penuntutan 18 tahun dan operasi langsung
    • Bandara Juanda dan Tanjung Perak Surabaya Siaga Hantavirus, Ini Langkah BBKK
    • 5 alasan harga properti turun, bukan selalu naik setiap tahun
    • 3 Berita Populer Padang: Kabau Sirah Kalah 7-0, Anak Curigai Emas Ibu dan Tindakan Balap Liar
    • Pelita Ibrani 1:5-14: Takhtamu Ya Allah Tetap untuk Selamanya
    • Tanda-tanda underfueling pada atlet lari
    • Lima Oleh-Oleh Khas Jember yang Paling Populer, Suwar-Suwir hingga Prol Tape Legendaris
    • Beasiswa S2 Desain Media Digital ITB untuk Warga Kaltim, Daftar Sekarang!
    • DPRD Sukoharjo Minta Aturan Pilkades Segera Terbit
    • Pertumbuhan transportasi laut Maluku diimbangi penurunan bongkar muat barang
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Kisah Muhammad Nur Jabir: Dari Atheis ke Sufi dan Kembali pada Tuhan

    Kisah Muhammad Nur Jabir: Dari Atheis ke Sufi dan Kembali pada Tuhan

    adm_imradm_imr23 April 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Kehidupan dan Perjalanan Spiritual Muhammad Nur Jabir

    Muhammad Nur Jabir adalah seorang penulis Indonesia yang memiliki fokus pada mistisisme Islam, khususnya ajaran wahdat al-wujud (Kesatuan Wujud). Ia juga merupakan penulis kitab Samudra Wahdatul Wujud dan Direktur Institut Rumi Indonesia. Institusi ini berupaya mengeksplorasi ajaran spiritual dan metafisika yang terinspirasi oleh tokoh-tokoh seperti Ibnu Arabi dan Mullah Sadra.

    Karya-karyanya selalu berpusat pada Sufisme, kesatuan eksistensi, serta hubungan antara Tuhan, penciptaan, dan kesadaran manusia. Perjalanan spiritualnya tidaklah mudah dan penuh liku-liku, hingga akhirnya ia kembali ke jalan Tuhan dan memeluk agama Islam dengan penuh keyakinan.

    Pengalaman Sebelum Menjadi Ateis

    Uztaz Nur Jabir, panggilan akrabnya, pernah mengalami proses pencarian jati diri yang serupa dengan banyak orang lainnya. Ia juga pernah merasa kehilangan arah, mempertanyakan banyak hal, tetapi tidak menemukan jawaban yang memuaskan. Pada akhirnya, ia memilih menjadi seorang ateis.

    “Sebelum menjadi ateis, saya sudah memeluk agama Islam,” ujarnya dalam sebuah event Bali Spirit Festival di Puri Padi, Ubud, Gianyar, Bali, 18 April 2026. Ia bahkan pernah menjadi anak pesantren, yang identik dengan pendidikan agama intensif.

    “Saya kuliah, bertemu teman yang sosialis, akhirnya saya menjadi ateis. Karena saya merasa tidak menemukan jawaban tentang hakekat diri dan proses pencarian jati diri saya,” katanya. Ketika menjadi ateis, ia tidak percaya pada kehidupan setelah kematian.

    Namun, meskipun begitu, masih ada iman dalam dirinya, sehingga ia tidak memilih jalan pintas seperti nekat mengakhiri hidup atau hidup semaunya tanpa memperhatikan hal baik dan buruk.

    Kenalan dengan Ajaran Sufi

    Akhirnya, ia menemukan jawaban-jawaban dari pertanyaannya di dalam ajaran Sufi. Sufi adalah individu yang mendalami tasawuf, yaitu gerakan mistik Islam yang berfokus pada penyucian jiwa, pengendalian diri yang ketat, dan pencapaian cinta serta perjumpaan langsung dengan Tuhan (makrifat).

    Sufi menekankan pengalaman batin, keikhlasan hati, dan menjauhi keterikatan duniawi untuk mendekatkan diri kepada Allah. “Di sini perjalanan dimulai, pertama-tama saya kembali belajar tentang filosofi dan dari filsafat, saya masuk lebih dalam, saya menemukan kekayaan dan keluasan batin, jadi ini tahapan perjalanan kehidupan saya menjadi sangat ketat, religi dan makna filosofis kemudian masuk ke dunia sufi,” ujarnya.

    Ia kemudian berdamai dan kembali memeluk Islam serta mempercayai Allah. Salah satu kiblatnya dalam dunia sufi adalah Jalaluddin Rumi alias Rumi. Seorang pemikir dalam dunia Muslim yang lahir antara tahun 1207 atau 1208.

    “Pemikiran beliau memengaruhi banyak orang. Tahun 2000 bukunya best seller dan sejajar dengan Khalil Gibran. Di Eropa, beliau sangat familiar dan bukunya sudah diterjemahkan ke 34 bahasa asing. Bahkan ada Rumi’s Day yang diciptakan oleh UNESCO,” jelasnya.

    Rumi adalah seorang filusuf sufi dengan ajaran tasawuf. “Rumi ini sufi yang menuliskan pengalaman batinnya dalam bentuk syair,” tambahnya. Salah satu kitab terkenalnya adalah Masnawi dengan sekitar 36 ribu bait syair yang isinya tentang berbagai hal, terutama tentang cinta.

    Harapan dengan Bali Spirit Festival

    Harapan Nur Jabir dengan hadirnya Bali Spirit Festival ini adalah agar semua ajaran terbaik dapat memberikan kedamaian di dunia. Agama, menurutnya, memberikan pencerahan dan membantu manusia menemukan kedamaian dalam diri dan di luar dirinya.

    “Tidak ada perbedaan dan pembedaan, mengingat jati diri sejati manusia berasal dari satu hakekat dan satu realitas. Karena itu, saya sangat bersyukur menjadi seorang sufi, dan semoga semangat Bali Spirit ini lebih besar dan luas lagi ke depannya sehingga setiap orang bisa memahami nilai kemanusiaan,” imbuhnya.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Pelita Ibrani 1:5-14: Takhtamu Ya Allah Tetap untuk Selamanya

    By adm_imr20 Mei 20266 Views

    Sidang Isbat Tetapkan Idul Adha 2026, Muhammadiyah Pastikan 27 Mei

    By adm_imr20 Mei 20260 Views

    Tiga Jenis Ibadah Haji di Bulan Dzulhijjah: Ifrad, Qiran, dan Tamattu

    By adm_imr20 Mei 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Pembaruan kondisi Nadiem Makarim pasca-penuntutan 18 tahun dan operasi langsung

    20 Mei 2026

    Bandara Juanda dan Tanjung Perak Surabaya Siaga Hantavirus, Ini Langkah BBKK

    20 Mei 2026

    5 alasan harga properti turun, bukan selalu naik setiap tahun

    20 Mei 2026

    3 Berita Populer Padang: Kabau Sirah Kalah 7-0, Anak Curigai Emas Ibu dan Tindakan Balap Liar

    20 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?