Close Menu
Info Malang Raya
    Berita *Terbaru*

    Live Indosiar Sore Ini, Jadwal Terbaru Arema FC vs Persebaya Liga 1 Indonesia

    29 April 2026

    Siswa SD Karimata Cari Sinyal Internet Ikuti TKA 2026

    29 April 2026

    Polrestabes Surabaya tangkap 621 jukir nakal, dukung parkir digital dan tindak tegas pungli

    29 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube Threads
    Rabu, 29 April 2026
    Trending
    • Live Indosiar Sore Ini, Jadwal Terbaru Arema FC vs Persebaya Liga 1 Indonesia
    • Siswa SD Karimata Cari Sinyal Internet Ikuti TKA 2026
    • Polrestabes Surabaya tangkap 621 jukir nakal, dukung parkir digital dan tindak tegas pungli
    • 5 Perbedaan Kunci Antara Closing dan Conversion
    • Petaka di Pasir Madang: Kronologi Penganiayaan Wakil MUI Desa Cayur, Mengapa Kiai Jadi Target?
    • Keluarga Blitar tewas dalam kecelakaan usai pulang dari Banyuwangi
    • Perut Buncit dan Begah? Waspadai Usus Kotor, Ini 5 Makanan Alami Detoks Dr. Saddam Ismail
    • 7 foto Shenina Cinnamon dan Angga Yunanda liburan romantis di Tokyo Disneyland
    • Empat Shio Beruntung Mulai Naik Pada Senin 20 April 2026: Kekuatan Tikus dan Kerbau Ubah Nasib
    • Trump: Pejabat AS ke Pakistan untuk Pembicaraan dengan Iran
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    Info Malang RayaInfo Malang Raya
    Login
    • Malang Raya
      • Kota Malang
      • Kabupaten Malang
      • Kota Batu
    • Daerah
    • Nasional
      • Ekonomi
      • Hukum
      • Politik
      • Undang-Undang
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
      • Otomotif
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Teknologi
      • Tips
      • Wisata
    • Kajian Islam
    • Login
    Info Malang Raya
    • Malang Raya
    • Daerah
    • Nasional
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Hiburan
    • Kajian Islam
    • Login
    Home»Hukum»Petaka di Pasir Madang: Kronologi Penganiayaan Wakil MUI Desa Cayur, Mengapa Kiai Jadi Target?

    Petaka di Pasir Madang: Kronologi Penganiayaan Wakil MUI Desa Cayur, Mengapa Kiai Jadi Target?

    adm_imradm_imr29 April 20260 Views
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link
    Share
    Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Peristiwa Kekerasan yang Mengguncang Kecamatan Cikatomas

    Pada hari Rabu, 15 April 2026, suasana di Blok Pasir Madang, Desa Cayur, terasa lebih panas dari biasanya. Bagi Abdul Yani, seorang Wakil Ketua MUI Desa Cayur, hari itu seharusnya menjadi hari biasa yang diisi dengan aktivitas sederhana seperti mengambil singkong dan menyabit rumput. Namun, perjalanan menuju kebun justru berubah menjadi petaka yang mengguncang ketenangan Kecamatan Cikatomas.

    Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 13.30 WIB. Seorang warga bernama Imin datang ke kediaman Kiai Abdul Yani dengan maksud meminta sedikit hasil bumi berupa singkong. Sebagai sosok yang dikenal dermawan, sang Kiai segera mengajak Imin menuju kebunnya. Dengan langkah santai, keduanya menyusuri jalan di Kampung Surian. Tidak ada firasat buruk, meski mereka harus melewati sebuah gedung yang tengah dipadati massa.

    Gedung tersebut merupakan sekretariat salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) yang saat itu sedang menggelar acara halalbihalal. Ketegangan pecah secara tiba-tiba saat sang Kiai dan Imin berada tepat di depan markas ormas tersebut. Tanpa ada dialog pembuka, ada orang dari kerumunan massa yang mencegat langkah sang kiai.

    Suasana berubah mencekam ketika dua orang dari kelompok tersebut menudingkan jari ke arah Abdul Yani. Bukan tanpa alasan, mereka melontarkan tuduhan serius yang diduga telah lama terpendam: sang kiai dianggap sebagai provokator yang kerap menghasut warga untuk melawan organisasi mereka.

    Tudingan itu dengan cepat berujung pada kekerasan fisik. Seorang pria yang diidentifikasi berasal dari Desa Lengkongbarang diduga hilang kendali. Tanpa ampun, ia melakukan aksi kasar dengan mencekik leher sang kiai. Tak berhenti di situ, pelaku melakukan tindakan brutal dengan menanduk ke arah wajah dan pipi korban.

    Saksi mata di lokasi, termasuk seorang Ketua RT setempat, melihat langsung bagaimana sang tokoh agama terhuyung. Benturan keras tersebut mengakibatkan luka memar serius, pembengkakan di wajah, hingga membuat gigi korban goyang. Bahkan, saksi yang mencoba mendekat pun tak luput dari intimidasi.

