Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Homeschooling di Malang: Merancang Pembelajaran Personal Sesuai Kebutuhan Anak

    13 Juni 2026

    Hotel dekat Masjid Nabawi, jemaah diminta ingat nama dan sektornya

    13 Juni 2026

    Ernando Ari Jadi Sorotan Netizen! Kiper Persebaya yang Suka Memancing di Laut

    13 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Sabtu, 13 Juni 2026
    Trending
    • Homeschooling di Malang: Merancang Pembelajaran Personal Sesuai Kebutuhan Anak
    • Hotel dekat Masjid Nabawi, jemaah diminta ingat nama dan sektornya
    • Ernando Ari Jadi Sorotan Netizen! Kiper Persebaya yang Suka Memancing di Laut
    • 4 Tipu Muslihat Psikologis Saat Pasar Saham Turun, Catat Ini!
    • BNN ungkap peran dua WNA sebagai kurir narkoba 7,8 kg dari Jakarta ke Bali
    • 50 Soal Ujian Muhammadiyah dengan Kunci Jawaban Lengkap
    • Siapa Saja Perlu Konsumsi Obat Kolesterol?
    • Twibbon Hari Keamanan Pangan Sedunia 2026, Unduh Gratis!
    • 13 tempat pernikahan luar ruangan di Bali dengan pemandangan menakjubkan
    • Gempa Dahsyat Guncang Sulut Pagi Ini, Warga Minut Lari Pakai Handuk: Sangat Menegangkan
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Kajian Islam»Mari, ke Timur

    Mari, ke Timur

    adm_imradm_imr14 April 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Perjalanan Iran dalam Menghadapi Sanksi dan Kekuasaan Barat

    Iran, sebuah negara dengan peradaban yang kaya sejak zaman pra-Masehi, telah menjadi pusat perhatian bagi banyak kalangan, baik dari para pemimpin negara hingga masyarakat biasa. Bangsa Persia ini dikenal sebagai bangsa yang sabar, tabah, dan kuat, bahkan dalam menghadapi berbagai tantangan selama beberapa dekade.

    Sejak tahun 1979, Iran telah diembargo dan menghadapi sanksi internasional. Meskipun begitu, bangsa ini tetap bertahan dan bahkan akhirnya bangkit melawan kekuatan besar seperti Amerika Serikat (AS) dan Israel. Pada tanggal 28 Februari 2026, setelah serangan oleh AS dan Israel, Iran menunjukkan ketangguhannya dengan melakukan perlawanan.

    Sebelum serangan tersebut, terdapat perundingan tentang nuklir antara AS dan Iran yang “nyaris berhasil” dengan mediator Oman dan rencana tahap selanjutnya di Jenewa. Namun, bagi Israel, perundingan itu bukanlah penghentian, tetapi justru memberi waktu bagi program nuklir Iran untuk berkembang. Akibatnya, perundingan nuklir berjalan bersamaan dengan tekanan militer. Ketika dianggap tidak cukup cepat, opsi militer langsung diambil oleh AS dan Israel.

    Dibandingkan dengan masa embargonya yang berlangsung selama hampir 40 tahun, masa perang saat ini yang baru berlangsung selama 40 hari tampaknya tidak terlalu sulit bagi bangsa Persia. Mereka tampak siap berperang, bahkan selama setengah abad, demi membangun kekuatan yang seimbang dengan derita yang dialami selama 47 tahun diisolasi oleh tekanan Barat.

    Pertanyaan menarik muncul: “Bagaimana Iran bisa bertahan selama 47 tahun diembargo lalu menjadi kuat dan berani melawan AS-Israel?” Apa saja yang dilakukan oleh bangsa Persia yang muslim Syiah ini untuk “membangun diri” di bawah sanksi dan tekanan puluhan tahun?

    Berikut adalah jawaban atas pertanyaan tersebut:

    • Iran menyadari bahwa mereka tidak boleh bergantung pada Barat. Maka dari itu, mereka melihat ke Timur.
    • China, yang secara kultural dan historis merupakan bagian dari Timur.
    • Rusia, yang meskipun sekuler, memiliki pengalaman tekanan ekonomi dan politik yang berat, serta menjunjung agama.
    • Korea Utara, yang juga menjadi mitra dalam membangun kemandirian.

    • Dengan adanya China, Rusia, dan Korea Utara, Iran tidak benar-benar sendirian dalam membangun kemandiriannya. Mereka saling mendukung dalam menghadapi tekanan Barat.

    • Dalam masa membangun kemandirian, Iran fokus pada pengurangan impor dan pengembangan industri lokal.

    • Sanksi yang diberikan justru mendorong tumbuhnya industri domestik, termasuk industri militer.
    • Industri militer yang mandiri membuat Iran tidak lagi bergantung pada senjata dari Barat.
    • Sebagai sahabat sesama Timur, Iran dapat membeli senjata dari China, Rusia, dan Korea Utara.

    • Tidak lama lagi, dunia akan mulai menoleh ke Timur. Barat tidak lagi menjadi kiblat sains dan pengetahuan.

    • Timur akan menjadi pusat kajian agama-agama, khususnya Islam.
    • Penelitian dan kajian Islam akan bergeser, terutama dari Kairo Mesir ke berbagai kota di Timur.
    • Alasannya, dunia kini menyaksikan Islam Syiah Iran menggerakkan roda sejarah dan peradabannya ke Timur, bukan ke Barat.


    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    50 Soal Ujian Muhammadiyah dengan Kunci Jawaban Lengkap

    By adm_imr13 Juni 20262 Views

    Niat dan Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat Lengkap Manfaatnya

    By adm_imr12 Juni 20261 Views

    Nama Bayi Laki-Laki Islami 2 Kata A-Z Pembawa Rezeki

    By adm_imr12 Juni 20262 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Homeschooling di Malang: Merancang Pembelajaran Personal Sesuai Kebutuhan Anak

    13 Juni 2026

    Hotel dekat Masjid Nabawi, jemaah diminta ingat nama dan sektornya

    13 Juni 2026

    Ernando Ari Jadi Sorotan Netizen! Kiper Persebaya yang Suka Memancing di Laut

    13 Juni 2026

    4 Tipu Muslihat Psikologis Saat Pasar Saham Turun, Catat Ini!

    13 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?