Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    17 Perubahan Besar dalam RUU P2SK yang Sudah Jadi Undang-Undang

    10 Juni 2026

    Astrio Feligent, Jubir Gerindra yang Viral dalam Debat Soal BGN

    10 Juni 2026

    Jadwal Kapal Pelni KM Dobonsolo 7-19 Juni: Rute Makassar-Manokwari-Sorong-Baubau-Surabaya-Jakarta

    10 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 10 Juni 2026
    Trending
    • 17 Perubahan Besar dalam RUU P2SK yang Sudah Jadi Undang-Undang
    • Astrio Feligent, Jubir Gerindra yang Viral dalam Debat Soal BGN
    • Jadwal Kapal Pelni KM Dobonsolo 7-19 Juni: Rute Makassar-Manokwari-Sorong-Baubau-Surabaya-Jakarta
    • Lihat prospek emiten asing yang naik saat IHSG turun
    • Terungkap! Skandal Korupsi MBG Lebih Gelap dari yang Dikira, Kata Mahfud MD
    • 30 Soal Ujian PAI Kelas 1 SD Terbaru 2026/2027
    • 7 cara mengatasi amnesia akibat kecelakaan, ini caranya
    • Bukan Apel, Ini 6 Sumber Serat Lebih Baik untuk Pencernaan Sehat
    • Bermunajat di Gua Hira, Tempat Nabi Menerima Wahyu Pertama Iqra
    • Erin Menyangkal Bawa Barang 3 ART-nya yang Kabur: Mengapa Tidak Bawa Saja?
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Lihat prospek emiten asing yang naik saat IHSG turun

    Lihat prospek emiten asing yang naik saat IHSG turun

    adm_imradm_imr10 Juni 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tren Investasi Asing di Pasar Saham Indonesia

    Pasar saham Indonesia mengalami penurunan signifikan dalam beberapa waktu terakhir, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang turun sebesar 4,20% dan berada pada level Rp 5.594,76 pada Jumat (5/6/2026). Penurunan ini juga mencerminkan penurunan sebesar 19,58% dalam sebulan dan 35,3% sejak awal tahun alias year to date (YTD).

    Aliran dana asing tercatat keluar dari pasar saham Indonesia dalam sebulan terakhir sebesar Rp 24,77 triliun di pasar reguler dan Rp 9,24 triliun di seluruh pasar. Jika ditarik lebih jauh, aliran dana asing YTD di pasar reguler mencapai Rp 68,5 triliun dan Rp 57,63 triliun di seluruh pasar.

    Meskipun demikian, masih ada sejumlah emiten yang mencatatkan net buy dalam sebulan terakhir. Beberapa di antaranya adalah:

    • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan net buy sebesar Rp 1,2 triliun.
    • PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) yang dibeli asing sebesar Rp 621,1 miliar.
    • PT Timah Tbk (TINS) dengan net buy sebesar Rp 545,1 miliar.
    • PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang mendapat net buy sebesar Rp 347,6 miliar.
    • PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) dengan net buy sebesar Rp 242,1 miliar.
    • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang dibeli asing sebesar Rp 230,9 miliar.
    • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dengan net buy sebesar Rp 181,6 miliar.
    • PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) yang mencatatkan net buy sebesar Rp 180,9 miliar.
    • PT Indika Energy Tbk (INDY) dengan net buy sebesar Rp 178,3 miliar.

    Faktor Penyebab Minat Investor Asing

    Menurut Rully Arya Wisnubroto, Head of Research & Chief Economist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, minat investor asing terhadap sektor komoditas logam dan energi masih tinggi. MDKA dan EMAS memberikan eksposur ke emas dan tembaga yang diuntungkan oleh ketidakpastian geopolitik dan narasi transisi energi.

    Sementara itu, ADRO, BUMI, INCO, TINS, dan DEWA memberikan eksposur ke batu bara dan logam dasar yang tetap relevan untuk kebutuhan energi dan industri.

    Edwin Sebayang, Pengamat Pasar Modal sekaligus Direktur PT Purwanto Asset Management, menilai ada empat faktor utama mengapa emiten tersebut masih dikoleksi asing dalam sebulan terakhir:

    1. Rotasi dari saham perbankan ke komoditas sejak awal 2026 karena kekhawatiran perlambatan ekonomi domestik, pelemahan rupiah, tekanan kualitas kredit, dan ketidakpastian MSCI.
    2. Tema global terkait energy transition. MDKA, INCO, dan TINS memiliki eksposur kuat pada nikel, tembaga, baterai EV, dan energi terbarukan.
    3. Valuasi saham komoditas yang sudah terlalu murah.
    4. Momentum indeks dan positioning menjelang review MSCI maupun FTSE.

    Perbedaan Dana Aktif dan Pasif

    Edwin menyampaikan bahwa ada perbedaan antara dana aktif (active fund) dan dana pasif (ETD dan index fund). Dana aktif biasanya membeli berdasarkan valuasi, prospek laba, dan siklus komoditas. Sementara dana pasif harus mengikuti indeks tanpa mempertimbangkan fundamental.

    Menjelang effective date indeks, volatilitas biasanya meningkat. Namun, jika saham-saham tersebut tidak terkena isu indeks secara langsung, tekanan jualnya relatif terbatas.

    Rekomendasi dan Prediksi

    Edwin melihat bahwa saham INCO, MDKA, dan ADRO paling menarik didukung oleh tema global, likuiditas, dan masih menjadi tujuan dana asing. TINS dan EMAS juga dilihat menarik, tetapi lebih bergantung pada harga komoditas.

    Di tier c, ada saham DEWA dan BUMI yang lebih cocok untuk investor dengan toleransi risiko tinggi. Untuk jangka menengah, Rully merekomendasikan buy untuk INCO dengan target harga Rp 7.400 per saham.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Apa Itu Uang Deposit? Fungsi, Jenis, dan Perbedaannya

    By adm_imr10 Juni 20261 Views

    Jangan Terlalu Asuransi, Kenali 3 Tanda Ini

    By adm_imr10 Juni 20261 Views

    DPR Soroti Dampak Ekonomi Aturan Kemasan Polos Tembakau

    By adm_imr10 Juni 202611 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    17 Perubahan Besar dalam RUU P2SK yang Sudah Jadi Undang-Undang

    10 Juni 2026

    Astrio Feligent, Jubir Gerindra yang Viral dalam Debat Soal BGN

    10 Juni 2026

    Jadwal Kapal Pelni KM Dobonsolo 7-19 Juni: Rute Makassar-Manokwari-Sorong-Baubau-Surabaya-Jakarta

    10 Juni 2026

    Lihat prospek emiten asing yang naik saat IHSG turun

    10 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?