Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Daftar 7 berita pilihan, tak pulang sejak pamit joging, siswi SMA Anambas ditemukan di Tanjungpinang

    4 September 2026

    Cuaca Malang-Kota Batu hari ini Selasa 1 September 2026: Udara kabur, suhu terdingin 14 °C

    4 September 2026

    ‘Ini waktunya saya’ – Jagoan tak terkalahkan Ubaid Hussain siap sambut peluang besar di The Inner Circle 28

    4 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 4 September 2026
    Trending
    • Daftar 7 berita pilihan, tak pulang sejak pamit joging, siswi SMA Anambas ditemukan di Tanjungpinang
    • Cuaca Malang-Kota Batu hari ini Selasa 1 September 2026: Udara kabur, suhu terdingin 14 °C
    • ‘Ini waktunya saya’ – Jagoan tak terkalahkan Ubaid Hussain siap sambut peluang besar di The Inner Circle 28
    • 40 soal ulangan/ujian Alquran Hadist kelas 8 SMP MTs lengkap kunci jawaban UTS UAS Kurikulum Merdeka
    • Pria jagoan asal Palembang ini lempar tas isi 7,2 kg ganja dari Empat Lawang, dibekuk di Pagar Alam
    • 3 alasan mengapa The Inner Circle 28 wajib ditonton pada 28 Agustus
    • Siswa SDN 166 Bontorita Takalar jual bunga maulid dan tusuk telur, raup Rp780 ribu
    • Kebakaran permukiman padat Batu Ceper, 880 warga terdampak dan 114 rumah ludes
    • Bukan cuma perawatan, Wulan Guritno rajin olahraga agar awet muda, rutin tenis hingga angkat beban
    • Buka Bimtek Smart Science Indonesia, Safaruddin: Guru harus hadirkan metode pembelajaran kreatif
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Pendidikan»Math Fortress: Cara Menyenangkan Meningkatkan Literasi Numerasi by Bu Feti

    Math Fortress: Cara Menyenangkan Meningkatkan Literasi Numerasi by Bu Feti

    adm_imradm_imr29 April 202611 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Inovasi Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan

    Di tengah tantangan belajar matematika yang sering dianggap menakutkan oleh banyak siswa, Fetiatul Khapidoh, seorang guru dari SD Negeri Lebakgowah 01 di Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, berhasil menciptakan metode pembelajaran yang membuat pelajaran ini lebih menyenangkan dan dekat dengan anak-anak. Dengan pengalaman mengajar selama sekitar 15 tahun, ia berupaya untuk mengubah persepsi negatif terhadap matematika menjadi sesuatu yang menarik dan mudah dipahami.

    Math Fortress: Permainan Tradisional dalam Pembelajaran Matematika

    Fetiatul menghadirkan inovasi bernama Math Fortress atau Benteng Matematika, yang merupakan kombinasi antara permainan tradisional benteng-bentengan dengan materi pembelajaran matematika. Metode ini dirancang agar siswa tidak hanya belajar, tetapi juga bisa bermain sambil memahami konsep dasar matematika seperti operasi hitung bilangan cacah.

    Dalam Math Fortress, Fetiatul menggunakan simbol bendera dengan warna-warna tertentu sebagai representasi dari operasi hitung. Misalnya:
    – Bendera merah untuk penjumlahan
    – Bendera kuning untuk pengurangan
    – Bendera biru untuk perkalian
    – Bendera hijau untuk pembagian

    Selain itu, ada “benteng keamanan” yang harus dilewati oleh siswa. Mereka harus menjawab pertanyaan untuk menyelamatkan teman satu tim yang terperangkap dalam benteng tersebut. Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih interaktif dan dinamis.

    Penerapan di Berbagai Kelas

    Metode ini dapat diterapkan di semua kelas mulai dari kelas 1 hingga kelas 6. Materi disesuaikan dengan tingkat kesulitan sesuai dengan kelas masing-masing. Contohnya:
    – Kelas 1 dan 2: Penjumlahan dan pengurangan
    – Kelas 3: Penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian
    – Kelas 4, 5, dan 6: Materi yang lebih kompleks

    Dengan demikian, setiap siswa bisa belajar sesuai kemampuan mereka, sehingga tidak merasa kewalahan atau bosan.

