Perasaan Tersentuh Chua Kotak terhadap Keluarga Vidi Aldiano
Chua Kotak, bassist dari band Kotak, mengungkapkan perasaannya yang sangat tersentuh setelah bertemu dengan keluarga almarhum Vidi Aldiano. Ia mengaku kagum melihat ketegaran dan kehangatan yang ditunjukkan oleh orang tua Vidi di tengah duka yang mendalam.
Dalam unggahan Instagramnya, Chua membagikan pengalaman pertama kali ia bertemu dengan keluarga Vidi. Ia menyebutkan bahwa malam itu ia ingin menyampaikan belasungkawa secara langsung. Dari sana, ia merasa sangat terkesan dengan sikap hangat yang ditunjukkan oleh orang tua almarhum.
“Ini pertama kali saya bertemu dengan keluarga almarhum, karena malam itu saya ingin mengucapkan belasungkawa secara langsung. Dan masyaAllah… Pantas saja Vidi begitu baik. Keluarganya pun SANGAT BAIK. Baik banget,” tulis Chua dalam unggahannya.
Ia juga bertemu dengan ibunda Vidi, Besbarini. Chua mengungkapkan rasa kagumnya terhadap ketegaran sang ibu yang tetap menyambut para pelayat dengan penuh kehangatan meskipun sedang berduka.
“Di samping jenazah, ibunda almarhum duduk dan bergantian menyalami para tamu. Tatapannya juga sangat hangat. Sikapnya benar-benar seperti ibu yang mengayomi anak-anaknya,” lanjut Chua.
Menurut Chua, Besbarini bahkan berhasil menenangkan para tamu yang datang dengan perasaan sedih. Ada yang datang sambil menangis memeluk beliau, namun beliau justru mengusap-usap mereka untuk menenangkan. Ucapan terima kasih tak pernah putus dari mulutnya.
Selain ibunya, ayah Vidi, Harry Kris, juga menunjukkan ketegaran serupa. Chua menceritakan bahwa malam itu hujan turun cukup deras. Namun, sang ayah masih sempat memastikan para pelayat yang hadir tetap merasa nyaman dan tidak kehujanan.
“Selain mengucapkan terima kasih, beliau justru mengusap lengan baju kami. Seperti ingin memastikan apakah kami basah atau tidak. Lalu beliau berkata, ‘Kalian nggak basah kan? Jangan sampai kehujanan ya’,” kata Chua lagi.
Chua menyadari bahwa sikap keluarga Vidi turut berkontribusi terhadap baiknya kepribadian suami Sheila Dara itu semasa hidup. Ia percaya bahwa banyak orang menjadi saksi betapa baiknya almarhum Vidi Aldiano, karena keluarganya pun sebaik itu.
“Pantas saja banyak orang menjadi saksi betapa baiknya almarhum Vidi Aldiano. Keluarganya pun sebaik itu,” imbuhnya.
Di akhir kalimatnya, Chua menyematkan doa untuk ketenangan mendiang Vidi. “Rest in Love, Vidi Aldiano. Al Fatihah,” tutup Chua.
Kabar Kematian Vidi Aldiano dan Perjuangan Lawan Kanker Ginjal
Vidi Aldiano meninggal dunia setelah enam tahun melawan kanker ginjal. Pencipta lagu dan politisi Melly Goeslaw mengabarkan berita duka ini melalui akun Instagramnya.
“Innalillahi wainailaihi rojiun
Selamat jalan @vidialdiano. Kembali kepangkuan Allah SWT di bulan suci Ramadhan sungguh diinginkan oleh semua hambaNya. Namun kamu terpilih olehNya. InsyaAllah Surga tempatmu,” tulis Melly Goeslaw.
Melly mengungkapkan rasa kehilangan. Namun, ia mengatakan Vidi sudah tak sakit lagi. “Udah gak sakit lagi sekarang, meski kepergianmu membuat kami semua kehilangan. Banyak yang sayang Vidi, namun Allah SWT lebih sayang dan tahu yang terbaik untukmu,” kata Melly lagi.
Vidi memang berjuang melawan sakitnya beberapa tahun terakhir. Pada 2025 silam, ia mengatakan kanker dalam tubuhnya tumbuh lebih cepat. Namun, ia tetap berkarya.
Melly mengatakan jika Vidi meninggalkan jejak mulia pada karya-karya musik yang akan selalu dikenang. “Karya dan kecintaanmu pada musik akan tetap kami kenang. Mohon semua yang melihat postingan ini, mengirimkan Alfatihah untuk almarhum Vidi Aldiano.”
Kabar serupa juga diserbarkan oleh musisi Andi Rianto yang menuliskan kabar duka melalui unggahan X pribadinya. “Selamat jalan Vidi Aldiano,” tulis Andi Rianto.
Kabar meninggalnya Vidi Aldiano juga dibenarkan pihak keluarga. Melalui pesan singkat, keluarga mengabarkan kepada awak media membenarkan bahwa Vidi berpulang pada pukul 16.33 WIB. “Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO,” bunyi pesan tersebut.
Disebutkan Vidi meninggal Sabtu (7/3/2026) sore jelang buka puasa. “Vidi wafat di dampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Alloh SWT, 7 Maret jam 16:33. Selamat Jalan Menuju Cahaya Ilahi Nak,” lanjutnya.
Jenazah Vidi telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026) pagi.