    Akar Masalah dan Reaksi Publik

    Akar dari insiden ini diduga kuat berasal dari sentimen negatif kelompok tersebut terhadap sikap kritis yang selama ini ditunjukkan oleh Abdul Yani. Tuduhan “penghasutan” menjadi pemicu ledakan amarah massa di tengah momentum halalbihalal tersebut.

    Penganiayaan yang menimpa sang kiai ini memicu reaksi berantai. Keesokan harinya, Kamis (16/4/2026), ratusan warga dan simpatisan mengepung Mapolsek Cikatomas. Mereka menuntut ketegasan hukum tanpa ada kompromi. Kapolsek Cikatomas, AKP Sukiran, menegaskan bahwa laporan telah diterima dan pihaknya tengah bekerja keras merunut kronologi berdasarkan keterangan saksi-saksi di lapangan.

    Kini, kasus sensitif ini sepenuhnya diambil alih oleh Polres Tasikmalaya guna menjaga objektivitas dan mencegah gesekan lebih luas di tengah masyarakat. Pelaku kemudian menyerahkan diri ke Polres Tasikmalaya dengan didampingi oleh kuasa hukumnya pada Minggu, 19 April 2026.

    Pemanggilan dan Proses Hukum

    Setelah kejadian tersebut, polisi segera melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Pelaku diidentifikasi sebagai seseorang yang tinggal di Desa Lengkongbarang. Selain itu, beberapa anggota ormas yang terlibat dalam penganiayaan juga dilakukan pemanggilan untuk dimintai keterangan.

    Proses hukum yang akan dijalani oleh pelaku sangat penting untuk memberikan keadilan bagi korban. Kasus ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga harmoni antar kelompok dan menghindari konflik yang bisa berujung pada kekerasan.

    Dalam proses hukum, polisi akan memastikan bahwa semua fakta dan bukti yang ada dapat dikumpulkan dengan baik. Hal ini bertujuan agar tidak ada kesan diskriminasi atau intervensi yang bisa mengganggu proses penegakan hukum.

    Kesimpulan

    Insiden kekerasan yang menimpa Kiai Abdul Yani menjadi momen penting dalam kehidupan masyarakat Desa Cayur. Kejadian ini tidak hanya mengancam keselamatan individu, tetapi juga berpotensi memicu konflik yang lebih besar jika tidak segera ditangani dengan baik.

    Masyarakat diharapkan dapat belajar dari kejadian ini, yaitu pentingnya menjaga perdamaian dan saling menghargai. Selain itu, upaya pemerintah dan aparat hukum harus terus ditingkatkan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.

    Share. Facebook Twitter Email Telegram WhatsApp Threads Copy Link

    Berita Terkait

    Tampang Enjang Ditangkap, TNI Palsu Tipu Pedagang Telur Rugi Rp7 Juta

    By adm_imr29 April 20261 Views

    Foto 2 Pelaku Penusukan Nus Kei Tersebar, Motifnya Dendam Lama

    By adm_imr29 April 20261 Views

    Nasib Aipda Robig, Polisi yang Tembak Siswa SMK, Terbukti Pakai Narkoba, Kini ke Nusakambangan

    By adm_imr29 April 20261 Views
    Leave A Reply Cancel Reply

    Berita Terbaru

    Live Indosiar Sore Ini, Jadwal Terbaru Arema FC vs Persebaya Liga 1 Indonesia

    29 April 2026

    Siswa SD Karimata Cari Sinyal Internet Ikuti TKA 2026

    29 April 2026

    Polrestabes Surabaya tangkap 621 jukir nakal, dukung parkir digital dan tindak tegas pungli

    29 April 2026

    5 Perbedaan Kunci Antara Closing dan Conversion

    29 April 2026
    Berita Populer

    HUT ke-112 Kota Malang Jadi Momentum Evaluasi, Wali Kota Tekankan Penyelesaian Masalah Prioritas

    Kota Malang 1 April 2026

    Kota Malang- Wahyu Hidayat menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang bukan…

    Banyak Layani Luar Daerah, Dinkes Kabupaten Malang Ubah UPT Kalibrasi Jadi BLUD

    27 Maret 2026

    Karcis Masuk Pantai Pasir Panjang Disorot, Transparansi Retribusi Dipertanyakan

    7 April 2026

    Operasi Pekat Semeru 2026, Polres Malang Ungkap Dugaan Peredaran Bahan Peledak di Poncokusumo

    28 Februari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Threads
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Kebijakan Privasi
    • Tentang Kami
    © 2026 InfoMalangRaya.com. Designed by InfoMalangRaya

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Sign In or Register

    Welcome Back!

    Login to your account below.

    Lost password?