Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Spesifikasi Tesla Model 3 2026: Mobil Listrik Canggih dengan Autopilot dan Keamanan Terbaik

    12 Juni 2026

    4 Berita Terpopuler Sumbar: Penghambat Flyover Sitinjau Lauik hingga Kasus Abu Janda

    12 Juni 2026

    Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Sepanjang Hari, Suhu Capai 33 Derajat Celsius

    12 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Jumat, 12 Juni 2026
    Trending
    • Spesifikasi Tesla Model 3 2026: Mobil Listrik Canggih dengan Autopilot dan Keamanan Terbaik
    • 4 Berita Terpopuler Sumbar: Penghambat Flyover Sitinjau Lauik hingga Kasus Abu Janda
    • Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Sepanjang Hari, Suhu Capai 33 Derajat Celsius
    • Negara Tujuan Utama Investasi Tiongkok dalam 20 Tahun: AS hingga RI
    • Kekerasan Seksual di Pesantren Kaltim: Mengapa Korban Tidak Berani Bicara Selama Bertahun-Tahun?
    • Nama Bayi Laki-Laki Islami 2 Kata A-Z Pembawa Rezeki
    • 7 Langkah Cegah Diabetes Saat Hamil
    • Masyarakat dan Pedagang Pusing Akibat Hidup Semakin Berat: Segala Sesuatu Kini Mahal
    • Jadwal Kapal Pelni KM Tatamailau 8-4 Juni: Rute Baru Timika-Merauke-Manokwari dengan Diskon Tiket
    • Kode Redeem FF Terbaru Senin 8 Juni 2026: Klaim Hadiah Gratis!
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Ekonomi»Pegawai SPPG Bisa Beli Motor karena MBG, Ini Cara Cegah Kerusakan Awal

    Pegawai SPPG Bisa Beli Motor karena MBG, Ini Cara Cegah Kerusakan Awal

    adm_imradm_imr15 Februari 20262 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Tren Pembelian Sepeda Motor di Kalangan Pegawai SPPG

    Pembelian sepeda motor di kalangan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) berdampak positif terhadap pertumbuhan pasar otomotif nasional. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) memengaruhi peningkatan daya beli pegawai.

    Menurut Dadan, data dari PT Astra Honda Motor (AHM) menunjukkan angka penjualan sepeda motor nasional mencapai 4,9 juta unit pada tahun 2025. Lonjakan tersebut salah satunya dipengaruhi oleh pembelian motor oleh pegawai SPPG.

    “Dari data AHM, kita melihat angka penjualan motor mencapai 4,9 juta pada tahun 2025, dan ini terdongkrak oleh program MBG. Kenapa? Karena saya dapat laporan di SPPG itu, pegawainya sekarang 60 persen beli motor,” ujar Dadan.

    Ia menjelaskan bahwa peningkatan daya beli menjadi faktor utama. “Jika ada 50 orang, kali 60 persen artinya 30 orang beli motor, sehingga penjualan motornya naik,” paparnya.

    Pernyataan tersebut juga dibenarkan oleh Direktur Pemasaran AHM, Octavianus Dwi. Ia mengatakan bahwa dampak program ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mulai terasa pada segmen konsumen menengah ke bawah.

    “Itu sedikit kami rasakan di kuartal IV/2025 sampai Januari 2026. Di segmen bawah itu terasa di daya beli, mudah-mudahan terus berlanjut,” ujar saat ditemui dalam pameran IIMS 2026.

    Cara Menghindari Kerusakan Awal Motor Baru

    Para pegawai SPPG yang memiliki motor baru tentu merasa bangga. Namun, banyak pemilik motor baru kurang memahami pentingnya perawatan awal sehingga berisiko mengalami kerusakan dini.

    Agar motor tetap prima dan awet, berikut cara menghindari kerusakan awal motor baru:

    • Patuhi Masa Inreyen

      Masa inreyen merupakan periode penting saat komponen mesin saling beradaptasi. Umumnya berlangsung pada 500–1.000 km pertama, bahkan hingga 1.600 km tergantung rekomendasi pabrikan.

      Service Education PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Ferry Nurul Fajar, menjelaskan: “Masa inreyen berlaku saat motor diterima sampai 1.600 km. Pada periode tersebut, motor jangan sering digeber dan ganti oli saat mencapai 1.000 km.”