    Dampak Positif dari Math Fortress

    Menurut Fetiatul, dampak positif dari Math Fortress sangat terasa. Siswa menjadi lebih cepat dalam menghitung dan memahami materi pelajaran. Selain itu, mereka juga lebih percaya diri ketika menjawab soal matematika. Sebelumnya, banyak siswa merasa takut dan sulit menjawab soal, tetapi kini mereka justru antusias belajar.

    Nilai siswa juga meningkat secara signifikan. Mereka belajar sambil bermain, sehingga proses belajar menjadi lebih efektif dan menyenangkan. Dengan adanya permainan, anak-anak tidak lagi menganggap matematika sebagai pelajaran yang menyeramkan.

    Pelatihan dari Tanoto Foundation

    Fetiatul juga menyampaikan manfaat pelatihan yang diberikan oleh Tanoto Foundation. Melalui pelatihan ini, ia mendapatkan banyak pengetahuan dan pengalaman baru yang bisa diterapkan dalam pembelajaran. Beberapa hal yang dipelajari termasuk:
    – MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi) sebagai metode pembelajaran yang lebih aktif
    – LKPD (Lembar Kerja Peserta Didik) dengan pertanyaan PIT (Produktif, Imajinatif, dan Terbuka)
    – Penggunaan media pembelajaran digital maupun non-digital yang lebih menarik

    Dengan penerapan metode ini, pembelajaran menjadi lebih bermakna dan menyenangkan bagi siswa.

    Tanggapan dari Siswa dan Kepala Sekolah

    Siswi kelas 3 bernama Melati Indah Wijaya mengaku bahwa metode pembelajaran yang digunakan oleh ibu Feti sangat menyenangkan. Ia merasa lebih mudah memahami pelajaran matematika karena bisa belajar sambil bermain bersama teman-temannya.

    Kepala SD Negeri Lebakgowah 01, Siti Aenah, juga memberikan apresiasi terhadap metode yang digunakan oleh guru Feti. Ia menilai metode ini sangat bagus karena mampu membuat anak-anak antusias dalam menerima pelajaran numerasi. Ia juga berharap metode ini bisa dikembangkan dan dibagikan ke sekolah-sekolah lain.

    Kesimpulan

    Math Fortress adalah contoh inovasi pembelajaran yang menunjukkan bahwa matematika bisa diajarkan dengan cara yang menyenangkan dan interaktif. Dengan memadukan permainan tradisional dan metode pembelajaran modern, Fetiatul Khapidoh telah membuktikan bahwa pendidikan bisa menjadi lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Dinamika Calon Wagub Sulbar: NasDem Usung Fatmawati, Demokrat Dukung Syamsul

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views

    35 Soal UH Bahasa Indonesia Kelas 3 SD Bab 1 Kawan Seiring 2026

    By adm_imr25 Agustus 20262 Views

    Persyaratan Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2026 untuk Mahasiswa S1, S2, dan S3 dengan Manfaat Biaya UKT, Kebutuhan Hidup, dan Uang Buku

    By adm_imr25 Agustus 20260 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Daftar 7 berita pilihan, tak pulang sejak pamit joging, siswi SMA Anambas ditemukan di Tanjungpinang

    4 September 2026

    Cuaca Malang-Kota Batu hari ini Selasa 1 September 2026: Udara kabur, suhu terdingin 14 °C

    4 September 2026

    ‘Ini waktunya saya’ – Jagoan tak terkalahkan Ubaid Hussain siap sambut peluang besar di The Inner Circle 28

    4 September 2026

    40 soal ulangan/ujian Alquran Hadist kelas 8 SMP MTs lengkap kunci jawaban UTS UAS Kurikulum Merdeka

    3 September 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?