Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    45 Soal IPA Kelas 5 SD 2026 dengan Jawaban

    12 Mei 2026

    Bolehkah Mengoleskan Minyak Telon ke Kepala Bayi? Ini Penjelasan Dokter!

    12 Mei 2026

    3 Berita Paling Populer Sumbar: Pembangunan Jembatan Anduring, Harimau di Matua dan Siswa SMP Tewas

    12 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Selasa, 12 Mei 2026
    Trending
    • 45 Soal IPA Kelas 5 SD 2026 dengan Jawaban
    • Bolehkah Mengoleskan Minyak Telon ke Kepala Bayi? Ini Penjelasan Dokter!
    • 3 Berita Paling Populer Sumbar: Pembangunan Jembatan Anduring, Harimau di Matua dan Siswa SMP Tewas
    • Joki UTBK Surabaya loloskan 114 mahasiswa sejak 2017
    • Live Streaming Persekat vs Persiba Balikpapan di Playoff Degradasi dengan Live Score
    • Bahaya Seblak untuk Perempuan, Benarkah Picu Kista?
    • 4 Fakta Penangkapan Ashari, Kiai Cabul Asal Pati di Wonogiri: Suara Tembakan Saat Penangkapan Pagi
    • Kampung Jepang Surabaya, Dari Sampah Jadi Wisata Viral
    • Angkringan Plataran Senopati Yogyakarta, Kumpulan Kuliner dari Jukir yang Kehilangan Lahan
    • Habiburokhman: Rekomendasi Reformasi Polri Terkandung dalam KUHAP
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Uncategorized»Munifah, Lulusan Terbaik UT Jakarta dengan Impian S2 ke Jepang

    Munifah, Lulusan Terbaik UT Jakarta dengan Impian S2 ke Jepang

    adm_imradm_imr4 Februari 20261 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Munifah: Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Berprestasi



    Di usia 22 tahun, Munifah membuktikan bahwa keterbatasan bukan penghalang untuk berprestasi. Wisudawan terbaik Universitas Terbuka (UT) Jakarta dari Program Studi Sistem Informasi ini berhasil menuntaskan studinya dalam waktu 3,5 tahun, sembari menjalani pekerjaan paruh waktu sebagai admin. Bagi Munifah, kuliah jarak jauh bukan sekadar alternatif, melainkan pilihan yang paling sesuai dengan kondisi dan kesiapan dirinya. Ia mengakui, tantangan terbesar selama kuliah di UT adalah tuntutan kemandirian yang tinggi.

    “Karena mungkin enggak selalu ketemu dosen langsung, jadi apa-apa harus mandiri. Harus tanggung jawab sendiri, disiplin, dan atur waktu sendiri,” ujarnya usai seremoni wisuda UT Jakarta pada Minggu (1/2) di UT Convention Center, Tangerang Selatan.

    Cocok dengan Kuliah Jarak Jauh

    Munifah masuk UT pada awal 2022, setelah menjalani gap year selama enam bulan. Sebelumnya, ia sempat mencoba jalur SNMPTN dan SBMPTN, serta mendaftar Global Korea Scholarship (GKS) ke Korea Selatan. Namun belum berhasil. Saat pendaftaran universitas konvensional telah ditutup, Munifah memilih UT agar tidak menunda kuliah lebih lama. Pilihan itu justru menjadi titik balik penting dalam perjalanan hidupnya.

    “Kuliah jarak jauh benar-benar cocok banget buat saya. Karena sebenarnya awalnya juga belum siap untuk masuk ke kuliah konvensional. Dengan online itu bisa dijangkau dari mana pun dan sambil kerja juga jadinya lebih fleksibel untuk atur jadwalnya,” katanya.

    Fleksibilitas sistem UT membuat Munifah tetap bisa menjalani kuliah tanpa meninggalkan pekerjaannya. Ia bekerja part-time sebagai admin dengan sistem work from home (WFH) dan jam kerja yang menyesuaikan kebutuhan.

    “Selama masuk kuliah itu alhamdulillah dapat kesempatan sama owner-nya. Bahwa nanti untuk bekerja itu prioritas kedua dan kuliah tetap jadi prioritas pertama. Jadi kalau mau izin ke kegiatan kampus, bisa diikuti tanpa harus meninggalkan pekerjaan,” ujarnya.

    Strategi Lulus Lebih Cepat

    Munifah mengambil skema non-SIPAS (Sistem Paket Semester), paket perkuliahan yang memungkinkan mahasiswa mengatur sendiri mata kuliah tiap semester. Sejak awal, ia sudah menyusun rencana studi dari semester pertama hingga akhir.

    “Dari awal saya targetnya memang mau lulus cepat. Saya sudah buat daftar mata kuliah apa yang mau saya ambil di semester satu sampai semester terakhir. Jadi nantinya saya tinggal daftarkan, jaga-jaga mungkin nilainya belum lulus, bisa saya masukkan di semester terakhir,” jelas dia.

    Dengan strategi tersebut, Munifah berhasil menyelesaikan studi hanya dalam tujuh semester dan meraih predikat wisudawan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3.93.

    Menurutnya, perbedaan utama antara SIPAS dan non-SIPAS terletak pada fleksibilitas dan kecepatan lulus. Skema non-SIPAS memberi ruang lebih besar bagi mahasiswa yang ingin mengatur ritme belajarnya sendiri.

    Menatap Mimpi ke Jepang

    Setelah resmi menyandang gelar sarjana, Munifah tak ingin berhenti sampai di situ. Ia berencana melanjutkan studi S2 dalam waktu dekat dan kini tengah mempersiapkan diri, termasuk mencari informasi beasiswa luar negeri dan menyiapkan sertifikat IELTS.

    Jepang menjadi negara tujuan yang ia bidik. Ketertarikannya muncul setelah mendapat dukungan dari seorang profesor di Universitas Indonesia yang memiliki banyak mahasiswa binaan di sana.

    “Beliau menyarankan coba Jepang karena pendidikannya bagus,” kata Munifah.

    Untuk bidang studi, Munifah tertarik mendalami data sains atau kecerdasan buatan (AI), sejalan dengan latar belakang Sistem Informasi yang ia tekuni selama kuliah. Ia berharap dapat menjaga konsistensi dan semangat belajarnya agar mimpi melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi bisa terwujud.

    “Semoga bisa tetap konsisten seperti sekarang dan secepatnya lanjut pendidikan lagi, agar motivasinya masih tinggi,” pungkas dia.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Cara pasang cat gatekeeper di browser untuk hentikan doomscrolling!

    By adm_imr10 Mei 20261 Views

    HP baterai 7.000 mAh+ Terbaik 2026 untuk Gamer dan Traveler Indonesia

    By adm_imr10 Mei 20265 Views

    Mahasiswa Terik ‘Pembohong’ saat Bertemu Wamendikti Fauzan

    By adm_imr8 Mei 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    45 Soal IPA Kelas 5 SD 2026 dengan Jawaban

    12 Mei 2026

    Bolehkah Mengoleskan Minyak Telon ke Kepala Bayi? Ini Penjelasan Dokter!

    12 Mei 2026

    3 Berita Paling Populer Sumbar: Pembangunan Jembatan Anduring, Harimau di Matua dan Siswa SMP Tewas

    12 Mei 2026

    Joki UTBK Surabaya loloskan 114 mahasiswa sejak 2017

    12 Mei 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Kejagung Sita Aset Kasus Ekspor CPO di Kota Malang, Tanah 157 Meter Persegi Dipasangi Plang

    2 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?