      Hindari akselerasi mendadak, kecepatan tinggi terus-menerus, dan pengereman ekstrem agar komponen mesin tidak cepat aus.

    • Gunakan Bahan Bakar Sesuai Rekomendasi

      Setiap motor memiliki rasio kompresi berbeda yang menentukan kebutuhan nilai oktan bahan bakar. Menggunakan BBM sesuai spesifikasi pabrikan membantu pembakaran lebih sempurna serta mencegah penumpukan karbon di ruang bakar.

      Pemakaian BBM yang tidak sesuai bisa memicu knocking dan menurunkan performa mesin dalam jangka panjang.

    • Lakukan Perawatan Berkala

      Servis pertama biasanya dilakukan saat motor mencapai 1.000 km. Pada tahap ini, teknisi akan memeriksa kondisi mesin, mengganti oli, dan mengecek seluruh komponen penting.

      Ferry menambahkan, motor baru Yamaha juga mendapat fasilitas pemeriksaan masa inreyen serta garansi mesin. “Untuk motor baru Yamaha, kita ada pemeriksaan masa inreyen, dan bisa klaim garansi mesin tiga tahun, atau diasil dan forged piston lima tahun.”

      Servis rutin sesuai jadwal sangat penting untuk menjaga performa dan masa pakai mesin.

    • Hindari Beban Berlebih

      Membawa beban melebihi kapasitas dapat mempercepat kerusakan pada suspensi, ban, hingga komponen mesin. Gunakan motor sesuai batas maksimal yang tercantum dalam buku pedoman.

      Beban berlebih juga berdampak pada konsumsi bahan bakar dan stabilitas berkendara.

    • Ikuti Panduan Buku Pedoman

      Buku pedoman berisi informasi lengkap mengenai spesifikasi teknis, jadwal servis, hingga cara penggunaan yang benar. Mengikuti petunjuk tersebut dapat membantu menjaga kondisi motor lebih lama.

      Gaya berkendara yang halus dan tidak agresif juga berperan penting dalam menjaga keawetan komponen.

    • Pahami Karakter Motor Baru Anda

      Selain masa inreyen, pemilik juga perlu beradaptasi dengan karakter motor baru, mulai dari posisi berkendara, handling, hingga teknik pengereman.

      Training Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi, menekankan pentingnya adaptasi tersebut. “Adaptasi dengan sepeda motor baru mungkin membutuhkan waktu, tetapi sangat penting untuk memastikan keselamatan berkendara.”

    Perawatan Motor Baru Sejak Awal

    Meningkatnya pembelian motor oleh pegawai SPPG menunjukkan tren positif daya beli masyarakat. Namun, kepemilikan motor baru harus diimbangi dengan perawatan yang tepat sejak awal.

    Dengan mematuhi masa inreyen, rutin servis, menggunakan BBM sesuai spesifikasi, serta berkendara secara bijak, motor baru dapat tetap optimal dan terhindar dari kerusakan dini. Disiplin perawatan menjadi kunci agar kendaraan awet dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Negara Tujuan Utama Investasi Tiongkok dalam 20 Tahun: AS hingga RI

    By adm_imr12 Juni 20263 Views

    Mengapa Uang di ATM Menghilang? Ini Penyebab dan Solusinya

    By adm_imr12 Juni 20261 Views

    Prospek IHSG Terus Tertekan, Saham Ini Layak Diperhatikan

    By adm_imr12 Juni 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Spesifikasi Tesla Model 3 2026: Mobil Listrik Canggih dengan Autopilot dan Keamanan Terbaik

    12 Juni 2026

    4 Berita Terpopuler Sumbar: Penghambat Flyover Sitinjau Lauik hingga Kasus Abu Janda

    12 Juni 2026

    Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Sepanjang Hari, Suhu Capai 33 Derajat Celsius

    12 Juni 2026

    Negara Tujuan Utama Investasi Tiongkok dalam 20 Tahun: AS hingga RI

    12 Juni 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Kasus Perzinaan Oknum ASN Kota Batu Berujung Penjara, Vonis Diperberat di Tingkat Banding

    29 April 2026

    Gus Iqdam Bongkar Aksi Kapolresta Malang Saat Kanjuruhan Memanas, Ribuan Jemaah di Stadion Gajayana Menangis!

    4 Juni 2026

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?